I Gde Pasek Suardika
Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

Denpasar,  balipuspanews.com- Makin banyaknya anak muda yang terjun ke dunia politik dan maju dalam Pileg 2019 mendapat atensi dari anggota DPD RI, Gede Pasek Suardika atau yang dikenal dengan sebutan GPS.

“Saya sangat senang jika anak-anak muda terjun ke politik, karena tidak ada satu pun kebutuhan dan interaksi sosial masyarakat yang tidak melewati politik, dari berbagai kebutuhan misalnya sembako, jalan raya dan pendidikan semua menyangkut politik,” kata I Gde Pasek Suardika pada acara jumpa pers di Denpasar Selasa (31/7).

Menurutnya, banyaknya tokoh-tokoh muda yang maju dalam Pileg 2019 merupakan bukti bangkitnya politik bagi politisi muda di mana anak-anak muda mulai melek politik karena sejatinya kalau bicara masa depan pasti terkait dengan anak-anak muda, dan jika mereka semua alergi terhadap politik maka akan berbahaya.

Ditambahkannya, yang membikin ia senang anak-anak muda tersebut menyiapkan diri, mempelajari dulu aturannya, mempelajari dulu ilmunya kemudian mereka masuk.

Ini jauh lebih bagus dibandingkan mereka yang tidak pernah tahu apa-apa tiba-tiba berseragam partai langsung maju mewakili rakyat.

“Ini berbeda. Tapi sekarang sudah mulai banyak orang belajar, menyiapkan diri bahkan diskusi mulai dibangun dan berbagai isu digagas. Menurutnya saya ini merupakan hal yang bagus,” katanya

Pendapat GPS tentang anak-anak muda yang terjun ke dunia politik tercermin dari calon anggota DPD RI Ketut Putra Ismaya yang pada hari ini (31/7) datang ke kantor DPD di Renon, Denpasar untuk berkonsultasi dengannya, menanyakan bagaimana posisi DPD saat ini khususnya wakil-wakil DPD dari Bali

“Beliau datang ke kantor dan banyak berdiskusi dengan saya untuk mengetahui potret terakhir DPD, sehingga beliau bisa mengkonstruksikan kira-kira jika terpilih nanti maunya seperti apa,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan, dari pertemuannya dengan Ismaya, GPS secara pribadi mempunyai ide yakni akan mengundang semua calon anggota DPD RI perwakilan Bali yang ada untuk ia berikan informasi bahwa begini lho DPD sebelumnya, begini DPD saat ini, Tatib-nya seperti ini, dan mempersilakan mereka untuk menyiapkan diri.

“Karena saya tak maju lagi menjadi anggota DPD, sehingga kepada mereka-mereka ini harus kami sampaikan informasi secara merata. Rencana mengumpulkan para calon anggota DPD ini akan segera kami realisasikan, menunggu pengumuman resmi KPU soal calon pasti anggota DPD RI,” katanya.

GPS menambahkan, harapannya setelah ia meninggalkan DPD RI tidak boleh ia pergi begitu saja, tapi ia ingin menyampaikan kepada para calon anggota DPD RI agar mereka bersiap serta mendapat informasi lengkap tentang DPD RI, sehingga manfaat bagi Bali akan lebih maksimal karena mereka akan tahu bagaimana meneruskan tongkat estafet berikutnya. (Angga/bpn/tim)

 

 

Tinggalkan Komentar...