Hantam Pohon, Pengendara Nmax Meninggal Dunia di Desa Bondalem

Polisi saat melaksanakan olah TKP Kecelakaan tunggal di Kilometer 30.100 Wilayah Banjar Dinas Kelod Kangin, Desa Bondalem
Polisi saat melaksanakan olah TKP Kecelakaan tunggal di Kilometer 30.100 Wilayah Banjar Dinas Kelod Kangin, Desa Bondalem

BULELENG, balipuspanews.com – Berselang satu hari jalur Singaraja-Amlapura tepatnya di Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula, Buleleng telah memakan korban meninggal sebanyak 3 orang. Jika sebelumnya pada Kamis (25/11/2021) kecelakaan terjadi di Kilometer 31.800 Wilayah Banjar Dinas Celagi Batur dan mengakibatkan meninggalnya pasangan suami istri.

Pada hari berikutnya tepatnya pada Jumat (26/11/2021) sekitar pukul 13.30 WITA tidak jauh dari lokasi sebelumnya tepatnya di Kilometer 30.100 Wilayah Banjar Dinas Kelod Kangin seorang pengendara sepeda motor Nmax dengan nomor polisi DK 4507 UAS mengalami kecelakaan tunggal dan menyebabkan pengendara meninggal dunia.

Kronologi terjadinya kecelakaan tersebut berawal dari pengendara sepeda motor Nmax bernama Putu Sri Wahyuni,49, asal Banjar Dinas Ngis, Desa Tembok, Kecamatan Tejakula, Buleleng datang dari arah Singaraja menuju kearah timur lalu mendahului sebuah mobil box dengan nomor polisi DK 8952 BG.

Baca Juga :  Buka Masa Sidang 2022-2023, Puan: DPR Sudah Rampungkan 43 UU Dalam 3 Tahun

Sesudahnya berada didepan mobil box korban kemudian ingin mendahului sebuah truk yang saat itu sedang berada didepan korban dan mengangkut tabung gas. Alhasil korban yang nekat kemudian memilih untuk mendahului dari kiri, akan tetapi justru sepeda motor korban oleng lalu menabrak batang pohon mangga.

Sontak hal itu membuat korban terpental ke depan pohon tepatnya disebelah Utara as jalan. Sementara itu sepeda motor korban menghantam bagian depan kiri mobil box yang sebelumnya disalip korban. Akibatnya korban mengalami luka benjol di pelipis mata kiri, keluar darah dari mulut, hidung serta telinga, lecet tangan kiri dan leher bengkak.

“Benar kecelakaan tunggal korban sempat dibawa ke Puskesmas I Tejakula untuk ditolong tapi setelah dirawat korban dinyatakan meninggal dunia,” jelas Kasi Humas Polres Buleleng, IPTU Gede Sumarjaya saat dikonfirmasi, Sabtu (27/11/2021) siang.

Baca Juga :  Ditabrak Mobil, Pengendara Motor Asal Tamblang Meregang Nyawa

Akibat dari kecelakaan tunggal tersebut saat ini sepeda motor korban hancur dengan kerugiaan materi diperkirakan sekitar Rp 1 Juta. Dugaan sementara kecelakaan itu diakibatkan kurang hati-hatinya korban serta tidak memperhatikan arah di depannya sebelum mendahului.

“Saat ini jenazah sudah dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan,” tandasnya.

Penulis : Nyoman Darma

Editor : Oka Suryawan