Grisda Apreasiasi Siswa Prestasi

Kepala Grisda Dr. I Gede Wenten Aryasudha, M. Pd (tengah) berfoto bersama tiga besar juara umum tingkat, pembina sekolah dan orangtua peserta didik berprestasi, Senin (14/12)
Kepala Grisda Dr. I Gede Wenten Aryasudha, M. Pd (tengah) berfoto bersama tiga besar juara umum tingkat, pembina sekolah dan orangtua peserta didik berprestasi, Senin (14/12)

DENPASAR, balipuspanews.com – Kendati di tengah pandemi Covid-19, tak menyurutkan semangat Sekolah SMP PGRI 2 Denpasar (Grisda) untuk mengapresiasi siswa/i peraih prestasi juara umum dalam mengakhiri pembelajaran semester I untuk diberikan piala dan piagam penghargaan sebagai wujud apresiasi untuk memantik siswa terus mengejar prestasi.

Hadiah diserahkan langsung Kepala Grisda Dr. I Gede Wenten Aryasudha, M. Pd., Senin (14/12), bertempat di aula sekolah setempat.

Tak hanya siswa/i, orangtua yang bersangkutan juga diundang mendampingi anaknya, tentunya dengan penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yang ketat.

Secara bergiliran, tiga besar peraih juara umum dari masing-masing tingkat menerima penghargaan dari pihak sekolah. Selanjutnya, Grisda akan membagikan rapor untuk seluruh siswa secara berjenjang dan diatur sedemikian rupa agar tidak terjadi kerumunan.

Baca Juga :  Perizinan Investasi Harus Dibarengi Kemudahan Investor Menjalankan Usahanya

“Kami sudah rancang agar mengikuti protokol kesehatan,” jelas Wenten.

Aryasudha berpesan kepada anak asuhnya yang berhasil meraih juara umum agar tidak berpuas diri.

Sebab, menurutnya, sikap seperti itu membuat terlena dan malas belajar. Sebaliknya, untuk yang nilainya masih di bawah rata-rata, ia meminta untuk lebih giat belajar, rubah pola belajar dan kurangi bermain, apalagi Covid-19 masih menghantui. Hasilnya akan terlihat saat penerimaan raport, karena guru memberikan nilai secara professional.

Sedangkan kepada orangtuanya, Aryasudha meminta agar tetap sabar mendampingi buah hatinya belajar selama pandemi Covid-19 belum berakhir. Pihaknya belum bisa memastikan semester genap awal 2021 menggelar pembelajaran tatap muka.

“Pembelajaran tatap muka tergantung perkembangan Covid-19 dan ditentukan oleh kepala daerah. Jadi orangtua saya minta bersabar. Jangan lupa pantau anak, apalagi nilainya tiap semester sangat menentukan kelulusan saat kelas IX,” pinta dia.

Baca Juga :  8 Tips Cyber Security untuk Startup

Mantan Ketua PGRI Bali dua periode ini menambahkan, para peserta didik dan guru Grisda mampu menorehkan prestasi lokal, nasional, bahkan internasional sepanjang 2020. Diantaranya, pada lomba balap sepeda Denpasar Cross Country Wali Kota Cup XI, anak buahnya memborong lima piagam dari lima kategori berbeda.

Berikutnya, juara III Lomba Yel-yel Ekstrem 2020 KSR PMI Ganesha Dharma Unmas Denpasar, meraih medali perak lomba Internasional Since and Invention Fair 2020 (tiga orang).

Untuk lomba tingkat guru, Ayu Sri Wahyuni, S.Pd., meraih medali emas cabang IPA pada Lomba Gurulympics PGRI Tingkat Nasional, medali perunggu cabang lomba Distance Education pada ajang yang sama. Serta meraih predikat penulis terbaik Best Practice Sekolah Binaan LPMP Bali 2020.

Baca Juga :  Pensiunan ASN di Seririt, Buleleng, Tega Cabuli Cucu Sendiri

Yang tak kalah menarik, masih menurut Wenten, pada 2021, Grisda akan mengikuti seleksi Sekolah Adi Wiyata Mandiri, sebagai tindak lanjut prestasi tahun lalu Grisda berhasil meraih juara Adi Wiyata Nasional, yang mana piagam penghargaannya langsung diserahkan oleh Menteri Lingkungan Hidup RI Siti Nurbaya.

Sementara Pembina Grisda Wayan Ngurah sangat mengapresiasi kepemimpinan Wenten Aryasudha yang dianggap berhasil menjaga prestasi sekolah di tengah pandemi Covid-19.

“Keberhasilan ini tentu berkat pengalaman beliau yang dituangkan dalam inovasi. Saya ucapkan selamat,” kata Ngurah.

Penulis/Editor : Budiarta/Oka Suryawan