Owner Gunung Harta Eny Winati (tengah) bersama panitia Makedas-kedas.
Owner Gunung Harta Eny Winati (tengah) bersama panitia Makedas-kedas.

KEDIRI, balipuspanews.com- Perusahaan Gunung Harta yang bergerak dibidang jasa transportasi tak hanya konsen dengan dunia bisnisnya saja, terbukti Managament Gunung Harta bersedia mensupport atau mendukung  aksi “Makedas-Kedas”
HUT Balipuspanews yang ke-3 yang dipusatkan di kawasan suci Pura Batukaru, Desa Wongaya Gede, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan yang akan dilakukan pada bulan November.

Owner Gung Harta Eny Winati menjelaskan dirinya di Desa Wongaya Gede sudah membentuk dan memiliki Komunitas yang peduli terhadap sampah plastik yang terdiri dari kaum milenial untuk memerangi sampah yang ada di lingkungan Desa setempat.

” Sedikit kendala kami melihat histori budaya lama agak susah membangun diawal, ketika anak-anak melakukan kegiatan sosial bersih-bersih sampah, namun ada saja yang mencibir dan kurang respek terhadap apa yang dilakukan komunitas kami,” jelasnya ketika ditemui di kantor Gunung Harta, Rabu (31/7).

Makedas-kedas, lanjut Eny, merupakan momentum yang sangat tepat untuk mensinergikan komunitas yang ada di Desa Wongaya Gede untuk bersama memerangi sampah yang ada di kawasan suci Pura Batukaru, dimana seperti diketahui pura yang menjadi Cagar Budaya dan status pura merupakan pura Sad Kahyangan merupakan penyungsungnya umat se-Bali sudah sepatutnya dijaga kebersihan dan lingkungannya.

“Momen ini sangat tepat, terlebih saat aksi makedas-kedas dilakukan nanti serangkaian dengan upacara besar “Penyegjeg Bumi” dengan melakukan aksi ini kita besama dapat ikut menjaga kebersihan lingkungan pura, walaupun kegiatannya kecil namun berdampak besar,” tegasnya.

Disebut Eny, pihaknya akan mensupport dan siap memfasilitasi kegiatan sosial ini demi suksesnya karya agung dan kebersihan lingkungan di kawasan suci Batukaru.

“Kami bersyukur memilih di pura Batukaru yang merupakan kampung saya sendiri, disamping ada nilai unsur sosial siapa yang tidak suka lingkungannya dibersihkan,” tandasnya. (bud/bpn/tim)