Para kandidat calon bupati dan wakil bupati asal Partai Golkar kembali dipanggil Golkar Bali
Para kandidat calon bupati dan wakil bupati asal Partai Golkar kembali dipanggil Golkar Bali

DENPASAR, balipuspanews.com- Untuk mematangkan proses penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati Bangli, tim penjaringan DPD Golkar Bali kembali mengundang para kandidat di kantor DPD Golkar Bali, Kamis (9/1/2020).

” Hari ini kita bertemu para kandidat Bangli guna menindaklanjuti usai proses pejaringan, dimana hasil penjaringan sudah disetor ke DPD Provinsi Bali,” jelas Ketua tim pemenangan Pilkada Bali, Made Dauh Wijana usai menggelar rapat tertutup dengan para kandidat dengan jajaran Partai Golkardi kantor DPD Golkar Provinsi Bali.

Berkaitan proses penjaringan di Bangli yang sudah berakhir, kata Dauh, maka wajib bagi tim Pilkada Bali untuk memprosesnya lebih lanjut sesuai dengan juklak yang berlaku. Dalam proses selanjutnya setelah penjaringan, untuk keperluan bahan baku, akan menggunakan barometer dari masing-masing kandidat melalui survey.

Berkaitan dengan itu, tim penjaringan menanyakan kesediaan para kandidat untuk disurvey terkait untuk menakar kekuatan, elektabilitas, dan kapabilitas kandidat melalui lembaga survey yang terpercaya dan teruji.

Hasil Survey, Dauh yang juga ketua DPD Golkar Gianyar itu, penetapan yang akan dikirim ke pusat tidak diputuskan sepihak oleh tim pilkada maupun jajaran di DPD provinsi. Namun, berdasarkan keputusan mufakat atau juga akan dikoordinasikan kembali sebelum mengambil keputusan.

“Hari ini kita bicarakan dan menanyakan kepada kandidat terkait survey. Lembaga survey diputuskan dipilih oleh DPP yang sudah terpercaya. Survey akan dilaksakan selama 2-3 minggu,” tegasnya.

Dauh menyatakan, dua minggu sebelum pendaftaran ke KPU dipastikan akan turun rekomendasi dari DPP.

Ketika ditanya bagaimana nanti jika hasil survey keluar nama yang silang atau tidak sesuai paket?? Dauh menjawab diplomatis. Tentu ini nanti akan dibicarakan kembali guna mencari yang terbaik bagi partai Golkar dan kandidat.

“Kalu hasil survey menyatakan jeblok ngapain di paksakan,” imbuh Dauh sambil berkelakar dalam paketan sama halnya dengan berpacaran kalau jodohnya lain kan tidak bisa dipaksakan.

Sementara kandidat Made Subrata mengatakan sebagai kandidat dirinya berterima kasih kepada partai Golkar karena telah memberikan mekanisme secara terbuka.

Dengan keterbukaan Partai Golkar, pihaknya mengapresiasi setinggi tingginya. Ini menandakan proses demokrasi di Partai Golkar masih terjaga dengan baik.

“Saya siap meneriman hasil segala-galanya apapun keputusan partai,” tegas adik Bupati Bangli Made Gianyar itu singkat.

Sementara Ngakan Kutha Parwata menyatakan menghargai mekanisme Partai Golkar dalam menyikapi Pilkada 2020.

Dirinya mengungkapkan bahwa mekanisme yang dilaksanakan oleh Partai Golkar sudah berjalan sangat bagus. Komunikasi kepada kandidat pun intens dilakukan, sekecil apapun permasalahannya pasti dibicarakan dan duduk bersama kepada semua kandidat.

“Meskipun kami mendaftar dengan berpaketan, karena adanya kecocokan, tetapi akan tetap diuji oleh partai golkar melalui survey. Kami siap menerima keputusannya nanti,” ungkap Kutha singkat.

Terkait survey, para kandidat sangat siap, tanpa survey kandidat merasa ragu dan tidak mengetahui akan kekuatan masing-masing, kata Sang Nyoman Putra Erawan.

Disamping siap untuk disurvey, dirinya menyatakan siap untuk menerima hasil survey. Siapapun yang direkomendasi dirinya bersedia saling berangkulan untuk saling mendukung demi kemajuan Bangli.

Hasil rekomendasi dipandang bukan sebuah kompetisi, namun untuk melihat seberapa besar elektabilitas atau kekuatan yang dimiliki masing masing kandidat.

” Siapapun yang mendapat rekomendasi, visi-misi kami akan kami disambungkan dengan visi misi Partai Golkar dan kebutuhan Kabupaten Bangli,” jelas Erawan.

Menjelang usai pertemuan, Subrata kembali mempertegas, siapapun yang direkomendasikan oleh partai Golkar, kandidat yang tidak terekomendasi tetap berada pada barisan tim pemenangan. Wajib hukumnya saling merangkul dan saling dukung, untuk mengalahkan lawan sebelah agar Golkar menang dalam pergelatan nanti. (bud/tim/bpn)