Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

Singaraja, balipuspanews.com — Kerusakan tanggul pengaman pantai akibat terjangan gelombang tinggi di kawasan obyek wisata kolam renang Air Sanih, Desa Bukti, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, akhirnya diperbaiki secara permanen oleh pihak Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida.

Made Sukresna selaku pengelola obyek wisata Air Sanih ketika ditemui mengungkapkan, pihak Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida melalui APBN tahun 2018, mengucurkan dana sebesar Rp 805 juta untuk proyek perbaikan tanggul pengaman pantai di obyek wisata Air Sanih.

Pria akrab disapa Jero Cilik menyebut, dari hasil kordinasi dengan pihak BWS dan Dinas PUPR Buleleng, perbaikan dinding tanggul pengaman pantai sebelumnya rusak akibat diterjang ombak itu, akan diperbaiki seperti semula dengan membangun struktur pelindung pantai yang dibuat sejajar pantai atau revetment sepanjang 77 meter dari arah timur ke barat, dengan ketinggian berkisar 3-4 meter.

Baca Juga: Total 43 Kapal Terbakar, Damkar Masih Disiagakan Padamkan Api

Sedangkan untuk waktu pengerjaannya, akan dilaksanakan selama 90 hari kalender, terhitung mulai 21 Juni 2018.

Namun begitu, demi keselamatan selama pelaksanaan pengerjaan revetment, disepakati bahwa pengerjaan dilaksanakan sesuai dengan pasang surut air laut.

“Artinya begini, jika bulan Purnama pengerjaan revetmen dilakukan pagi sampai siang hari saja. Ya, karena pagi sampai siang di saat bulan Purnama, air lautnya kan surut. Berbeda ketika Tilem (bulan mati), pengerjaannya dilakukan sebaliknya, mulai sore hingga malam hari,” ungkap Jero Cilik, Senin (9/7) sore.

Jero Cilik memastikan, obyek wisata kolam renang Air Sanih tetap aman untuk dikunjungi selama pengerjaan perbaikan tanggul pengaman pantai tersebut.

“Bagi pengunjung tidak usah khawatir, kolam renang tetap buka seperti biasa. Pengerjaannya kan di laut, jadi tidak mengganggu aktifitas pengunjung di kolam renang,” imbuhnya.

Pantauan di lokasi, satu unit alat berat mulai turun memperbaiki tanggul pengaman pantai yang rusak, tepat di utara kolam renang khusus anak-anak.

Selain itu, sejumlah truk nampak silih berganti menurunkan batu armour berukuran cukup besar yang nantinya digunakan untuk pembangunan revetment di obyek wisata Air Sanih.

Ketut Romansa ditunjuk selaku mandor oleh CV Wisnu Jayatama mengaku pihaknya akan berupaya untuk mempercepat penyelesaian pengerjaan pembangunan revetment di obyek wisata kolam renang Air Sanih.

“Kami berupaya akhir bulan Agustus ini pekerjaan semuanya sudah selesai, dan revetment bisa berdiri kokoh kembali,” katanya.

Imbuh Romansa, tahap awal pembangunan revetment dimulai dari pengerjaan galian dan timbunan pasir, kemudian pemasangan non-woven geotextile, dilanjutkan pemasangan lapis armour dan lapis underlayer, sebelum nantinya dilakukan pengerjaan pemasangan batu kali, begesting dan pembesian pada tahap akhir proyek revetment.

Pihaknya pun meyakini, revetmen dibangun kali ini akan dapat bertahan lebih lama karena terdapat penambahan sejumlah bahan material.

“Penambahan utamanya pada batu armour berfungsi untuk menghalau ganasnya ombak ketika terjadi air pasang dan ombak besar. Gelombang sudah  pecah, dan tidak menembus sampai bangunan revetment,” pungkasnya.

Tinggalkan Komentar...