Adat Istiadat Dan Budaya Gotong Royong
Adat Istiadat Dan Budaya Gotong Royong
sewa motor matic murah dibali

BANGLI, balipuspanews.com – Di era semarak teknologi digital sekarang ini, masyarakat Bangli masih tetap  pertahankan budaya gotong royong , adat istiadat, dan tradisi leluhur. Hal itulah yang di sampaikan Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta  selasa (9/7) saat mengawali menghadiri uleman/undangan serangkaian upacara puja wali di Pura Dalem Setra Agung Br. Sala Desa Abuan Susut , Sebelum menghadiri undangan lainnya yang tersebar di 4 kecamatan di kabupaten Bangli.

Pada kesempatan itu, Wabup Sedana  menyampaikan “ Kita disini hadir bukan hanya menghadiri undangan saja, akan tetapi ingin berbaur dengan masyarakat merasakan kentalnya kebersamaan dalam gotong royong ngayah mebat untuk persiapan sarana upacara”.

“Kita yakin,  Sad kertih untuk masyarakat Bangli sudah terlaksana dengan sangat baik, hal ini tercermin dari tulusnya pengorbanan yadnya, kebersamaan dan partisipasi masyarakat  betul betul bersumber dari swadaya masyarakat, tanpa memandang besar /kecilnya pengorbanan/biaya” ujar Wabup saat ngayah mebat.

Lebih lanjut disampaikan ,  untuk menjaga sebuah tradisi adat apalagi yadnya ditengah tengah era globalisasi sekarang ini  tidaklah mudah, akan tetapi, berkat tekad dan niat yang tulus untuk persembahan yadnya sebagai wujud srada bakti kita kehadapan ida betara, semua akan berjalan sesuai harapan dan rahmatnya.

“Kita boleh mengikuti perkembangan jaman namun, tradisi adat dan budaya harus tetap kita jaga dan pelihara” tegasnya.

Terkait banyaknya jadwal undangan yang harus ia hadiri serangkaian upacara keagamaan saat itu  dikatakan, merupakan bentuk pengabdian pada masyarakat dan selalu ingin beryadnya kehadapan ida betara

  “Hari ini memang banyak kunjungan ke masyarakat karna memang duasa/harinya banyak kegiatan keagamaan , dari pagi mulai di Sala ikut dengan masyarakat mebat untuk mempersiapkan sarana upacara, kemudian berkunjung kebantang melaspas balai masyarakat lanjut ke Serai Kintamani, intinya ada 15 kunjungan dalam sehari berkaitan dengan upacara dewa yadnya di masing paibon dan Desa Pakraman akan saya hadiri” jelasnya.

Sementara itu, Bendesa Pakraman Sala I Ketut Kayana mengatakan dirinya bersama masyarakat Sala sangat mengapresiasi kehadiran Wabup Sedana Arta yang turut ngayah mebat ditengah tengah tengah kerumunan masyarakat.

“Kehadiran bapak wakil bupati sangat berarti sekali, jadi tidak seperti biasanya datang hanya pada saat muspa saja,tapi datang pada saat persiapan upacara. Kami mengapresisi sekali kegiatan ini, sangat bagus sekali, apalagi nanti bisa melibatkan kalangan yang lebih luas dalam artian kehadiran para kepala dinas dan stafnya. Disamping kegiatan ini bisa menuntun , kegiatan ini juga bisa menjaga silaturahmi antara masyarakat dan pemerintah kabupaten Bangli” pungkasnya. (Rls/bpn/tim)