TAMPAKSIRING,balipuspanews.com –
Ketua harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 (GTPP) Gianyar Made Wisnu Wijaya didampingi Kapolres Gianyar AKBP Dewa Made Adnyana dan sejumlah pejabat terkait, Sabtu (4/7/2020) memantau persiapan akhir desa adat Manukaya Let, Tampaksiring menerapkan protokol kesehatan saat Banyupinaruh, Minggu (5/7/2020).

Saat Banyupinaruh, biasanya umat yang datang melukat antre berjam- jam dari subuh sampai malam hari. Dalam kesempatan itu, Wisnu Wijaya dan rombongan diterima bendesa adat Manukaya Let, Made Mawi Arnata.

Wisnu menyebutkan, sebelumnya sudah sempat memantau dan memberikan sosialisasi.

“ Kali ini saya menindaklanjuti apa yang disosialisasikan sebelumnya, dan apa-apa yang belum, kami harapkan disiapkan secepatnya,” tegas Wisnu Wijaya.

Mantan kepala Bapeda Gianyar itu meminta agar dari pintu masuk sampai pemedek meninggalkan pura Tirta Empul diawasi ketat.

“ Yang jelas dibatasi, baik jumlah yang masuk dan saat melukat. Semuanya harus dalam pantauan satgas gotong royong,” tambahnya.

Bendesa Adat Manukaya Let, Made Mawi Arnata menyebutkan, saat Hari Raya Saraswati dan Banyupinaruh satgas gotong royong sudah berjaga.

“ Kami siapkan 200 petugas dari unsur Polsek Tampaksiring, Pecalang dan satgas untuk mengawasi, penjagaan sesuai arahan Bapak Kapolres, mulai pintu masuk sampai meninggalkan areal pura,” jelas Made Mawi Arnata.

Pemedek akan diberi nomor antrean dan dibatasi hanya 25 orang dalam 1 putaran. Sehingga tidak ada yang berdesakan saat mengantre. Dijelaskannya juga, seluruh protokol kesehatan dipastikan diterapkan dalam pelaksanaan pengawasan ritual Banyupinaruh. Dijelaskannya lagi, kegiatan Banyupinaruh baru bisa dimulai pukul 08.00 Wita sampai 20.00 Wita.

“ Lewat dari batas waktu itu, kami toleransi. Namun yang terpenting, melukat tidak dibatasi hari, seperti saat Banyupinaruh, setiap hari adalah waktu yang baik untuk melukat,” jelasnya.

Sehingga diharapkan warga yang ingin melukat bisa datang kapan saja, tidak menunggu saat Banyupinaruh.

Kapolres Gianyar, AKBP Dewa Made Adnyana menjelaskan Kepolisian siap memberikan pengamanan dalam pelaksanaan kegiatan.

“ Yang jelas, protokol kesehatan harus dijalankan dengan baik, pantauan aktivitas warga juga harus ketat,” harap Kapolres Dewa Adnyana.

Bahkan perwira dua melati itu meminta seluruh petugas harus dalam keadaan sehat, fit dalam melakukan pengawasan.

Selain melihat lokasi penglukatan, rombongan juga melihat areal parkir, loket pelayanan, dan ruang ganti. Pengawasan di ruang ganti dan penyediaan hand sanitizer di setiap sudut mesti ada.

“ Persiapannya sudah baik, kita harap semuanya berjalan lancar,” ucap Kapolres Dewa Adnyana.

PENULIS : Ketut Catur

EDITOR : Oka Suryawan

Facebook Comments