Habis Jambret Korbannya Hingga Patah Kaki, Pelaku Diamankan Polda Bali

Tim Opsnal Teror Subdit 1 Reskrimum Polda Bali meringkus seorang jambret berinisial RH,31, di kamar kosnya di Jalan Bung Tomo X, Denpasar, Banjar Margajati, Desa Pemecutan Kaja, Denpasar Utara, pada Kamis (16/12/2021) sekitar pukul 02.30 WITA
Tim Opsnal Teror Subdit 1 Reskrimum Polda Bali meringkus seorang jambret berinisial RH,31, di kamar kosnya di Jalan Bung Tomo X, Denpasar, Banjar Margajati, Desa Pemecutan Kaja, Denpasar Utara, pada Kamis (16/12/2021) sekitar pukul 02.30 WITA

DENPASAR, balipuspanews.com – Tim Opsnal Teror Subdit 1 Reskrimum Polda Bali meringkus seorang jambret berinisial RH,31, di kamar kosnya di Jalan Bung Tomo X, Denpasar, Banjar Margajati, Desa Pemecutan Kaja, Denpasar Utara, pada Kamis (16/12/2021) sekitar pukul 02.30 WITA.

Pelaku dibekuk setelah menjambret korbannya Ni Putu AA,27. Dalam aksi jambret itu korban mengalami kerugian Rp 16,4 juta setelah barang miliknya dan uang di ATM digasak oleh pelaku. Mirisnya, korban mengalami patah kedua kakinya setelah terjatuh dari sepeda motor.

Sumber di lapangan mengungkapkan, korban di jambret ketika mengendarai sepeda motor melintas di Jalan Mudutaki Desa Dalung, Kuta Utara, pada Sabtu (11/12/2011) sekitar pukul 00.30 WITA. Setibanya di lokasi, korban didekati pelaku yang mengendarai sepeda motor, dan langsung menarik tas milik korban hingga talinya putus.

Lantaran panik diserempet, korban terjatuh dari sepeda motornya. Nahas, kedua kakinya mengalami patah tulang. Setelah menggasak tas korban pelaku kabur. Tas korban diketahui berisi sebuah HP, uang Rp 400 ribu dan kartu identitas.

Setelah kasusnya dilaporkan ke Polda Bali, tim akhirnya menemukan keberadaan pelaku di seputaran Jalan Bung Tomo, Denpasar. Pelaku terpantau akan beraksi mencari sasaran korban perempuan.

“Dia dibuntuti hingga pulang ke rumah kosnya dan langsung ditangkap,” beber sumber.

Dari penggeledahan, tim menemukan barang bukti sebuah HP milik korban. Pelaku mengaku mengikuti korban dari Jalan Gatot Subroto Barat hingga masuk ke ATM untuk mengambil uang. Pelaku juga sempat mengintip nomor Pin ATM.

Setelah korban keluar ATM pelaku terus membuntutinya hingga beraksi di TKP.

“Pelaku juga menguras uang di tabungan korban sebesar Rp 12 juta. Total kerugian korban Rp 16,4 juta,” ungkapnya.

Setelah kasusnya didalami, pelaku mengaku tidak hanya sekali menjambret. Ia juga pernah beraksi di kawasan Canggu, Kuta Utara dengan korban seorang perempuan, pada 28 Oktober 2021 lalu.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Syamsi belum memberikan keterangan terkait penangkapan jambret tersebut.

“Saya cek dulu ke Reskrim,” ujarnya saat dihubungi wartawan, Kamis (16/12/2021).

Penulis : Kontributor Denpasar 

Editor : Oka Suryawan