Selasa, Juli 16, 2024
BerandaDenpasarGo Internasional, Unwar Kerja Sama dengan UNC Philippines

Go Internasional, Unwar Kerja Sama dengan UNC Philippines

DENPASAR, balipuspanews.com – Universitas Warmadewa (Unwar) terus mengepakkan sayapnya untuk memperluas jalinan kerja sama dengan berbagai Universitas di luar negeri demi kemajuan institusi.

Dalam rangka mengimplementasikan kerja sama Tri Dharma Perguruan Tinggi, Universitas Unwar (warmadewa.ac.id) bersama dengan University of Nueva Caceres (UNC) Philippines menyelenggarakan International Problem Research Outcome Based Education (i-PROBE) yang berlangsung dari tanggal 19-23 Juni 2024. Acara pembukaan PROBE dilaksanakan di Ruang Sidang Sri Kesari Warmadewa Mandapa, pada Rabu (19/6/24).

Pada kesempatan ini juga dilakukan penandatanganan MoA antara Fakultas Pascasarjana Unwar dengan School of Graduate Studies (SGS) University of Nueva Caceres (UNC) Philippines.

Acara dilanjutkan dengan sesi diskusi mengenai implementasi OBE dengan narasumber:
Sesi I, Prof. Hanilyn Hidalgo (UNC/Central Bicol State University of Agriculture) dengan materi Bridging Cultures: UNC and Unwar Path to Internationalization). Prof. Romeo M. Sumayo, Jr., Ph.D, (Vice President for Academic Affairs, UNC Philippines) dengan materi Implementation and Challenges of OBE, dan dr. Ni Wayan Diana Ekayani, S.Ked., MHPE., FFRI (Kepala Subdit Pengembangan Kurikulum Unwar) dengan materi Introduction “Education based on research and Ecotourism Experiences”.

Acara ini dipandu Moderator : I Gusti Ngurah Adi Rajistha, S.S., M.Hum.(Kepala Subdit Pengembangan Sumber Daya Pembelajaran).

Sementara narasumber pada Sesi II, Prof. Michel P. Basister (Asstisstan Dean School of Graduate Studies UNC Philippines) dengan materi Setting of Expectations and Deliverables, dengan Moderator: Dr. Ir. I Gede Pasek Mangku, M.P., (Direktur Pengembangan Pendidikan dan Pembelajaran).

BACA :  Polda Bali Terjunkan 1.088 Personel Dalam Rangka Operasi Patuh Agung 2024

Dekan Pascasarjana Unwar, Prof. Dr. Ni Luh Made Mahendrawati, S.H., M.Hum., mengaku sangat senang berkesempatan menjadi tuan rumah kegiatan PROBE. Ia mengatakan, kolaborasi ini mewakili langkah maju yang signifikan dalam komitmen bersama terhadap keunggulan akademik dan inovasi dalam pendidikan dengan melibatkan mahasiswa dan dosen dari UNC dan Fakultas Pascasarjana Unwar.

“Acara ini akan dihadiri oleh berbagai kelompok peserta, dengan 30 mahasiswa dan dosen dari Universitas Nueva Caceres dan 20 mahasiswa dan dosen dari Fakultas Pascasarjana Universitas Warmadewa. Selama empat hari ke depan, kita akan terlibat dalam serangkaian kegiatan pengayaan yang dirancang untuk mendorong kolaborasi, memperdalam pemahaman kita tentang pendidikan berbasis hasil penelitian-masalah, dan membuka jalan bagi inisiatif bersama di masa depan,” paparnya.

Melalui kegiatan ini pihaknya berharap para peserta mendapatkan pengalaman yang produktif dan mengeksplorasi ide-ide baru. “Kami berdedikasi untuk memastikan bahwa semua peserta mendapatkan pengalaman yang produktif dan menyenangkan. Bersama-sama, kita akan mengeksplorasi ide-ide baru, berbagi pengetahuan, dan membangun kemitraan yang langgeng,” tandasnya.

Rektor Universitas Warmadewa, Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, M.P., pada kesempatan ini memaparkan tentang profil Universitas Warmadewa. Rektor mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mendorong kemitraan akademik yang lebih kuat antara Universitas Nueva Caceres Philippines dan Universitas Warmadewa untuk menghasilkan manfaat institusional jangka panjang diantaranya; Memperdalam dan memperkuat kolaborasi dan jaringan penelitian pada tingkat individu dan institusi, Menumbuhkan kerja sama yang lebih tinggi antar peneliti di bidangnya masing-masing melalui ko-supervisi, Memberikan akses terhadap skema pendanaan baru dan akses terhadap pendaftaran internasional baru, Memberikan kesempatan untuk meningkatkan publikasi bersama, tingkat sitasi dan pemeringkatan serta Manfaat kandidat menjadikan institusi lebih menarik bagi calon potensial.

BACA :  Seluruh Fraksi DPRD Denpasar Setujui Perubahan KUA dan PPAS Kota Denpasar

Mobilitas akademik, lanjut Rektor, dikatakan juga akan memungkinkan peserta untuk merasakan lingkungan penelitian internasional yang dapat memperluas dan memperkaya pengalaman dan keluaran penelitian mereka.

Melalui program ini Rektor berharap seluruh peserta dapat memperoleh ilmu dari segi akademis dan juga mengenal budaya lokal yang ada di Bali sebagai pengalaman budaya yang sangat berharga, dan tentunya dapat menjadi pengalaman berharga bagi mereka ketika kembali ke negaranya.

Vice President for Academic Affairs, UNC Philippines, Prof. Romeo M. Sumayo, Jr., Ph.D., berharap kolaborasi ini dapat memberikan manfaat untuk kedua belah pihak dan para peserta memperoleh perspektif baru dengan berbagai contoh dan tips untuk meningkatkan penyampaian pendidikan berbasis hasil dan inspirasi besar tentang dampak OBE.

Pada Kamis (20/06/24), kegiatan dilanjutkan dengan Pengabdian Kepada Masyarakat yang terbagi menjadi 6 grup dengan partner organisasi sesuai dengan bidang keahlian dari masing-masing program studi yang ada di lingkungan Fakultas Pascasarjana Unwar.

PKM diselenggarakan di 6 lokasi dengan 6 grup dan tema yang berbeda:
Group 1: Lokasi Dian Songket – Komunitas yang menghadapi tantangan melestarikan dan merevitalisasi kerajinan tradisional tekstil tenun tangan Bali. (PIC: MIH, MKn, MIL, Pascasarjana). Group 2: Lokasi Subak Uma Lambing – Fokus pada pembelajaran dan pengembangan pertanian organik berdasarkan pengabdian masyarakat dan pengalaman berbasis penelitian. (PIC: MSP, PDH).

BACA :  Desa Sidakarya Terima Penghargaan dari BNN Kota Denpasar

Sementara Group 3, Lokasi di Desa Bongkasa Pertiwi, Menghadapi tantangan pascapanen dan pemasaran lebah madu lokal. (PIC: MM, Pascasarjana). Group 4, Lokasi di Bagus Agro Pelaga, sebuah resort yang berusaha menemukan posisi yang tepat dalam industri perhotelan yang sudah matang. (PIC: MM, PDH).

Group 5, Lokasi di Plaga Orange, sebuah pertanian agro yang berfokus pada perkebunan jeruk dan pengolahan pasca panen serta berupaya memperluas pasar untuk produk olahan jeruk melalui digitalisasi. (PIC: MM) dan Group 6, Lokasi di Desa Tangkas, organisasi yang mendorong upaya pengurangan sampah dengan mengolahnya menjadi pupuk organik. (PIC: MSP)

Penulis: Budiarta
Editor: Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular