Hampir 99 Persen Warga yang Meninggal Akibat Covid-19 di Kodya Denpasar Belum Divaksinasi

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai

DENPASAR, balipuspanews.com – Warga Kodya Denpasar yang meninggal akibat terpapar Covid-19 terus bertambah. Dari data yang didapatkan balipuspanews.com, sebanyak 98,8 persen warga yang meninggal belum divaksinasi Covid-19.

Hal tersebut diungkapkan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai ketika dikonfirmasi, Sabtu (24/7/2021).

“Kami menemukan data bahwa sejak awal pandemi, hanya 5 kasus kematian yang sudah divaksin. Sementara itu, hampir 98.8 persen belum menerima vaksin,” kata Dewa Rai.

Melihat kondisi tersebut, pihaknya akan mempercepat cakupan vaksinasi Covid-19 di Ibu Kota Provinsi Bali.

Dimana, berdasarkan data pertanggal (23/7/2021) Kota Denpasar telah jauh melampaui target 70 persen cakupan vaksinasi atau sebanyak 456.121 orang.

Baca Juga :  Sidang Paripurna Istimewa, Peringati Hari Jadi ke-64 Provinsi Bali

Dari lampuan target tersebut, sebanyak 616.121 warga denpasar telah menerima vaksinasi Covid-19 dosis pertama.

“Kalau dicari persentasenya, cakupan kami sudah 135,08 persen dari target 70 persen untuk dosis pertama,” katanya.

Sedangkan untuk vaksinasi dosis kedua, sebanyak 215.111 orang atau 47.16 persen.

Dewa Rai menuturkan cakupan ini merupakan yang tertinggi di Bali dibandingkan dengan kabupaten lainnya. Adapun jumlah penduduk wajib vaksin  di Kota Denpasar sebanyak 651.601 orang.

Sementara itu, untuk sisa stok atau dosis vaksin di Kota Denpasar sebanyak 35.763 dosis.

Penulis : Gde Candra

Editor : Oka Suryawan