28.7 C
Denpasar
26/01/2022, 10:46 PM
DenpasarHari HANI, BNNP Bali Akan Musnahkan Sabu Sekilo Hasil Tangkapan

Hari HANI, BNNP Bali Akan Musnahkan Sabu Sekilo Hasil Tangkapan

balipuspanews google news

DENPASAR, balipuspanews.com – Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) akan diperingati secara serentak di Indonesia, di Istana Negara oleh Presiden RI Joko Widodo, pada Senin (28/6/2021).

Sementara di Bali, peringatan HANI ini diselenggarakan secara streaming dan dihadiri oleh perkompinda yang berlangsung di Kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali di Jalan Kamboja Denpasar.

“Sebagai bentuk keprihatinan dalam meningkatkan kerjasama di jajaran stakeholder dalam rangka P4GN, kami akan memusnahkan barang bukti narkotika hasil tangkapan BNNP berupa ganja sekitar kurang lebih 50 gram bruto dan sabu hasil tangkapan 1 kg,” terang Kepala BNNP Bali Brigjen Pol Gede Sugianyar Dwi Putra, pada Minggu (27/6/2021).

Jenderal bintang satu dipundak itu mengatakan dalam rangka HANI 2021, pihaknya akan terus menekan laju peredaran narkotika khususnya di Bali, sesuai program taqline yang dicanangkan Kepala BNN RI Komjen Pol Petrus Reinhard Golose yakni “War On Drugs” menuju Indonesia bersinar.

“Jadi, maknanya adalah perang melawan narkoba itu dalam rangka mewujudkan Indonesia Bersih Narkoba (Bersinar). Dalam konteksnya di Bali perang melawan narkoba tidak hanya fokus pada penegakan hukum menangkap bandar dan pengedar tapi juga melakukan tindakan bersifat soft power dan teknologi smart power,” terangnya.

Kegiatan yang bersifat soft power, kata Brigjen Sugianyar, hal ini sudah menjadi atensi bersama bahwa berdasarkan penelitian peningkatan peredaran narkoba menyasar usia produktif 15 tahun hingga 65 tahun. Sehingga dengan peningkatan usia produktif tersebut, perlu kiranya memberikan edukasi kepada generasi muda dalam bahaya laten narkoba.

“Terutama meningkatkan persepsi dari anak muda, jangan sampai ada kesan trash terhadap penyalahgunaan narkoba menurun. Ada beberapa kelompok LSM tertentu berupaya untuk melegalkan atau mengatakan bahwa memakai narkoba itu adalah sesuatu yang tidak membahayakan bagi kesehatan jiwa dan fisiknya,” sebut jenderal asal Gianyar ini.

Nah, tentunya pemahaman ini harus dilakukan secara bersama-sama dengan stakeholder khususnya di bidang ilmu kesehatan, kelompok pemimpin formal dan in formal. Sedianya harus memberikan pemahaman bahwa apapun alasanya dari sisi kesehatan sangat membahayakan.

Khusus ganja, banyak yang menyampaikan bahwa itu tidak membahayakan, ternyata secara resmi berbahaya dan masuk golongan 1. Dalam hal ini harus ada regulasinya dan itu sudah diatur oleh Undang-undang (UU).

“Kalau kita aparat penegak hukum tunduk pada peraturan UU yang berlaku. Sepanjang hukum yang mengatur, kita harus tetap melakukan penegakan hukum,” tegas mantan Kepala BNNP Nusa Tenggara Barat ini.

Upaya edukasi lainnya, kata jenderal yang pernah menjabat Kabid Humas Polda Bali ini yakni generasi muda jangan pernah untuk mencoba-coba atau memakai narkoba. Sebab, bila sekali mencoba akan menjadi kecanduan dan itu akan mengenai sistem syaraf dan tidak bisa disembuhkan.

“Istilahnya tidak bisa disembuhkan contohnya demam itu kan kondisi badan turun 20 persen jadi 80 persen. Nah setelah diobati bisa pulih lagi kondisi 100 persen. Tapi kalau kecanduan narkoba kalau sudah dipulihkan, kondisi kita 80 persen ya tetap 80 persen karena sistem saraf kita rusak dan tidak bisa diperbaiki. Bagaimana kita bisa menghidupi 80 persen itu, ya hidup normal dan tidak teringat lagi menggunakan narkoba, kami akan rehabilitasi,” bebernya.

Mantan Direktur Lantas Polda Papua ini kembali menegaskan upaya pendekatan soft power dilakukan kepada orang yang sudah terlanjur terkena narkoba. Mereka sejatinya akan dirangkul dan diajak untuk rehabilitasi. Pada prinsipnya, para pecandu narkoba wajib direhabilitasi, tidak ditangkap dan privasinya dijamin.

“Itu upaya yang akan kita lakukan sistem softpower itu bagi yang belum terkena narkoba dan bagi mereka yang sudah terlanjur kena narkoba,” terangnya.

Nah bagaimana dengan teknologi smarf power ? Brigjen Sugianyar mengatakan penggunaan teknologi dibidang penegakan hukum karena pada dasarnya kemajuan teknologi diikuti oleh jaringan pengedar narkoba. Terlebih mereka menggunakan sistem online, penjualan lewat daring, penjualan tidak perlu ketemu langsung bayar transfer dan barangnya diambil di suatu tempat.

“Itu kan menyulitkan dari pihak aparat penegak hukum sehingga sejalan dengan perkembangan teknologi itu. Teknologi Smart Power juga kita berbasis digital menggunakan media sosial untuk melakukan upaya upaya desinasi informasi kepada mereka,” ungkapnya.

Kemudian dalam hal memerangi jaringan narkoba lintas provinsi seperti yang pernah diungkap BNNP Bali dengan menyita 44 kg dan menangkap bandar narkoba di Terminal Mengwi Badung, pekan lalu.

Pihak BNNP juga membutuhkan kerjasama stakeholder lainnya khususnya pihak divisi lapas guna mendukung upaya BNN untuk bersinergi menangkap oknum yang terlibat dalam jaringannya.

“Kalau mereka bandel akan dikirim ke lapas narkotika Bangli yang memiliki pengamanan super ketat. Kalau masih bandel lagi akan dikirim ke Nusa Kambangan. Biar ada efek jera,” tegasnya.

Jenderal Sugianyar kembali menegaskan bahwa pihaknya sangat intens kerjasama dengan jajaran Ditresnarkoba Polda Bali, Polres dan Bea Cukai yang sangat luar biasa memerangi narkoba khususnya di Bali. Ia pun berharap dengan bersinergi dalam hal penegakan hukum menangkap para bandar dan pengedar narkoba niscaya bisa memujudkan Bali Bersinar.

Penulis : Kontributor Denpasar  

Editor : Oka Suryawan

- Advertisement -
- Advertisment -
Balipuspanews TV
Video thumbnail
Ular Pura Goa Lawah Muncul, Warga Menyebut Sebagai Pertanda Baik
01:29
Video thumbnail
Cegah Penularan Covid 19, Besuk Tahanan Dilarang
01:35
Video thumbnail
Rutan Polresta Membludak, Mayoritas Tahanan Narkoba dan Kriminal
02:19
Video thumbnail
Pantai di Klungkung Akan Dibuatkan Tanggu Pengaman
01:44
Video thumbnail
Pasca Berstatus Zona Hijau, RSU Klungkung Kembali Rawat Pasien Covid 19
02:13
Video thumbnail
Atlet Muaytai Klungkung Raih Lima Medali di Kejurnas Makassar
02:12
Video thumbnail
Warga Resah, Babi Milik Warga Abang Mati Misterius
02:01
Video thumbnail
Pasien Isoman di Denpasar Mulai Dipindahkan ke Isoter
02:17
Video thumbnail
Rest Area Goa Jepang Akan Menjadi Tempat Rekreasi
01:44
Video thumbnail
Hindari Tahanan Kembali Kabur, Polres Revitalisasi Sel
02:23
Video thumbnail
Hadapi Varian Omicron, Masyarakat Jangan Panik, Tetap Disiplin Prokes
02:50
Video thumbnail
Pengamen dan Gepeng di Denpasar Dipulangkan ke Daerah Asal
02:15
Video thumbnail
Harga Minyak Goreng di Klungkung Dipastikan Stabil
02:02
Video thumbnail
Pelayanan Vaksinasi Booster di Puskesmas Mulai Dilakukan
02:07
Video thumbnail
Seminggu, Minyak Goreng di Buleleng Harus Menyesuaikan di Harga Rp 14 Ribu
01:53
Video thumbnail
Vaksin Booster Sudah Bisa Dilakukan di Puskesmas, Ini Syaratnya
01:36
Video thumbnail
Polisi Bubarkan Kerumuman yang Bisa Meresahkan Masyarakat
01:36
Video thumbnail
BLT DD di Buleleng Kembali Bergulir
02:32
Video thumbnail
Ciptakan Ekosistem Ekonomi Digital, Bandara Ngurah Rai Dukung QRIS
03:10
Video thumbnail
Monumen “Sita Kepandung” Akan Dibangun di Simpang Enam Denpasar
03:20
Video thumbnail
Tiga Tahanan Kasus Pencurian Kabur
01:20
Video thumbnail
Desa Adat Buleleng Sepakat Tak Buat Ogoh Ogoh
02:42
Video thumbnail
Berkunjung ke Gianyar, Kak Seto Ajak Anak Dengarkan Dongeng
02:52
Video thumbnail
Korsleting Kerap Jadi Pemicu Kebakaran, Damkar Karangasem Himbau Warga Perhatikan Instalasi Listrik
01:52
Video thumbnail
Bali Kembali Dipilih Jadi Tuan Rumah Event Bertaraf Internasional
03:01
Video thumbnail
Harga Bawang Merah Turun Petani Kintamani Menjerit
02:08
Video thumbnail
Capaian Vaksin Sudah Penuhi Target, Buleleng Siap Terima Booster Dosis III
01:55
Video thumbnail
Pawai Ogoh Ogoh di Jembrana Menunggu Perkembangan Kasus Covid-19
03:42
Video thumbnail
Vaksinasi Anak Usia 6 11 Tahun Masuk Dosis ke II
02:23
Video thumbnail
Vaksin Booster Dimulai, Masyarakat Diminta Cek Tiket dan Jadwal Vaksinasi di PeduliLindungi
02:09
Video thumbnail
Bali Siap Terima Booster Dosis Ketiga
02:44
Video thumbnail
Penjual Hewan Penular Rabies di Pasar Satria Ditertibkan
02:21
Video thumbnail
Cegah Terjadinya Banjir, Pembersihan Saluran Air di Denpasar Terus Digencarkan
02:06
Video thumbnail
Badai dan Puting Beliung di Selat Bali, Penyeberangan Kembali Lumpuh
01:52
Video thumbnail
PTMT 100 Persen di Buleleng Sudah Mulai Dilakukan, Prokes Harus Tetap Diawasi
02:14
Video thumbnail
Tekan Penularan Kasus, Tracing Jemput Bola Terus Digencarkan di Denpasar
02:01
Video thumbnail
Diterjang Derasnya Air Sungai, Akses Jalan Menuju Villa dan Pantai di Tegal Besar, Klungkung Putus
01:42
Video thumbnail
Selama Dua Minggu Kasus Covid-19 Naik, Satgas Minta Warga Lebih Waspada
01:38
Video thumbnail
Tambah Daya Tarik Wisatawan, Pantai Jungutbatu, Nusa Penida Akan Ditata
02:14
Video thumbnail
Polisi Diminta Usut Tuntas Dugaan Vaksin Booster Ilegal
02:14
Video thumbnail
Puluhan Ekor Penyu Hasil Tangkapan Pangkalan TNI AL Dilepas di Pantai Kuta
01:30
Video thumbnail
Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Penyebrangan di Pelabuhan Gilimanuk Sempat Ditutup
01:48
Video thumbnail
Penanganan Omicron Diminta Fokus ke Faskes, Bukan Lagi pada Angka Penularan
02:25
Video thumbnail
Seniman Recycle Apresiasi Lampu Hijau Pembuatan Ogoh-Ogoh Sambut Nyepi Caka 1944
01:45
Video thumbnail
Pembuatan Ogoh-ogoh Diizinkan, MDA Buleleng Tekankan Beberapa Poin
02:29
Video thumbnail
Dengan Penerapan Prokes Ketat, Pawai Ogoh-ogoh Akan Digelar di Denpasar
03:33
Video thumbnail
Antisipasi Varian Baru, Kodim 1609/Buleleng Rapid Acak di Sekolah
02:42
Video thumbnail
Bus Sekolah di Buleleng Mulai Uji Coba Layani Trayek Dalam Kota
02:37
Video thumbnail
Pembelajaran Tatap Muka, Siswa Wajib Punya Aplikasi PeduliLindungi
01:41
Video thumbnail
Disdikpora Karangasem Persiapkan PTM 100 Persen
01:19
Member of