sewa motor matic murah dibali

DENPASAR TIMUR,balipuspanews.com- Peraturan Gubernur Nomor 80 tahun 2018 tentang perlindungan Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali dinilai Gubernur Bali I Wayan Koster, bahwa penggunaan pelang nama pada perusahaan swasta, khususnya hotel belum berjalan secara optimal.

“Kemarin saya bertemu dengan pihak ITDC mendorong agar semua hotel terutama yang ada di Nusa Dua harus menggunakan aksara Bali, kata Koster usai memberi sambutan di Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi bali, Selasa (26/2).

Dikatakan Koster, bahwa semua hotel sudah siap akan mengikuti Pergub, cuma saja ada persoalan sedikit. Apa boleh tidak merah putih latar belakangnya? Pasalnya pihak hotel mengenai warna yang akan digunakan berkaitan dengan branding perusahaan.

“Saya bilang boleh, ajukan ijin sama Gubernur, itu akan diberikan, asal atasnya pakai aksara Bali, warna apapun bisa saja,” tegasnya.

Disinggung mengenai sanksi yang akan diberikan bagi perusahaan yang belum menjalankan Pergub yang ada, Sanksi yang diberi nanti akan diumumkan atau diviralkan.

“Seperti udayana yang belum pakai, nanti kita akan marahi dia dan viralkan,” tandasnya. (bud/bpn/tim).

Tinggalkan Komentar...