Selasa, Juli 16, 2024
BerandaNasionalGNRM Wujudkan Birokrasi yang Bersih dan Berintegritas

GNRM Wujudkan Birokrasi yang Bersih dan Berintegritas

JAKARTA, balipuspanews.com – Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) diinisiasi untuk mewujudkan birokrasi yang bersih dan berintegritas. Hal tersebut disampaikan Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) R Nunung Nuryartono disela-sela kegiatan Seminar Nasional Revolusi Mental di Kemenko PMK, Kamis (13/6/2024).

Menurutnya, GNRM berupaya memperkuat peran nyata seluruh elemen masyarakat untuk produktif memajukan dan menyejahterakan bangsa, dan dalam konteks birokrasi, revolusi mental berarti perubahan pola pikir dan budaya aparatur negara untuk menciptakan birokrasi yang bersih, efektif, berintegritas, dan berdaya saing.

“Presiden Joko Widodo telah menetapkan GNRM untuk mengubah cara pikir, cara kerja, dan cara hidup Bangsa Indonesia sesuai dengan integritas, etos kerja, dan gotong royong, yang dilakukan melalui lima program gerakan dan inisiasi aksi nyata di instansi maupun masyarakat,” kata Nunung.

Lima gerakan tersebut dijelaskannya, yakni Gerakan Indonesia Melayani, Indonesia Bersih, Indonesia Tertib, Indonesia Mandiri, dan Indonesia Bersatu. <span;>Dari lima gerakan GNRM tersebut, penyelenggara negara perlu menitikberatkan pada Gerakan Indonesia Melayani dengan melakukan peningkatan pelayanan kepada masyarakat, penyediaan pelayanan publik yang berkualitas, dan pemanfaatan teknologi informasi yang memudahkan masyarakat.

BACA :  Final Copa America: Argentina Kalahkan Kolombia 1-0, Juara Back to Back

Untuk mendorong terciptanya tata kelola pemerintah yang adaptif menuju Indonesia Emas 2045 sesuai visi yakni Nusantara berdaulat, maju, dan berkelanjutan, yang mengutamakan nilai-nilai nasionalisme, demokrasi, dan hak asasi manusia, keadilan sosial, ekonomi kerakyatan, kemandirian nasional, pengembangan sektor maritim dan keberlanjutan pembangunan.

“Untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045, Indonesia harus mengubah pendekatan pembangunannya, melakukan langkah transformasi yang menyeluruh di berbagai bidang pembangunan, yang diharapkan dapat menjadi katalis yang mampu mempercepat terwujudnya Indonesia Emas 2045,” tutup Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) R Nunung Nuryartono.

Penulis/editor: Ivan Iskandaria.

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular