25.4 C
Denpasar
06/10/2022, 2:31 AM
DenpasarHadapi Bencana Alam, Sekda Tekankan Harus Punya Cadangan Perencanaan

Hadapi Bencana Alam, Sekda Tekankan Harus Punya Cadangan Perencanaan

balipuspanews google news
- Advertisement -

DENPASAR, balipusanews.com – Untuk melakukan penanganan sebuah bencana, Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra menekankan kepada pejabat, harus memiliki contygency plan (cadangan perencanaan) saat mengahdapi situasi bencana alam yang terjadi.

Berdasarkan catatan dari Sekretaris Daerah Dewa Indra yang sempat secara langsung menangani sejumlah bencana di Bali salah satunya erupsi Gunung Agung, pihaknya juga menyampaikan bahwa membuat rencana cadangan (contigency plan) agar tidak gagap dalam menangani dan menghadapi bencana-bencana yang kemungkinan akan berulang dengan jangka waktu yang belum pernah kita ketahui terjadinya, yang kemudian dilanjutkan dengan gladi lapangan bersama TNI-Polri.

“Sehingga ketika terjadi lagi bencana selanjutnya kita akan siap untuk melakukan operasional plan,” tegas mantan Kalaksa BPBD Provisni Bali ini di ruang Pressroom Kantor Gubernur Bali, Kamis (4/3/2021).

Dewa Indra menguraikan bahwa setiap erupsi memiliki penanganan yang berbeda karena terdapat karakteristik bencana baik itu lokasi dan masyarakat yang ada disekitarnya. Demikian disampaikannya saat di daulat sebagai narasumber knowledge sharing Rakornas PB 2021 dengan tema “Bencana Geologi Gempa Bumi, Tsunami, Erupsi Gunung Api” melalui virtual.

Baca Juga :  Tragedi Stadion Kanjuruhan, Kapolresta Gelar Doa Bersama Suporter

Sekda Bali Dewa Indra menambahkan bahwa sesuai catatan yang pernah beliau catat sesuai penangan bencana, bahwa seorang pemimpin yang bertanggung jawab (dalam hal ini Kalaksa BPBD dan Basarnas) harus ada dilokasi bencana, terutama saat masa kritis berlangsung, karena seorang pemimpin harus mengetahui perkembangan perubahan terjadinya erupsi detik per detik dan harus cepat mengambil langkah atau memberi respon, sehingga tidak akan terlambat dalam mengambil keputusan dalam posisi urgent.

Setiap kondisi dilapangan tentu saja akan sangat berbeda karakteristiknya, terutama saat pra erupsi, saat erupsi terjadi dan pasca erupsi. Selain itu, sangat penting bagi seorang pemimpin dan teamnya untuk membuka catatan erupsi sebelumnya (semisal erupsi gunung agung sempat terjadi juga pada tahun 1963).

Hal ini dilakukan untuk mengetahui dan memahami karakteristik erupsi yang akan terjadi, sehingga akan diketahui langkah-langkah yang akan diambil sesuai gejala awal yang ditunjukkan oleh kondisi terkini.

Baca Juga :  Belum Kantongi Izin, Pembangunan Tower di Takmung Dihentikan Satpol PP Klungkung

Setelah itu pemahaman untuk langkah-langkah bagi masyarakat lokal yang ada disekitar lokasi erupsi akan secara cepat dapat dilakukan karena sudah mengetahui petunjuk awal.

Yang lebih penting dari itu adalah membangun rantai komunikasi dari otoritas terdepan dalam hal ini adalah BPBD yang bertugas melakukan pengamatan.

Karena rantai komunikasi penting dilakukan untuk mendetiminasi atau menyampaikan kepada masyarakat terdekat dengan lokasi erupsi, sehingga dapat memberikan arahan kepada masyarakat yang lebih luas (dari hulu ke hilir) dalam mengambil tindakan tercepat apabila erupsi terjadi dan membahayakan keselamatan orang banyak.

Karena dalam keadaan seperti ini tidak ada institusi yang mampu bekerja sendiri, sehingga kerja sama antara instansi terkait (TNI-POLRI dan Relawan) menjadi sangat penting untuk berbagi peran agar lebih kuat dalam penanganan bencana.

Mengutamakan kekuatan peran serta lokal (masyarakat setempat) salah satunya membentuk relawan dari masyarakat setempat menjadi sangat penting untuk mengetahui dan menentukan tempat atau jalur evakuasi sebagai kekuatan terdepan, karena tentunya masyarakat sekitar akan lebih mengetahui terkait jalur evakuasi teraman untun warga sekitar Gunung yang sedang mengalami erupsi.

Baca Juga :  Polda Bali Gelar Operasi Puri Agung Terkait Kunker Presiden Jokowi

Dengan berbagi beban bersama relawan yang merupakan warga setempat tentu saja akan mempermudah penanganan, termasuk mulai menyiapkan posko pengungsian, jalur evakuasi, penyiapan konsumsi dan alat-alat.

Persoalan bandara juga menjadi penting karena saat erupsi gunung agung menyebabkan terganggunya penerbangan yang menyebabkan tertutupnya bandara, sehingga penting dilakukan pintu masuk terutama bandara atau jalur komunikasi alternatif, sehingga jika terjadi bencana kita semua memiliki bandara alternatif.

“Pentingnya memiliki jalur komunikasi alternatif agar masih memiliki sumber mengalirkan daya pertolongan bencana tetapi untuk tetap menghidupkan perekonomian. Karena bandara tertutup, arus kedatangan tertutup, wisatawan tertutup maka kami akan mengalami bencana dan tidak ada perputaran ekonomi yang menyebabkan kami mengalami dua kali hantaman, hal ini menjadi pelajaran bagi Bali untuk mengambil langkah alternatif dalam menghadapi bencana ke depan,” tegas Dewa Indra.

Penulis/Editor : Budiarta/Oka Suryawan

- Advertisement -
- Advertisment -

Terpopuler

Balipuspanews TV
Video thumbnail
Bupati dan Jajaran Pemkab Buleleng Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-77 Kemerdekaan RI
01:18
Video thumbnail
Sekda beserta Jajaran Pemkab Buleleng Mengucapkan Selamat Hari Ulang tahun ke-77 Republik Indonesia
01:24
Video thumbnail
DPRD Buleleng Beserta Jajaran Mengucapkan Selamat Menyambut Hari Raya Galungan dan Kuningan
01:14
Video thumbnail
Sambutan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, S T Tentang Hari Raya Galungan dan Kuningan
00:53
Video thumbnail
Jajaran Pemerintah Kabupaten Buleleng Mengucapkan Selamat Hari Suci Idul Fitri 1443 Hijriah
01:09
Video thumbnail
Jelang Lebaran, Harga Kebutuhan Pokok di Karangasem Masih Stabil
01:11
Video thumbnail
Pelaku Illegal Logging Ditangkap Petugas TNBB
01:29
Video thumbnail
Memasuki Bulan Ramadhan, Kunjungan Wisatawan ke Desa Penglipuran Menurun
01:23
Video thumbnail
Tahap Perbaikan, Pelabuhan Padangbai Hanya Operasikan Satu Dermaga
01:27
Video thumbnail
Wujudkan Keselamatan Mudik Lebaran, Dishub Denpasar Cek Kondisi Angkutan
02:26
Video thumbnail
Nikahi Wanita Pujaan, Tersangka Narkoba Dikawal Ketat Polisi
03:03
Video thumbnail
Panen Raya, Karangasem Semakin Menggeliat Jadi Sentra Kapas
03:58
Video thumbnail
Jelang Arus Mudik, Sejumlah SPBU di Jembrana Diperiksa
02:41
Video thumbnail
Denpasar Akan Jadi Pilot Project Transisi Energi Bersih
02:29
Video thumbnail
Diserbu Pembeli, Agen Migor Curah di Pasar Negara Kehabisan Stok
01:42
Video thumbnail
Stok Solar untuk Nelayan Mulai Aman
02:17
Video thumbnail
Megangsingan Diinstruksikan Jadi Agenda Rutin Kepariwisataan
03:19
Video thumbnail
Kasus Gigitan Anjing Rabies Terus Bertambah, Vaksinasi Digencarkan di Zona Merah
01:47
Video thumbnail
Desa Adat Gerokgak Segera Buat Upacara Pasca Sejumlah Makam Dirusak Misterius
02:47
Video thumbnail
Kue “Hati” yang Dibagikan kepada Siswa SMP di Gianyar Negatif Narkoba
03:14
Video thumbnail
Orang Tak Dikenal Bagikan Kue ke Anak Sekolah Viral di Medsos, Polisi Lakukan Pengecekan
02:09
Video thumbnail
Percetakan Terbakar, Api Hanguskan Ribuan Naskah Ujian SD dan SMP se Kabupaten Buleleng
03:27
Video thumbnail
Pertamina Buka Suara Terkait Pasokan Pertalite dan Solar
03:07
Video thumbnail
Covid 19 Melandai, Kasus DBD Melonjak di Karangasem
01:34
Video thumbnail
449 Ribu Lebih Unit Motor di Bali Nunggak Pajak
03:32
Video thumbnail
PTM di Buleleng Dimulai Lagi, Sejumlah Sekolah Masih Terapkan PTM Terbatas
02:09
Video thumbnail
BBM Naik, Pertalite Mulai Langka di Gianyar
01:34
Video thumbnail
April 2022, Sebagian Besar Wilayah Karangasem Diperkirakan Memasuki Awal Musim Kemarau
02:04
Video thumbnail
Harga Minyak Curah di Karangasem Merangkak Naik
01:13
Video thumbnail
Selama Tiga Bulan, Kasus Gigitan Anjing Rabies di Jembrana Tertinggi di Bali
01:24
Video thumbnail
Erick Thohir Minta Fasilitas UMKM Lokal Diperluas di Pelabuhan Sanur
02:13
Video thumbnail
Sembahyang ke Pura Besakih Kena Retribusi, Ini Penjelasan Pengelola
02:30
Video thumbnail
Harga Lebih Murah, Warga Rela Antre Beli Migor Curah
01:09
Video thumbnail
Hujan Deras di Desa Mayong, Jalan Utama Sebagian Ambles Tergerus Longsor
01:49
Video thumbnail
Warga Korban Banjir di Desa Pengambengan Mulai Mengeluh Gatal gatal
02:07
Video thumbnail
Masyarakat yang Ikut Vaksinasi dan Bawa Sampah Plastik, Dapat Sembako
02:54
Video thumbnail
Bangkitkan Heritage City Tour, Sejumlah Dokar Gratis Disediakan di Denpasar
02:06
Video thumbnail
Vaksinasi Booster Masih Rendah, Buleleng Terus Kejar Target
02:31
Video thumbnail
BOR di Rumah Sakit Kabupaten Buleleng 1,72 persen
01:52
Video thumbnail
Presiden Jokowi Terima Pebalap MotoGP di Istana Merdeka
02:28
Video thumbnail
Desa Beraban dan Dauh Peken, Tabanan Ditetapkan Sebagai Desa Ramah Perempuan & Peduli Anak Bersinar
03:49
Video thumbnail
Tanah dan Air Suci dari Pura Pusering Jagat untuk IKN Nusantara Disaksikan Jokowi
03:57
Video thumbnail
Denpasar Targetkan Cakupan Vaksinasi Booster Capai 50 Persen di April 2022
02:33
Video thumbnail
Seluruh RTH Dibuka, Masyarakat Diimbau Jangan Lengah Prokes
01:32
Video thumbnail
Bookingan Kamar Hotel Penonton Moto GP Mandalika di Karangasem Terancam Batal
01:32
Video thumbnail
PTM di Buleleng Masih Dibatasi 50 Persen
01:45
Video thumbnail
Ribuan Lebih Produk Bernilai Puluhan Juta Hasil Penindakan Loka Pom Dimusnahkan
02:37
Video thumbnail
Pendakian Lewat Jalur Pura Pasar Agung Dilarang Jelang Piodalan Purnama Kedasa
01:29
Video thumbnail
Isoter Asrama Undiksha Ditutup
01:52
Video thumbnail
Kasus Terus Melandai, Vaksinasi Booster di Buleleng Terus Digencarkan
01:49
Member of