Genjot Kunjungan, Penerapan E-ticketing akan dilakukan Disepuluh DTW Buleleng

Bupati Buleleng saat menandatangani perjanjian kerja sama antara Pemkab Buleleng dengan BPD Bali mengenai penerapan tiket elektronik di DTW Air Panas Desa Banjar, Kecamatan Banjar 
Bupati Buleleng saat menandatangani perjanjian kerja sama antara Pemkab Buleleng dengan BPD Bali mengenai penerapan tiket elektronik di DTW Air Panas Desa Banjar, Kecamatan Banjar 

BULELENG, balipuspanews.com – Kondisi pariwisata di Bali khususnya di Kabupaten Buleleng setelah pandemi Covid-19 menyebar semakin menurun, banyak upaya mulai dilakukan oleh pemerintah daerah untuk membangkitkan kembali pariwisata termasuk menerapkan protokol kesehatan dengan benar-benar disiplin agar penyebaran Covid-19 semakin berkurang.

Setelah mulainya era new normal beberapa daya tarik wisata (DTW) mulai berinovasi guna meningkatkan kunjungan wisatawan, pada tahapan ini diperlukan usaha yang maksimal. Salah satunya adalah perbaikan infrastruktur di DTW-DTW yang ada.

Hal ini disampaikan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana saat menandatangani perjanjian kerja sama antara Pemkab Buleleng dengan BPD Bali mengenai penerapan tiket elektronik di DTW Air Panas Desa Banjar, Kecamatan Banjar.

Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana menyampaikan pentingnya perbaikan-perbaikan infrastruktur DTW yang ada di Kabupaten Buleleng akan terus dilakukan utamanya pasca pandemi covid-19. Hal ini dipandang sangat diperlukan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan selain itu mencegah penyebaran Covid-19.

Melalui pinjaman dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang sedang diusulkan, kualitas DTW akan terus ditingkatkan secara bertahap. Sehingga, retribusi DTW-DTW yang ada bisa meningkat sekaligus penambahan jumlah Pendapatan Asli Daerah.

“Termasuk meningkatnya pendapatan masyarakat sekitar DTW. Ini yang utama,” singkatnya.

Dengan modal percepatan ini akselerasi perekonomian adalah infrastruktur. Jika infrastruktur seperti jalan menuju DTW sudah bagus, perekonomian bisa ditingkatkan.

Jalan yang bagus juga bisa mempercepat distribusi sekaligus masyarakat di desa membawa hasil pertanian menjadi lancar. Hal tersebut juga akan terus dilakukan pada bidang pariwisata.

“Seperti yang akan kita lakukan di Danau Buyan. Sehingga bisa mengakselerasi ekonomi khususnya pendapatan masyarakat,” paparnya.

Disisi lain, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Buleleng Gede Sugiartha Widiada menjelaskan saat ini ada sepuluh DTW yang bekerja sama dengan Pemerintah Daerah.

Pada tahun ini, jika seluruhnya sudah siap beroperasi sekaligus juga akan melakukan perapkan tiket elektronik. Lokasi penerapan E-ticketing pertama yakni DTW Air Panas Banjar karena telah mendapatkan sertifikasi aman covid-19 dari Pemerintah Provinsi Bali. Selain itu, Air Panas Banjar ditarget meraih retribusi terbesar.

“Hampir 40 persen target retribusi dari DTW dibebankan kepada Air Panas Banjar,” ungkapnya.

Bahkan saat ditanyakan mengenai instruksi Bupati Buleleng untuk pembentukan tim peningkatan pendapatan daerah, mantan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran ini menyebutkan pihaknya sebenarnya sudah membentuk Tim Pemeriksa Pajak. Tim ini bertugas untuk mencari wajib pajak yang selama ini menunggak. Selanjutnya, akan dibentuk pula tim bersama yang terdiri dari BPKPD, DPMPTSP, dan Satpol PP.

“Kita sudah bergerak. Nanti juga akan dibentuk tim bersama yang terdiri dari berbagai instansi,” tandasnya.

Penulis : Nyoman Darma

Editor : Oka Suryawan