Golput Lebih Banyak Dari Selisi Suara Bangsa – Tepat

- Advertisement -
- Advertisement -

NEGARA, balipuspanews.com – Pilkada Jembrana sudah usai dan hasilnya sudah ditetapkan. Sebagai pemenang adalah pasangan I Nengah Tamba dengan I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat) atau paket Tepat.

Penetapan hasil Pilkada Jembrana itu diputuskan dalam Rapat Pleno Rekapitulasi dan Penetapan Hasil Penghitungan Suara ditingkat kabupaten, oleh KPU Jembrana, Rabu (16/12), bertempat di Anjungan jalan Nasional (AJN) Rambut siwi, Mendoyo.

Pada Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi dan Penetapan Hasil Penghitungan Suara di Tingkat Kabupaten, yang dipimpin Ketua KPU Jembrana I Ketut Gde Tangkas Sudiantara, ST disampaikan dari hasil penghitungan tiap kecamatan se-Jembrana total suara yang masuk sebanyak 185.334, suara yang sah sebanyak 183.667 suara dan yang tidak sah sebanyak 1.667 suara.

Paslon Nomor urut 01 I Made Kembang Hartawan dan I Ketut Sugiasa (Bangsa) memperoleh 88.176 suara atau 48 persen sedangkan paslon 02 I Nengah Tamba dan I Gede Ngurah Patriana Krisna (Tepat) yang menjadi pemenang memperoleh 95.491 suara atau 52 persen dengan selisih 7315 suara atau 4 persen.

Dengan jumlah DPT sebanyak 236.746 dikurangi total suara masuk sebanyak 185 334 maka ada 51.412 pemilih yang tidak mengunakan hak suaranya atau Golput. Jumlah itu jauh lebih tinggi dibanding selisih suaranya yang diraih paket Bangsa dengan paket Tepat.

BACA :  Jurnalis Bali Gelar Doa Bersama untuk Lima Wartawan dan Tiga Awak Kapal yang Hilang di Selat Sunda

“Setelah rekapitulasi ini kita akan menunggu sampai tanggal 18 Januarijika ada salah satu paslon tidak puas dan banding sampai 20 Januari 2021,” ujar Komisioner KPU Jembrana dibidang Teknisi Penyelenggaraan I Ketut Adi Sanjaya

Dari hasil tersebut saksi dari kedua belah paslon menerima penetapan hasil penghitungan suara tingkat kabupaten dan berpesan terkait DPT plus 2,5 persen yang sudah di bahas sebelumnya, dimohon kedepan diperbaiki lebih baik lagi.

Kemudian diakhiri dengan memaaf-maafkan kedua paslon jika selama kampanye mungkin adanya berita hoak namun keadaan selama kampanye masih tetap kondusif, dan juga dihimbau kedepan agar isu-isu selama tersebut tidak terulang lagi agar di masyarakat tidak ada konflik intern.

Ketua KPU Jembrana I Ketut Gde Tangkas Sudiantara, ST, mengatakan untuk pemilihan bupati dan wakil bupati tahun 2020 Partisipasi masyarakat naik, meski tidak sesuai dengan target, tetapi kita masih diatas target nasional.

“Antusias masyarakat Jembrana di masa pandemi Covid-19 menggunakan hak pilihnya sangat bagus secara akumulasi partisifasi masyarakat Jembrana itu mencapai 78,28 persen sementara pada Pilkada tahun 2015 sebanyak 62.5 persen,” ungkapnya.

BACA :  Wali Kota Jaya Negara Hadiri Puncak Karya Pelebon I Gusti Ayu Badri

Penulis/Editor : Anom/Oka Suryawan

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular