Jumat, Oktober 30, 2020
Beranda Editor's Picks Hari Anak Nasional Ditengah Covid-19, IA Ketut Candrawati, S.Sos: Biarkan Mereka Tumbuh...

Hari Anak Nasional Ditengah Covid-19, IA Ketut Candrawati, S.Sos: Biarkan Mereka Tumbuh dalam Kegembiraan

TABANAN, balipuspanews.com – Bertepatan dengan Kamis tanggal 23 Juli 2020 kemarin, bangsa ini memperingatinya sebagai salah satu hari penting. Yakni diperingati sebagai Hari Anak Nasional.

Gaung Hari Anak Nasional ini seakan tenggelam akibat masih mewabahnya virus corona atau covid-19. Meski demikian, makna dan spiritnya harus tetap digelorakan mengingat anak-anak adalah aset sekaligus harapan masa depan bagi sebuah bangsa.

Hal seperti itu juga terungkap dari salah satu tokoh perempuan Bali atau Ketua Garda Wanita (Garnita) Malahayati Nasdem Bali IA. Ketut Candrawati, S.Sos. Saat dihubungi via telepon seluler pribadinya, ia mengatakan bahwa keberadaan anak-anak jelas sangat penting bagi sebuah bangsa, termasuk pula bagi bangsa ini.

“Keberadaan anak-anak jelas sangat penting. Mereka adalah aset bangsa sekaligus pula harapan bagi masa depan bangsa,” ungkapnya, Jumat pagi (24/7).

Seingatnya, peringatan Hari Anak Nasional pada tahun-tahun sebelumnya cukup meriah. Diakuinya, gaung peringatan tahun ini terkesan sepi bahkan terkesan tidak diperingati baik di daerah hingga nasional tentu karena dampak pandemi covid 19.

Meski demikian imbuhnya, spirit dan pemaknaannya harus tetap dinyalakan. Seperti apa makna peringatan Hari Anak Nasional ditengah pandemi covid-19 bagi anggota Komisi IV dan Ketua Fraksi Nasdem DPRD Tabanan ini?

“Seperti yang sudah saya sebutkan tadi bahwa anak-anak merupakan aset bangsa sekaligus juga harapan masa depan bagi sebuah bangsa. Sehingga sejak dini anak-anak harus diberi ruang yang indah bagi pertumbuhannya,” jelasnya.

Hal tersebut menurutnya sangat relevan dengan thema peringatan Hari Anak Nasional tahun 2020 ini. Yakni Anak Terlindungi, Indonesia Maju dengan sub thema Anak Indonesia Gembira di Rumah.

Candrawati memaparkan, terkait dengan thema dan sub thema peringatan Hari Anak National tadi, maka semakin jelaslah bahwa anak-anak harus terlindungi. Terutama terlindungi dalam hak hidup dan tumbuh kembangnya.

Terlindungi dalam hak hidup dan tumbuh kembangnya, maka setiap anak harus diberikan makan yang sehat dan bergizi, kebebasan menikmati masa kecilnya dengan bermain dan belajar serta pengawasan orang tua dalam proses tumbuh kembangnya tersebut.

Semua proses itu lanjut Candrawati, tentu dilakukan dalam suasana gembira. Sehingga anak-anak akan tumbuh menjadi generasi yang sehat dan berbahagia yang kemudian berdampak menjadi generasi yang penuh semangat, dedikasi dan berkwalitas dalam membangun daerah maupun bangsanya.

Sementara terkait dengan sub thema peringatan Hari Anak Nasional tahun ini yakni Anak Indonesia Gembira di Rumah, Srikandi Partai Nasdem asal Desa Tua, Kecamatan Marga ini mengatakan bahwa pandemi covid-19 telah memaksa banyak hal harus dilakukan dari rumah. Termasuk pula proses belajar dan bermain bagi anak -anak. Kondisi ini tentu membuat anak-anak merasa jenuh dan bosan.

“Jangankan anak-anak, kita yang dewasa juga merasa jenuh dirumah terus akibat pandemi covid-19 ini,” ujarnya.

Meski demikian urainya, anak-anak harus dibuat dalam suasana yang selalu gembira. Seperti misalnya dengan menemaninya belajar, bermain atau menanamkan pengalaman sederhana namun mendasar dalam hidupnya. Seperti mengajarkannya berkebun, beternak dan sejenisnya.

Candrawati juga memandang bahwa pandemi covid-19 dan himbauan agar beraktifitas dari rumah ini juga ada unsur positif dalam tumbuh kembangnya anak. Yakni anak dan orang tua memiliki lebih banyak waktu untuk berkomunikasi, sehingga anak akan merasakan dan menikmati kehangatan dalam sebuah keluarga.

“Itu tentu juga akan sangat berpengaruh bagi tumbuh kembang dan masa depan anak. Kehangatan hidup dalam keluarga akan menjadi ‘vitamin’ bagi anak sehingga nantinya mereka akan menjadi generasi yang selalu berpikir positif, berkwalitas dan bertanggung jawab terhadap diri, lingkungan, daerah maupun bangsanya,” tutupnya.

Penulis: Ngurah Arthadana

- Advertisement -

Mobil Terguling di Renon, Tidak Ada Korban Jiwa

DENPASAR, balipuspanews.com-Mobil Honda HRV terguling di Jalan Cok Agung Tresna Renon, Denpasar, pada Senin (26/10/2020) sore. Meski demikian tidak ada korban jiwa dalam peristiwa...

Usut Praktik Jual Beli Senjata Ilegal ke Separatis Papua

JAKARTA, balipuspanews.com - Praktik jual beli senjata ilegal ke Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua, yang melibatkan oknum anggota Brimob harus diselidiki secara tuntas...
Member of