GTTP Gencar Ingatkan Masyarakat Tetap Disiplin Patuhi Prokes, Pasien Sembuh Terus Bertambah

Dr.Drs I Ketut Suweca, M.Si selaku Koordinator Bidang Data dan Informasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP)
Dr.Drs I Ketut Suweca, M.Si selaku Koordinator Bidang Data dan Informasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP)

BULELENG, balipuspanews.com – Naik turunnya pasien terkonfirmasi sembuh dan pasien terkonfirmasi positif terpapar Covid-19 di Kabupaten Buleleng. Membuat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 tidak pernah bosan mengingatkan terkait disiplin penerapan protokol kesehatan utamanya 3 M di tengah aktivitas masyarakat dalam new normal.

Melihat update data hari Selasa (27/10/2020), pasien terkonfirmasi positif bertambah sebanyak delapan orang, sementara pasien terkonfirmasi yang sudah dinyatakan sembuh sejumlah enam orang.

Dr.Drs I Ketut Suweca, M.Si selaku Koordinator Bidang Data dan Informasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) mengungkapkan bahwa Corona Virus Diseases 2019 atau Covid-19 bisa menyerang siapa saja. Bahkan penularan virus tersebut bisa melalui droplet seseorang dari mulut atau hidung ketika bersin, batuk, dan berbicara.

Maka guna mencegah hal tersebut pihaknya mengajak semua masyarakat hendaknya selalu disiplin terhadap protokol kesehatan dengan menerapkan 3 M yaitu memakai masker dengan benar, menjaga jarak atau psycal distancing dan rajin mencuci tangan dengan sabun di air mengalir serta selalu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam keseharian aktivitas.

“Kita semua hendaknya selalu disiplin terhadap penerapan protokol kesehatan terutama menerapkan 3 M,” jelasnya, Selasa (27/10/2020).

Terkait data perkembangan kasus Covid-19 Ketut Suweca yang juga Kadis Kominfosanti Kab. Buleleng menjelaskan hari ini terdapat penambahan kasus konfirmasi baru sebanyak 8 orang, sehingga secara akumulasi berjumlah 1.012 orang, kemudian pasien sembuh juga bertambah sebanyak 6 orang sehingga total kesembuhan berjumlah 918 orang, yang meninggal nihil sehingga tetap berjumlah 53 orang, sedangkan yang dirawat di Buleleng berjumlah 27 orang, dan di rawat di luar Buleleng berjumlah 14 orang.

“Pasien terkonfirmasi baru sebagian besar berasal dari Kecamatan Gerokgak 5 orang, Kecamatan Buleleng 2 orang dan Kecamatan Seririt 1 orang. Lanjut yang sembuh berasal dari Kecamatan Seririt sebanyak 3 orang, dari Kecamatan Buleleng, Banjar dan Sawan masing-masing 1 orang,” paparnya.

Lebih jauh, pasien yang dirawat di Buleleng dan luar Buleleng sebanyak 41 orang tersebar di RS. Giri Emas 1 orang, RSUD Buleleng 6 orang, RS. Bali Med 3 orang, RS. Karya Dharma Usada 2 orang, RS. Kerta Usada 9 orang, RS. Tangguwisia 1 orang, RS. Santi Graha 1 orang, RS. Surya Husada 1 orang, isolasi di Hotel Vasini 13 orang, dan isolasi mandiri sebanyak 4 orang.

Terkait data lainnya, pihaknya menerangkan kasus suspek kumulatif sebanyak 1.264 orang, dengan rincian suspek konfirmasi sebanyak 531 orang, discarded sebanyak 625 orang, suspek masih dipantau sebanyak 58 orang, dan probable sebanyak 50 orang.

Sementara itu, perkembangan kasus kontak erat di Buleleng mengalami peningkatan menjadi 6.873 orang, dengan rincian kontak erat konfirmasi 287 orang, discarded 6.025 orang, karantina mandiri sebanyak 295 orang, dan kontak erat menjadi suspek sebanyak 266 orang serta kasus konfirmasi non suspek/kontak erat bertambah menjadi 194 orang.

Selain itu, Kadis Suweca juga memaparkan permohonan Surat Keterangan (Suket) tempat ibadah aman dari Covid-19 yang diajukan sebanyak 153 permohonan. Dengan rincian total permohonan suket yang sudah ditandatangani sebanyak 150 yang meliputi 81 Masjid, 20 Gereja, 48 Pura, dan 1 Wihara, permohonan yang masih dalam proses verifikasi sebanyak 3 permohonan tempat ibadah, dan yang sudah ditandatangani namun masih dievaluasi kembali sebanyak 31 permohonan tempat ibadah.

Penulis : Nyoman Darma

Editor : Oka Suryawan