Jumat, Februari 23, 2024
BerandaNasionalJakartaGerindra Hormati Keputusan PKB

Gerindra Hormati Keputusan PKB

JAKARTA, balipuspanews.com – Kabar Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) merapat ke Partai Nasdem mewarnai dinamika politik saat ini.

Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menanggapi kabar beralihnya dukungan PKB yang bergeser ke Partai NasDem. Dasco yang juga Wakil Ketua DPR RI merespon manuver politik PKB karena sebelumnya pada 13 Agustus 2023, Partai Gerindra dan PKB telah menerima Partai Golkar dan Partai Amanah Nasional (PAN) untuk memberi dukungan kepada Prabowo Subianto sebagai Calon Presiden.

Jika PKB memutuskan bergabung NasDem, Dasco menegaskan Partai Gerindra menghormati keputusan itu.

“Padahal, dalam praktiknya, kerjasama politik antara partai Gerindra dan PKB, belum ada yang berubah terutama dalam hal penentuan Capres dan Cawapres karena baik Partai Golkar maupun Partai Amanat Nasional menyerahkan pemilihan cawapres sepenuhnya kepada Prabowo Subianto,” ucap Dasco di Jakarta, Jumat (1/9/2023).

Penamaan koalisi Indonesia Maju pun, menurut Dasco, terjadi spontan pada perayaan HUT PAN pada Selasa, 29 Agustus 2023 di Hotel Sultan, karena Prabowo melihat ada penambahan dua partai dalam koalisi yaitu PAN dan Golkar setelah sebelumnya PBB.

BACA :  Masterplan Pengembangan Pelabuhan Gilimanuk Akan Didesain Kembali

Sehingga akhirnya diberi nama koalisi Indonesia Maju. Perubahan nama baru koalisi itu, sambung Dasco setelah meminta persetujuan dari semua pimpinan partai politik yang berkoalisi dengan Gerindra termasuk dengan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.

Soal kekecewaan elit partai PKB terhadap Gerindra yang mengubah nama Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) menjadi Koalisi Indonesia Maju yang dianggap menjadi awal hengkangnya PKB dari Gerindra, Dasco mengatakan pihaknya merasa sejauh ini selalu menjaga soliditas koalisi.

“Namun secara tegas kami menyatakan bahwa Gerindra tidak pernah akan melanggar perjanjian tertulis antara Gerindra dan PKB serta kami tidak akan pernah mengkhianati dan meninggalkan kawan seperjuangan,” ujar Dasco.

Kendati demikian, dengan dinamika yang terjadi terhadap keputusan yang telah diambil oleh PKB, yaitu menerima kerjasama politik dengan Partai Nasdem, sehingga otomatis menyebabkan kerjasama politik antara Gerindra dan PKB berakhir atau koalisi KKIR menjadi bubar dengan sendirinya.

“Pada prinsipnya kami menghormati dan mengucapkan selamat berjuang serta mengajak PKB untuk bersama-sama menjaga iklim Pemilu yang akan datang dengan sejuk dan damai agar Pemilu 2024 berlangsung aman dan lancar,” tegas Dasco.

BACA :  Pj Bupati Gianyar Dewa Tagel Wirasa Ikuti Wawancara Paritrana Award Provinsi Bali Tahun 2024

Penulis : Hardianto
Editor : Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

spot_img

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular