Sabtu, Oktober 24, 2020
Beranda Bali Karangasem H- 1 Deadline, Proyek Puskesmas Selat Karangasem Belum Kelar

H- 1 Deadline, Proyek Puskesmas Selat Karangasem Belum Kelar

KARANGASEM, balipuspanews.com – Perpanjangan waktu pengerjaan proyek pembangunan Puskesmas Selat yang diajukan oleh pihak penyedia berakhir pada esok hari, 24 Desember 2019.

Hanya saja, pemandangan mendekati akhir batas waktu perpanjangan nampak para pekerja masih terus bekerja untuk perampungan sejumlah bagian penting dari bangunan dengan nilai kontrak sebesar Rp. 4,359,998,296.00 tersebut.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem, dr. Gusti Bagus Putra Pertama saat diwawancarai pada Senin (23/12/2019) pengerjaan proyek pembangunan puskesmas Selat saat ini sedikit lagi bakal rampung.

“Hari ini tinggal finishing dan pemasangan IPAL saja untuk instalasi sudah dibuat tinggal dipasang saja,” ujarnya kepada balipuspanews.com.

Ia meyakini bahwa besok dihari terakhir jangka waktu perpanjagan pengerjaan proyek pembangunan bisa diselesaikan dari sisi kontraknya. Karena memang ada beberapa bagian yang tidak masuk didalam kontrak seperti bagian kanopi dan lantai basment.

Hanya saja, jika sampai batas waktu habis pengerjaan tetap tidak bisa diselesaikan maka jelas nilai kontrak akan dikurangi nol koma sekian persen dan diputus kontrak.

“Harapan kita sih bisa selesai besok karena saat ini tinggal pemasangan Ipal saja dan akan diplaspas juga tanggal 26 Desember 2019,” harap Putra Pertama.

Dikonfirmasi terpisah kepala Puskesmas Selat, dr Gusti Lanang Putu Udiyana mengakui Ipal belum sampai di Puskesmas.

“Ipal belum datang,” kata dr. Gusti Lanang Putu Udiyana. (igs/tim/bpn)

- Advertisement -

Warga Temukan Orok di Parit Areal Jogging Track Sanur Kauh

SANUR, balipuspanews.com - Penemuan orok membusuk berlangsung di pinggir parit areal jongging track di Jalan Prapat Baris, Sanur Kauh, Denpasar Selatan, Jumat (23/10/2020) sekitar...

Tak Hiraukan Teguran, Pabrik Penyulingan Daun Cengkeh Akhirnya Ditutup Paksa

Sebuah tempat usaha penyulingan daun cengkeh yang berada di Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada ditutup paksa oleh tim Satpol PP Kabupaten Buleleng. Hal itu dilakukan sebab pemilik tempat tidak menghiaraukan teguran petugas, sehingga Pol PP lalu bertindak tegas menutup paksa usaha penyulingan daun cengkeh yang beroperasi dan dianggap menimbulkan polusi udara.
Member of