Pelaksanaan monitoring oleh GTTP Denpasar melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar di sejumlah pasar hari ini, Senin (29/6/2020).
Pelaksanaan monitoring oleh GTTP Denpasar melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar di sejumlah pasar hari ini, Senin (29/6/2020).

DENPASAR, balipuspanews.com – Guna mengantisipasi penyebaran Covid-19 semakin meluas di pasar rakyat, GTPP Covid 19 Kota Denpasar melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar tanpa henti melakukan pembinaan, monitoring serta pemantauan ke lokasi-lokasi pasar rakyat dan pasar tumpah.

Adapun monitoring yang dilakukan terkait kepatuhan pedagang, pembeli serta pengelola di dalam menerapkan protokol Kesehatan dan keamanan berniaga.

Dikonfirmasi Senin (29/6/2020), Kadis Perindag Kota Denpasar Ni Nyoman Sri Utari menyebutkan, jumlah pasar rakyat di Kota Denpasar berjumlah 50 pasar dan secara berkelanjutan dilaksanakan pemantauan ke seluruh pasar tersebut.

Tidak hanya di Pasar Rakyat dan pasar tumpah pihaknya juga telah melakukan sosialisasi kepada pelaku usaha lainnya hingga Pusat Perbelanjaan.

Sri Utari mengharapkan, melalui sosialisasi ini, semua pelaku usaha maupun pedagang di pasar rakyat serta pasar tumpah mengikuti protokol kesehatan berniaga yang telah diberikan oleh Gugus Tugas melalui Disperindag Kota Denpasar.

Dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan tersebut masyarakat merasa aman, nyaman dan tetap sehat dalam mempercepat pemutusan mata rantai Covid-19.

Pihaknya juga mengimbau seluruh pedagang untuk mengikuti protokol kesehatan seperti menggunakan masker, jaga jarak, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta menggunakan face shield.

Kendatipun ada beberapa pedagang yang belum terbiasa menggunakan face shield, namun pihaknya terus memberikan sosialisasi dan pemahaman untuk perlindungan diri dan kesehatan.

“Dari upaya tersebut akhirnya semua pedagang menggunakan Face Shield selama berjualan,” kata dia.

Lebih lanjut disebutkan berbagai pasar yang telah dilakukan pemantauan yakni di Pasar Sanglah, Pasar Phula Kerti, Pasar Kreneng dan Pasar Renon.

“Kami bersama tim terpadu terus melaksanakan pemantauan serta monitoring sehingga seluruh pasar di Kota Denpasar dapat menerapkan protokol kesehatan dan keamanan berniaga,” tandasnya.

Penulis : Ni Kadek Rika Riyanti

Editor : Putu Artayasa