26.5 C
Denpasar
06/12/2021, 4:25 AM
JembranaGuru Kunjung dan Klinik Pembelajaran, Strategi Pembelajaran Efektif Dimasa Pandemi Covid

Guru Kunjung dan Klinik Pembelajaran, Strategi Pembelajaran Efektif Dimasa Pandemi Covid

balipuspanews google news

Guru Kunjung dan Klinik Pembelajaran sebagai Penguat Kegiatan Belajar dari Rumah (BDR) SD Negeri 4 Yehembang Dimasa Pademi Covid-19

Oleh : Ni Nengah Parmiasih, S.Pd.

Salah satu tujuan Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. Caranya adalah dengan membangun sistem pendidikan nasional yang mampu menjamin pemerataan kesempatan bagi semua warga negara untuk mengenyam pendidikan.

Untuk itu, pemerintah telah mengesahkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Pendidikan di Indonesia terdiri dari tiga jalur, yaitu pendidikan formal, pendidikan nonformal, dan pendidikan informal. Setiap jalur mempunyai ciri khas masing-masing.

Jalur pendidikan formal merupakan jalur pendidikan terstruktur dan berjenjang yang terdiri dari pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan tinggi. Jalur pendidikan nonformal merupakan jalur pendidikan di luar jalur pendidikan formal yang dapat dilakukan secara terstruktur dan berjenjang. Jalur pendidikan informal merupakan jalur pendidikan keluarga dan lingkungan tempat tinggal.

Pendidikan formal diselenggarakan mulai dari tingkat satuan pendidikan SD/MI, SMP, SMA/SMK, dan Perguruan Tinggi. Pada satuan pendidikan terdapat beberapa komponen seperti guru, tenaga kependidikan, sarana dan prasarana sekolah, komite sekolah, dan pemangku kepentingan lainnya.

Guru sebagai salah satu komponen satuan pendidikan mempunyai peranan sentral dalam pelaksanaan proses pembelajaran. Guru dengan segala kompetensi yang dimiliki dan dengan bantuan fasilitas yang diberikan oleh satuan pendidikan, berkewajiban untuk mewujudkan proses pembelajaran yang aktif, efektif, dan efisien.

Namun semenjak Maret 2020, Covid-19 telah mewabah ke Indonesia. Semua proses pembelajaran yang semestinya bisa dilaksanakan secara tatap muka mulai dihentikan sementara dan berubah menjadi pembelajaran daring. Hal ini bertujuan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 di satuan pendidikan.

Pemerintah terus berupaya agar proses pembelajaran tetap bisa berjalan dengan baik, walaupun dilakukan secara daring. Hal ini dilakukan agar hak anak untuk belajar tetap terpenuhi, namun tetap mengutamakan keselamatan dan kesehatan semua warga sekolah. Hal ini tentu menjadi tantanga baru bagi guru, siswa, dan juga orang tua siswa.

Selain tantangan untuk mencapai kriteria ketuntasan minimum (KKM), terdapat beberapa faktor yang harus diperhatikan guru dalam melaksanakan pembelajaran daring, diantaranya keseimbangan antara proses pembelajaran dan pemberian tugas, pemilihan metode, model, dan pendekatan pembelajaran dan aplikasi daring yang efektif, dan jumlah jam atau beban belajar siswa.

Untuk itu, guru harus mampu merancang rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) daring yang efektif dan efisien sesuai dengan kondisi guru dan siswa.

Bila memungkinkan, maka guru dapat memanfaatkan beberapa aplikasi pembelajaran daring, seperti Google Classroom, Google Meet, Zoom Meeting, Microsoft Teams, Grup WhatsApp, dan aplikasi lainnya. Namun, apabila tidak semua siswa memiliki gawai dan/atau tidak mendapat sinyal internet seperti yang terjadi di SD Negeri 4 Yehembang, maka guru kunjung dan klinik pembelajaran dapat menjadi alternatifnya.

Guru Kunjung dan Klinik Pembelajaran merupakan dua solusi yang ditawarkan oleh Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olah Raga Kabupaten Jembrana sesuai dengan Surat Edaran Nomor: 800/1504/PD.01/Dikpora/2021. Dari dua solusi tersebut, Klinik Pembelajaran menjadi solusi yang saya pilih untuk diterapkan di kelas III.

Layanan ini berfungsi sebagai penguatan Kegiatan Belajar dari Rumah kepada siswa yang memiliki masalah dalam pembelajaran daring.
Klinik Pembelajaran menjadi titik terang bagi siswa yang mengalami kesulitan dalam mengikuti pembelajaran daring, sehingga tidak ketinggalan materi pada muatan dan kelas tertentu. Namun dalam pelaksanaannya harus tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ketat.

Dimulai dengan kesiapan sekolah dalam menyediakan sarana cuci tangan dengan air mengalir, menyiapkan cairan pembersih tangan, rutin menyemprot kelas dan lingkungan sekolah dengan disinfektan, menyiapkan Face Shield, menyiapkan masker, menyiapkan Thermogun, dan mengatur jarak meja minimal 1,5 meter agar siswa dapat menjaga jaraknya.

Disamping itu, guru juga memberikan tata tertib yang wajib dipatuhi oleh siswa yang mengikuti klinik pembelajaran, yaitu; 1) siswa yang mengikuti klinik pembelajaran di sekolah agar memakai sepatu dan pakain yang rapi serta bersih, 2) semua siswa agar mematuhi protokol kesehatan, yaitu mau diukur suhu tubuh, mencuci tangan, memakai masker, memakai face shield, dan tetap menjaga jarak dengan teman, 3) waktu klinik pembelajaran hanya berlangsung selama 2 jam pelajaran, 4) tidak ada waktu istirahat bagi siswa, ketika sudah selesai kegiatan klinik pembelajaran maka siswa langsung pulang ke rumah masing-masing, dan 5) klinik pembelajaran akan dihentikan sementara, jika ada warga sekolah yang terkena Covid-19 dan akan dibuka kembali, jika situasi sudah memungkinkan.

Kegiatan klinik pembelajaran dapat dilakukan di ruang kelas ataupun di luar kelas asalkan nyaman untuk pembelajaran dan memungkinkan siswa untuk tetap menjaga jarak.

Bagi siswa yang tidak aktif dalam pembelajaran daring dan juga tidak mengikuti klinik pembelajaran, maka guru berkewajiban untuk berkunjung ke rumah siswa. Hal ini dimaksudkan untuk melihat keadaan siswa dan melakukan diagnosis berkala terhadap masalah yang dihadapi siswa. Selain itu, melalui guru kunjung, guru juga dapat berkoordinasi dengan orang tua siswa untuk mengetahui permasalahan-permasalahan yang terjadi ketika siswa belajar di rumah, sehingga dapat ditemukan solusi bersama terhadap kendala yang dihadapi.

Dengan adanya Guru Kunjung dan Klinik pembelajaran, diharapkan sekolah tetap dapat memberikan pelayanan terbaik kepada siswa untuk memenuhi haknya dalam menimba ilmu, meski masih dalam masa pandemi Covid-19. ***

- Advertisement -
- Advertisment -
Balipuspanews TV
Video thumbnail
Tahun Depan Gaji Tenaga Kontrak di Kabupaten Jembrana Akan Dinaikkan
02:47
Video thumbnail
Antisipasi Masuknya Varian Omicron, Turnamen International Youth Championship Ditunda
02:59
Video thumbnail
Kantin Sekolah Dasar Pengiangan, Bangli Terbakar, Kerugian Diperkirakan Puluhan Juta
02:35
Video thumbnail
Ratusan Liter Arak dan Puluhan Ekor Ayam Diamankan
02:39
Video thumbnail
Kecam Joged Porno, Gubernur Koster Minta Aparat Tegas
04:19
Video thumbnail
Antisipasi Dampak La Nina, Semua Pihak Diminta Sigap Untuk Saling Bantu
03:45
Video thumbnail
Drainase Tersumbat, Sekolah dan Puskesmas di Seririt Terendam Banjir
02:50
Video thumbnail
Sempat Vakum Dua Tahun, Makepung Jembrana Cup Kembali Digelar
03:01
Video thumbnail
Pohon Bunut Besar Tumbang Timpa Rumah Warga di Desa Kutampi
02:02
Video thumbnail
DPRD Buleleng Mengucapkan Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan
01:01
Video thumbnail
Pemberlakuan PPKM, Pedagang dari Luar Karangasem Sementara Dilarang Berjualan di Pasar Tradisional
01:55
Video thumbnail
Kemunculan Seekor Buaya Muara di Sungai Sangsang Lebih Gegerkan Warga
03:59
Video thumbnail
Alat Berat Hingga Senderan Tersapu Aliran Banjir di Tukad Janga
01:48
Video thumbnail
Bea Cukai Musnahkan Barang Bukti Hasil Sitaan Senilai Rp 83,2 Juta
02:02
Video thumbnail
BNNP Bali Gagalkan Penyelundupan 44 Kg Ganja Kering ke Bali
02:03
Video thumbnail
Air Sungai Candi Gara Meluap, Puluhan Rumah Warga di Desa Kusamba Terendam Banjir
02:49
Video thumbnail
Knalpot Brong Dilarang, Polantas Datangi Bengkel Modifikasi
02:19
Video thumbnail
Bersihkan Saluran Irigasi, Pria Asal Desa Nongan Ini Tewas Tertimpa Pohon Dapdap
01:32
Video thumbnail
Sampai Awal Juni Sudah 154 749 Warga Karangasem Divaksinasi Covid 19
01:56
Video thumbnail
40 Pegawai Dinas PUPR Karangasem Menjalani Tes Urine
01:54
Video thumbnail
Hendak Keluar Beli Makan, Seorang Warga di Desa Tista Temukan Mayat Bayi
01:48
Video thumbnail
Hilang Empat Hari, Pemancing Asal Banyuwangi Ini Ditemukan Tak Bernyawa
01:56
Video thumbnail
Harga Bahan Naik, Pengusaha Tahu dan Tempe di Buleleng Kebingungan Berproduksi
03:30
Video thumbnail
Melihat Warga Desa Abang, Karangasem Berburu Ulat Gayas yang Kaya Protein
02:37
Video thumbnail
Ciptakan Sungai Bersih, Kawasan Sungai Taman Pancing Dilengkapi Trash Walker
02:28
Video thumbnail
TPS Sadu Sumerta Kaja Ubah Sampah Jadi Pellet Pembangkit Listrik
03:31
Video thumbnail
Lomba Baleganjur se Bali, Diharapkan Generasi Muda Tetap Berkarya
02:30
Video thumbnail
Jaga Kelestarian, 54 Ekor Jalak Bali Dilepas Liarkan
02:45
Video thumbnail
Hidupkan Kewirausahaan, PKK Desa Batununggul, Nusa Penida Produksi Dupa
02:08
Video thumbnail
Libur Idul Fitri, Pantai Sanur Tetap Jadi Destinasi Favorit Dikunjungi Wisdom
03:41
Video thumbnail
912 Peserta Ikuti Pameran Bonsaidi Alun-alun Kota Gianyar
05:38
Video thumbnail
Pedagang Sudah Pindah, Aktivitas Pasar Banyuasri Telah Dijadwalkan
02:35
Video thumbnail
Longsor di Dua Desa Wilayah Kecamatan Sawan, Kerugian Diperkirakan Ratusan Juta
02:30
Video thumbnail
Putu Supadma Rudana, MBA Mengajak Seluruh Masyarakat untuk Selalu Menerapkan 3M
02:35
Video thumbnail
Pedoman Perayaan Tahun Baru
00:54
Video thumbnail
Strategi Museum Rudana Menjaga Eksistensinya di Tengah Pandemi | Talkshow
44:25
Video thumbnail
Tempat Karaoke Terapkan Prokes, Sterilkan Microphone dengan Mesin Laser
03:13
Video thumbnail
Kebiasaan Baru yang Diterapkan Ketika ke Museum
01:03
Video thumbnail
Ketua Komisi IVDPRD Tabanan I Gusti Komang Wastana,S.Pd Mengajak Masyarakat Disiplin Terapkan Prokes
01:52
Video thumbnail
Kembali Gerebek Desa, Polsek Mengwi Lakukan Penyemprotan Disinfektan Dengan Mobil Water Canon
01:59
Video thumbnail
Tips Solo Travelling di Masa Pandemi
01:17
Video thumbnail
Situasi Ubud Menjelang Tahun Baru 2021
13:36
Video thumbnail
Polsek Selemadeg Barat Semprotkan Disinfektan di Rumah Warga yang Terpapar Covid-19
02:04
Video thumbnail
Tips Aman Menerima Paket di Masa Pandemi
00:42
Video thumbnail
Polres Badung Gelar Aksi Gerebek Desa, Cegah Penyebaran Covid-19
03:23
Video thumbnail
#ingatpesanibu Selalu Menerapkan 3M
00:36
Video thumbnail
Rencana Pembelajaran Tatap Muka Tahun 2021 di Kabupaten Tabanan | Talkshow
19:20
Video thumbnail
Tips Liburan Bersama Keluarga di Masa Pandemi
01:21
Video thumbnail
Minim Kasus Covid 19, Desa Kuwum Dinobatkan Sebagai Desa Tangguh Dewata Oleh Polres Badung
02:39
Video thumbnail
2 Cafe di Tabanan Tak Lengkapi Sarana Prokes,Tim Gabungan Sosialisasi SE Gubernur & Maklumat Kapolri
02:43
Member of