Gunung Agung
Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

Karangasem, balipuspanews.com – Gunung Agung mengalami erupsi di tengah malam pada haru Selasa (11/7) sekitar pukul  00 :50 WITA .

“Tinggi kolom abu tidak teramati. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 24 mm dan durasi ± 3 menit 45 detik,” kata Dewa Merta, Ketua Pos Pantau Gunung Merapi Rendang, Rabu (11/7).

Dari erupsi itu, teramati sinar api diatas puncak kawah

Baca Juga: Wisatawan Tiongkok Tewas Saat Berendam di Crystal Ocean

Sementara, saat ini G. Agung berada pada Status Level III (Siaga) dengan rekomendasi:

(1) Masyarakat di sekitar G. Agung dan pendaki/pengunjung/wisatawan agar tidak berada, tidak melakukan pendakian dan tidak melakukan aktivitas apapun di Zona Perkiraan Bahaya yaitu di seluruh area di dalam radius 4 km dari Kawah Puncak G. Agung. Zona Perkiraan Bahaya sifatnya dinamis dan terus dievaluasi dan dapat diubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan data pengamatan G. Agung yang paling aktual/terbaru.

(2) Masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di sekitar aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung agar mewaspadai potensi ancaman bahaya sekunder berupa aliran lahar hujan yang dapat terjadi terutama pada musim hujan dan jika material erupsi masih terpapar di area puncak. Area landaan aliran lahar hujan mengikuti aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung. (Suar/bpn/tim)

 

Advertisement

Tinggalkan Komentar...