Tempat Kejadian Perkara (TKP).

KUBUTAMBAHAN, balipuspanews.com — Kecelakaan maut di jalur cepat Singaraja-Amlapura telan korban jiwa. Pengendara sepeda motor (Pemotor) I Wayan Suliantara (68) beralamat di Banjar Antasari, Desa Pacung, Kecamatan Tejakula, Buleleng, tewas setelah motor ditungganginya menghantam dump truk di kilometer 14,00, persisnya di depan markas Kompi Raider 900, Banjar Tukad Ampel, Desa/Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, Kamis (13/2) sekira pukul 13.30 siang.

 

Seizin Kapolres Buleleng, Kasubbag Humas Iptu Gede Sumarjaya mengungkapkan, kronologi kecelakaan maut itu bermula saat korban menunggangi motor Honda Supra X DK 2404 AAP melaju dari arah barat (Kubutambahan) menuju timur (Tejakula). Mendekati lokasi kejadian, pada saat bersamaan dari arah berlawanan meluncur dump truk dikemudikan Putu Edi Endrawan (28) alamat Banjar Asah,  Desa Gobleg, Kecamatan Banjar, Buleleng.

 

“Korban mengambil haluan terlalu ke kanan sehingga menabrak kepala bagian kanan dump truk yg datang dari arah timur (Kubutambahan) ke barat (Singaraja) sehingga menyebabkan terjadinya lakalantas,” ungkap Kasubbag Sumarjaya, Kamis (13/2).

 

Akibat benturan, korban Suliantara mengalami luka cukup parah sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit.

 

“Sempat dilarikan, namun nyawa korban tak tertolong. Korban mengalami luka parah terbuka pada paha kaki kanan, patah pada betis kaki kanan, patah tulang rusuk, luka terbuka pada lengan atas tangan kanan dan dalam kondisi tidak sadarkan diri. Sedangkan pengemudi truk mengalami  luka lecet lengan tangan kiri,” pungkasnya.

 

Kasus laka lantas masih dalam proses penyelidikan Unit Laka Polsek Kubutambahan dan Unit Laka Lantas Polres Buleleng.