Main pukul (ilustrasi)
sewa motor matic murah dibali

KUTA, balipuspanews.com -Kasus penganiayaan terjadi di depan Burger King di Jalan Legian Kuta, Sabtu (29/11/2019) dinihari. Seorang wisatawan asal Australia, Whiting Zac William (18) kini mendekam dalam tahanan Polsek Kuta setelah memukul security setempat hanya karena handphone hilang.

Kasus ini kini ditangani Polsek Kuta, setelah menerima laporan dari korbannya, Adni Junus Liu (33). Korban yang bekerja sebagai security Burger King di Jalan Legian Kuta itu menerangkan, dirinya dipukuli pelaku Whiting Zac William asal Australia, pada  Sabtu (29/11/2019) sekitar pukul 02.45 Wita.
Pemukulan berawal saat korban asal Rote Nusa Tenggara Timur itu sedang duduk di depan Burger King. Korban melihat ada beberapa wisatawan asing ribut-ribut dengan tukang ojek. Keributan disebabkan masalah hilangnya handphone teman pelaku. Pria yang tinggal di Jalan Mertasari Gang Kubu Kresna No 8, Kerobokan Kelod, Kuta Utara Badung itu menegur orang asing tersebut agar tidak ribut ditempatnya bekerja.
Sementara pelaku William tidak mengubris teguran korban, ia malah mencari handphonen yang hilang. Tak lama, pelaku William datang lagi dan menanyakan kepada korban handphonenya yang hilang tersebut. “Apakah melihat orang yang mengambil HP, kan kamu yang kerja disini,” kata pelaku.
Tidak senang dengan pertanyaan pelaku, korban menjawab tidak tahu. “Kalau kehilangan didalam restoran mungkin saya tahu, kalau kehilangan diluar restaurant saya tidak tahu” kata korban.
Namun, pelaku yang menginap di Kuta Town House Hotel Jalan Popies 1 Kuta Badung, tetap memaksa. Bahkan pelaku minta korban untuk bertanggung jawab atas hilangnya handphone temannya. Namun belum sempat menjawab, pelaku William memukul dengan tangan mengepal dan mengenai wajah korban.

Akibat penganiayaan itu, korban mengalami luka robek pada pelipis sebelah kiri. Atas kejadian tersebut selanjutnya dilaporkan ke Polsek Kuta.
Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Kuta yang menerima laporan penganiayaan segera melakukan olah tkp dan mencari saksi-saksi.
Kemudian pelaku William berhasil diringkus di tempat menginapnya Kuta Town House Hotel Jl.Popies 1 Kuta Badung. Selanjutnya diduga pelaku diamankan di Polsek Kuta guna proses lebih lanjut. “Pelaku pemukulan sudah kami tangkap dan keterangannya masih didalami,” ujar Iptu Ika.
Setelah diinterogasi, pelaku William mengaku memukul korban sebanyak 2 kali dengan menggunakan tangan mengepal kebagian wajah. Selain itu, pelaku mengaku memukul karena marah ke korban terkait hilangnya handphone temannya diseputaran Burger King. “Pelaku mengaku marah ke korban karena handphonenya hilang di TKP,” tandasnya. (pl/bpn/tim)