Pasutri Hendra dan Marini harus duduk dipesakitan PN Denpasar karena terlibat narkoba
sewa motor matic murah dibali

DENPASAR, balipuspanews.com- Pasangan suami istri ( Pasutri) Hendra Kusuma Wanto, 40, dan Marini Ansar Sari, 39, harus duduk dipesakitan PN Denpasar karena terlibat kasus narkoba.

Pasutri yang dikaruniai anak yang sudah remaja ini, terjerat kasus kepemilikan 11 paket plastik klip masing-masing berisi sabu dengan berat keseluruhan 35,75 gram netto.

Hal yang mencurigakan saat hakim I Gde Ginarsa,SH.MH membacakan amar putusan dengan nada seperti mengigau atau tidak terdengar suaranya. Hal ini membuat kedua terdakwa, juga pendamping hukum terdakwa hingga JPU sampai mencondongkan kepala untuk mendengar putusan hakim.

Suara hakim Ginarsa agak sedikit diperkeras ketika jelang ketok palu, itupun diulangi kembali olehnya soal putusan yang dibacakan.

“Saudara terdakwa sudah mendengar isi putusan tadi. Jadi kalian diputus hukuman penjara masing-masing selama sembilan tahun, silahkan kalian negoisasi dengan penasehat hukum sodara untuk memilih menerima, banding atau pikir-pikir,” kata Jaksa Ginarsa kepada pasutri ini.

Pun akhirnya kedua terdakwa maupun pihak JPU menyatakan pikir-pikir atas keputusan itu. Sebelumnya Jaksa Gusti Ayu Rai Artini,SH selaku penuntut umum mengajukan hukuman selama 13 tahun penjara.

Dalam putusan yang dibacakan di ruang Candra ini hakim meringankan hukuman lagi 4 tahun serta tetap dikenakan pidana denda sebesar Rp.1 miliar subsider 2 bulan penjara.

Dalam kasus ini, pasangan suami istri (Pasutri) dikenai Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No.35/2009 tentang Narkotika sesuai dakwaan alternatif pertama JPU.

Seperti yang terungkap dalam dakwaan JPU, perbuatan melawan hukum keduanya berhasil di Kamar Kos K Jalan Pulau Misol, Banjar Sumuh, Desa Tengkuumar, Denpasar Barat, pada tanggal 10 November 2018 sekitar pukul 04.00 Wita.

Dari tangan para terdakawa, ditemukan 11 paket plastik klip masing-masing berisi sabu dengan berat keseluruhan 35,75 gram netto. “Bahwa setelah ditanyakan kepada para terdakwa tentang kepemilikan paket sabu tersebut, terdakwa (I), Hendra, mengaku bahwa 9 paket sabu adalah milik seseorang bernama Mang Api yang terdakwa (I) ambil di Jalan Pulau Misol pada tanggal 10 November 2018 sekitar pukul 01.00 Wita.

“Sedangkan 2 plastik klip sabu adalag milik terdakwa (II), Marini yang diberikan oleh See yang merupakan pacar dari Mang Api,” tulis Jaksa Artini dalam dakwaan. ( jr/bas/tim/bpn)

 

 

TINGGALKAN PESAN

Please enter your comment!
Please enter your name here