Gunung Awas, Sekolah Terdampak Bencana Bisa Cairkan Dana BOS

Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bali, I Nyoman Parta saat berkonsultasi dengan pihak Kementrian RI bersama Nyoman Wirya Wakil Ketua dan Budi Utama Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Bali serta . Kepala Dinas pendidikan Tia Kusuma Wardhanidan Sekretaris Wayan Sarinah
Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

Denpasar, balipuspanews.com – Sekolah yang terdampak bencana Gunung Agung bisa mencairkan dana BOS di sekolah asalnya yang ditutup karena bencana.

“Dana Bos untuk semua jenjang pendidikan dari SD, SMP, sampai SMA SMK tetap bisa dicairkan walaupun di sekolah asal sekolahnnya sudah tutup,” kata Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bali, I Nyoman Parta saat berkonsultasi dengan pihak Kementrian RI bersama Nyoman Wirya Wakil Ketua dan Budi Utama Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Bali serta . Kepala Dinas pendidikan Tia Kusuma Wardhanidan Sekretaris Wayan Sarinah, Rabu (4/10).

Ia mengatakan Kepala sekolah ditempat asal sekolah yang mengajukan pencairan Dana bos itu menyalurkan kepada siswa- siswi yang ada ditempat pengungsian dengan membuat berita acara.

Khusus untuk sekolah yang tutup akibat bencana awas Gunung Agung, Guru guru yang sekolahnya tutup tetap mendapatkan tunjangan. Asalkan mereka mengajar ditempat pengungsian.

“Karena sebaran jumblah siswa akibat dari tempat pengungsian yg berbeda beda dan tidak merata maka ketentuan harus menmenuhi 24 jam mengajar tidak diharuskan karena kondisi darurat,” jelasnya.

Sekolah di tempat yang baru diperkenankan membuka sekolah sore. Selain itu, Pihak Kementerian menjanjikan tenda putih dengan standar UNICEF .

“Jika diperlulan di Bali. Tendanya sudah siap dan pihak kementerian uga menjajikan pembangunan gedung bagi sekolah sekolah kena dampak bencana,” ucapnya.

Selain itu pihaknya mengusulkan agar pihak Kementerian segera mengeluarkan keputusan Menteri tentang pelayanan pendidikan ditempat bencana, dan pihak Kementrian menyanggupi.

Sementara itu, dalam kesempatan itu dihadiri oleh Hamid Muhammad, Ph.D  Dirjen Diknasmen, Dr. Supriono. M.Ed. Direktur Pembinaan SMP,  Yudistira, M.Si, Kabag Perencanaan Diknasmen.

Tinggalkan Komentar...