Golkar rapatkan barisan hadapi Pilkada serentak di enam kabupaten/Kota di Bali
Golkar rapatkan barisan hadapi Pilkada serentak di enam kabupaten/Kota di Bali

DENPASAR, balipuspanews.com – Selain memberikan sumbangan kepada warga terdampak pandemik corona, Partai Golkar tetap konsen menghadapi Pilkada serentak yang akan berlangsung di enam kabupaten/Kota di Bali yang kabarnya di helat akhir tahun 2020 ini.

Partai yang sempat berkuasa dimasa orde baru itu mulai memanaskan mesin partai dan menyusun strategi untuk memenangkan hajatan lima tahunan itu.

Hal ini disebutkan dalam rapat evaluasi persiapan Pilkada di 6 kabupaten/kota yang dihadiri langsung Korwil DPP dan pemenangan pemilu partai Golkar wilayah Bali NTB dan NTT, Gde Sumarjaya Linggih, Anggota DPP Departemen Pemenangan Pemilu Putu Yuda Suparsana, Anggota Departemen Pariwisata DPP Partai Golkar, Dewa Made Widiasa Nida, serta jajaran DPD I dan II Golkar, Rabu (27/5/2020).

Dari pemaparan ketua DPD II Golkar kabupaten /kota yang menghadapi Pilkada nanti, dapat ditarik benang merahnya oleh ketua DPD I Golkar Bali I Nyoman Sugawa Korry dengan menjabarkan tiga klaster yang akan diterapkan menghadapi Pilkada langsung itu.

“Dari enam kabupaten/kota yang menghadapi pilkada serentak nanti, ada tiga klaster yang berbeda di tiap daerah. Pertama klaster siap tempur klaster pemantapan, dan klaster kejutan,” beber Sugawa Korry.

Klaster siap tempur, sambung Sugawa Korry, yaitu daerah yang sudah ditetapkan dan sudah ada pasangan calon bupati dan wakil bupati yang bakal bertarung yaitu kabupaten Karangasem dengan pasangan paket calon IGA Mas Sumatri dan Made Sukerana dan Bangli ada Made Subrata dan Ngakan Kutha Parwata yang sudah dipastikan calon dari partai Golkar.

Klaster pemantapan yaitu klaster di mana kabupaten belum ditetapkan nama pasangan calon atau masih melakukan lobi untuk berkoalisi dengan partai lain, seperti halnya di kabupaten Tabanan dan Jembrana.

Namun, dua kabupaten ini juga sudah siap dengan para kandidat yang bakal maju dan perlu melakukan pematangan-pematangan baik di internal partai maupun diluar partai.

Untuk klaster yang terakhir ini, memang klaster yang ditunggu- tunggu oleh induk partai besutan Airlangga Hartarto, yaitu klaster Kejutan.

Di mana daerah kedua ini memang awalnya masih ada beban untuk melawan incumbent (petahana), namun masih ada peluang besar dengan kemunculan kejutan-kejutan dengan melihat peta politik dan animo para kader maupun kalangan non kader untuk maju bertarung pada Pilkada di Denpasar dan Badung.

“Persiapan perkuatan struktur sudah dilakukan, tinggal melakukan penyegaran kader di kecamatan, desa, hingga tingkat dusun dan saksi agar tetap berjalan bersamaan,” imbuh Sugawa yang juga sebagai politisi senior yang duduk sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali.

Sementara Gde Sumarjaya Linggih menyebut, pihaknya sementara ini (Partai Golkar) belum memiliki kepala daerah, namun ia tetap optimis bakal memenangkan Pilkada di 6 kabupaten/kota nanti.

Pihaknya mengajak semua kepala DPD dan kader untuk terus melakukan koordinasi maupun komunikasi untuk membangun koalisi dengan partai lain untu mematangkan kekuatan partai Golkar dalam Pilkada serentak nanti.

“Kami berharap kita bisa survive dalam pilkada di semua daerah yang mengikuti pilkada,” tegas pria yang sering disapa Demer.

Menghadapi Pilkada serentak Partai Golkar kata Demer sangat solid.

“Mudah-mudahan bisa dilaksanakan, dengan ciri partai Golkar yang santun, berbudaya, dan memberikan pendidikan politik kepada masyarakat,” pungkas Sugawa Korry mengakhiri pertemuan.

PENULIS : Nengah Budiarta

EDITOR : Oka Suryawan