Minggu, Mei 19, 2024
BerandaNasionalJakartaHari Guru Nasional 2023, Presiden Berharap 2024 Rekrutmen Guru ASN P3K Mencapai...

Hari Guru Nasional 2023, Presiden Berharap 2024 Rekrutmen Guru ASN P3K Mencapai 1 Juta

JAKARTA, balipuspanews.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional Tahun 2023 yang digelar di Britama Arena, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu (25/11/2023).

Kepala Negara menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh guru serta jajaran pendidik di Tanah Air.

“Atas nama pribadi, atas nama pemerintah, atas nama rakyat, saya mengucapkan terima kasih atas dedikasi, atas kontribusi para guru dalam mendidik generasi muda Indonesia, dalam mendidik kita semuanya,” ujar Presiden.

Kepala Negara menyampaikan pemerintah terus berkomitmen memberikan dukungan kepada para guru termasuk meningkatkan kesejahteraannya. Berdasarkan laporan dari Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem Makarim serta Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas, rekrutmen guru ASN P3K tahun 2021 dan tahun 2022 telah terdapat 544 ribu guru honorer yang lolos seleksi ASN P3K.

“Dan harapan kita nanti dalam 3 tahun akan ada kurang lebih 840 ribu guru yang direkrut sebagai ASN P3K dan 2024 nanti akan mencapai 1 juta guru ASN P3K,” ungkap Presiden.

BACA :  75 Persen Wajah Lama Dilantik Sebagai PPK untuk Sukseskan Pilkada Karangasem

Presiden menyebut bahwa menjadi guru merupakan pekerjaan yang tidak mudah. Bahkan, sebuah riset dari lembaga internasional mengatakan bahwa tingkat stres yang dialami guru lebih tinggi dari pekerjaan lainnya karena tiga hal.

“Yang pertama karena perilaku siswa, yang kedua karena perubahan kurikulum, yang ketiga karena perkembangan teknologi,” ungkap Presiden.

Presiden pun berharap para guru dan tenaga pendidik di Tanah Air terus berinovasi, beradaptasi dengan segala perubahan zaman dan perkembangan teknologi. Hal tersebut penting untuk mencetak sumber daya manusia Indonesia yang unggul menuju Indonesia Maju.

“Hidup Guru! Hidup Guru! Hidup PGRI! Solidaritas!” ujar Presiden.

Turut mendampingi Presiden dalam acara tersebut yakni Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem Makarim, Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono, dan Ketua Umum Pengurus Besar (PB) PGRI Unifah Rosyidi.

Kunci Indonesia Maju

Pada bagian sambutannya, Presiden Joko Widodo menekankan pentingnya pembangunan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Sebab
Indonesia akan berada pada puncak bonus demografi pada tahun 2030 hingga 2035 mendatang.

BACA :  Merapat ke Demokrat, Doni Riana Siap Kawal 39 Ribu Suara Pendukung

Kesempatan yang hanya datang sekali dalam sebuah peradaban negara tersebut harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya agar Indonesia dapat melompat menjadi negara maju.

“Ini adalah kesempatan emas bagi kemajuan negara kita Indonesia apabila bisa memanfaatkannya,” ujarnya.

Oleh sebab itu, Presiden menekankan bahwa pembangunan kualitas SDM menjadi kunci untuk menuju Indonesia Maju. Bahkan, beberapa lembaga internasional juga mengatakan hal serupa.

“Saya sudah berbicara dengan banyak lembaga-lembaga internasional, kuncinya itu ada di pembangunan sumber daya manusia. Kualitas sumber daya manusia itu menjadi kunci,” ucap Presiden.

Presiden mengatakan bahwa kualitas SDM yang baik dapat diraih dengan bantuan guru-guru Indonesia yang unggul dan hebat. Guru yang menjadi pembimbing, motivator, mentor, sahabat sekaligus guru yang menjadi panutan.

“Kalau di Jawa ini ada guru iku digugu lan ditiru, guru itu dipercaya dan dijadikan panutan,” tegas Presiden.

Presiden menyebut, pemerintah menaruh harapan besar kepada para guru di seluruh Indonesia. Presiden berharap para guru dan jajaran pendidik terus memperjuangkan pendidikan yang inklusif, aman, nyaman, dan menyenangkan bagi anak-anak Indonesia.

BACA :  Sambut WWF, Diskusi Ajaran Sad Kerti Loka Wujudkan Keberlangsungan Kehidupan Dunia

“Sekolah harus menjadi taman belajar untuk menumbuhkembangkan bakat dan potensi anak menjadi anak yang kokoh secara fisik, emosional, dan spiritual serta anak yang cerdas dan terampil,” ujarnya.

Penulis : Hardianto
Editor : Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -
TS Poll - Loading poll ...

Most Popular