Hampir Seminggu Menghilang, Pria 80 Tahun Ditemukan Meninggal di Tukad Dedari

- Advertisement -
- Advertisement -

BULELENG, balipuspanews.com – Sempat dinyatakan hilang sejak Selasa (15/8/2023) pukul 01.30 WITA, pria berusia 80 tahun bernama I Gede Sedana asal Banjar Dinas Pondok, Desa Petandakan, Buleleng ini ditemukan sudah tidak bernyawa di sebuah jurang yang tidak jauh dari rumahnya Senin (21/8/2023) sekitar pukul 10.00 WITA.

Kasi Humas Polres Buleleng AKP Gede Darma Diatmika menyampaikan, awalnya korban sempat dicari oleh pihak keluarga dibantu polisi, Basarnas, Babinsa dan warga sekitar. Bahkan dalam proses pencarian pihak keluarga sempat menggunakan gong dikarenakan korban meninggalkan rumah tanpa jejak ataupun petunjuk lain.

Sampai hari kelima petugas gabungan melakukan proses penyisiran di jurang yang memiliki kedalaman sekitar 20 meter tersebut korban tetap belum ditemukan dan petunjuk dugaan korban terpeleset ke jurang justru masih belum ditemukan.

“Jadi dari awal sampai hari ke lima petugas gabungan tidak berhenti untuk melakukan penyisiran. Namun hasilnya nihil dan tidak ada petunjuk korban terpeleset ke jurang yang ada didekat rumahnya,” ungkap AKP Darma saat ditemui, Senin (21/8/2023).

BACA :  Karya Yadnya di Pura Dalem Sari, Bupati Adi Arnawa Tegaskan Pentingnya Pelestarian Budaya

Akhirnya setelah lima hari pencarian, korban baru ditemukan dihari keenam oleh seorang warga asal Desa Sari Mekar, Buleleng bernama Putu Merta, 45. Dimana korban ditemukan lantaran Merta yang ketika itu mencari lebah madu di Tukad Kayehan Dedari mencium bau busuk atau bau tidak sedap.

Penasaran, saksi lantas mencoba mencari sumber darimana bau busuk itu berasal, dan betapa terkejutnya Merta yang mendapati jika bau tersebut berasal dari sesosok mayat yang sudah tergeletak membusuk di semak-semak dan masih menggunakan pakaian lengkap.

Karena takut, saksi langsung berlari untuk melaporkan temuannya kepada aparat Desa Petandakan. Hingga selang beberapa saat setelah menerima laporan, aparat desa bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa, warga dan salah satu keluarga korban mendatangi lokasi mayat ditemukan. Benar saja setelah di cek mayat tersebut merupakan jasad dari I Gede Sedana yang hilang misterius hampir seminggu.

“Setelah dipastikan jika itu korban, maka dilakukan proses evakuasi terhadap jenazah oleh Basarnas dan selanjutnya dibawa ke RSUD Buleleng untuk pemeriksaan luar agar bisa mengetahui apa penyebab kematian korban,” terang dia.

BACA :  Gubernur Bali Apresiasi Pandangan Fraksi-Fraksi DPRD terhadap Perubahan APBD 2026

Saat ditanya hasil pemeriksaan luar dan apa penyebab korban meninggal, AKP Gede Darma mengaku belum menerima hasil pemeriksaan dan belum bisa memastikan penyebabnya. Akan tetapi dugaan sementara dengan kondisi korban yang sudah linglung akibat usia ini, diduga terpeleset ke jurang sedalam kurang lebih 20 meter.

“Jenazah masih dititipkan di RSUD Buleleng untuk dilakukan proses pemeriksaan luar hasilnya belum saya terima dan kasus ini ditangani Polsek Singaraja,” pungkasnya.

Penulis : Nyoman Darma

Editor: Oka Suryawan 

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular