Gubernur Bali I Wayan Koster
Gubernur Bali I Wayan Koster
sewa motor matic murah dibali

DENPASAR, balipuspanews.com-Sebagai bentuk kecintaan dan kepedulian terhadap alam Bali, dalam waktu dekat tepatnya tahun 2019 ini Gubernur Bali kembali mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) tentang Perlindungan Sumber Air.

Gubernur Bali I Wayan Koster mengatakan, dalam rangka mewujudkan visi Pemerintah Nangun Sat Kerthi Loka Bali, yang didalamnya terdapat Wana Kerthi, Danu Kerthi, dan Segara Kerthi, Pemerintah kembali melahirkan Pergub baru yang lebih spesifik terhadap bagian Dari Nangun Sat Kerthi Loka Bali, menuju Bali Era Baru.

Pergub yang masih digodok ini dan dalam waktu dekat akan dikeluarkan, untuk menjaga Produktifitas air agar tetap terjaga, bersumber dari sungai, waduk, danau dan pantai harus tetap terjaga keberadaan dan kebersihannya.

Untuk menjaga kelestarian, kebersihan dan produktifitasnya tersebut, pemerintah akan melakukan penghijauan atau reboisasi (penanaman kembali). Tidak saja menjaga air agar bertahan, air yang dihasilkan juga harus bersih dan sehat.

” Kita perlu air yang bersih, sehat untuk diminum, untuk memasak, mandi, jangan sampai air yang digunakan untuk mandi, setelah mandi kita kurap,” celetuk Koster, Kamis (11/7), saat usai konferensi pers di rumah Jabatan Gubernur, Jaya Sabha Utama.

Nah, dalam Pergub ini, nantinya masyarakat atau kelompok diimbau tidak boleh membuang sampah sembarangan dan tidak boleh memanfaatkan sumber air secara bebas. Misalnya digunakan untuk sarana objek perahu, karena aktivitas tersebut akan merusak kualitas air.

Penjagaan sumber mata air ini, untuk menjaga agar air yang didapat terus berkesinambungan. Disamping itu debit airnya juga tidak berkurang.

“Kalau lebih besar jangan sampai sungai mati bertambah, yang setengah mati agar hidup. Upaya yang dilakukan dengan melakukan penghijauan dan keberadaan sungai dari hulu ke hilir akan dipetakan,” tandasnya. (bud/bpn/tim).