Senin, Oktober 26, 2020
Beranda Bali Denpasar Hari Ini 13 Orang Sembuh di Denpasar, Pasien Positif Covid-19 Bertambah 29...

Hari Ini 13 Orang Sembuh di Denpasar, Pasien Positif Covid-19 Bertambah 29 Orang

DENPASAR, balipuspanews.com – Angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar terus menunjukkan hasil yang membaik.

Hari ini, Sabtu (4/7/2020), tercatat jumlah kesembuhan harian sebanyak 13 orang.

Pun demikian, pada waktu yang sama tercatat penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 29 orang.

Dimana, jumlah tersebut terdiri atas 17 orang kasus positif baru dengan riwayat perjalanan dalam daerah, 9 orang OTG dan 3 orang PDP yang dinyatakan positif Covid-19.

“Kita patut bersyukur kasus pasien sembuh terus bertambah setiap hari, rasa optimisme harus ada, hari ini sembuh 13 orang, dan pasien positif bertambah 29 orang,” ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, Sabtu (4/7/2020).

Adapun penambahan kasus positif tersebut yakni yang pertama berasal dari Desa Dauh Puri Kauh seorang perempuan usia 43 tahun.

Kemudian asal Kelurahan Peguyangan dua orang perempuan usia 49 dan 33 tahun.

Kelurahan Dauh Puri dua orang perempuan usia 32 dan 32 tahun.

Kelurahan Pemecutan seorang perempuan usia 55 tahun dan seorang laki-laki usia 55 tahun.

Kelurahan Sesetan seorang perempuan usia 54 tahun dan tiga orang laki-laki usia 50, 18 dan 30 tahun.

Desa Padangsambian Kaja dua orang perempuan usia 23 dan 40 tahun.

Kelurahan Pedungan seorang laki-laki usia 24 tahun.

Kelurahan Panjer seorang laki-laki usia 20 tahun dan seorang perempuan usia 52 tahun.

Kelurahan Kesiman seorang perempuan usia 50 tahun.

Kelurahan Padangsambian seorang perempuan usia 29 tahun dan seorang laki-laki usia 39 tahun.

Asal Desa Pemecutan Kaja seorang laki-laki usia 66 tahun.

Lalu asal Desa Dangin Puri Kangin seorang perempuan usia 39 tahun.

Desa Pemogan seorang laki-laki usia 25 tahun dan seorang perempuan usia 24 tahun.

Desa Tegal Kerta seorang perempuan usia 52 tahun.

Selanjutnya Desa Sidakarya seorang perempuan usia 10 tahun dan seorang laki-laki usia 8 tahun.

Desa Tegal Harum seorang laki-laki usia 36 tahun.

Desa Dauh Puri Kelod seorang laki-laki usia 31 tahun.

Terakhir, asal Desa Kesiman Kertalangu seorang laki-laki usia 44 tahun.

Sementara itu, untuk kasus sembuh yakni asal Kelurahan Padangsambian seorang laki-laki usia 35 tahun.

Kelurahan Penatih seorang perempuam usia 35 tahun dan seorang laki-laki usia 48 tahun.

Asal Desa Sumerta Kauh seorang perempuan usia 36 tahun.

Kelurahan Panjer seorang perempuan usia 31 tahun.

Selanjutnya Desa Pemecutan Kaja tiga orang laki-laki usia 6, 55 dan 60 tahun serta dua orang perempuan usia 29 dan 54 tahun.

Desa Dauh Puri Kaja seorang laki-laki usia 61 tahun.

Desa Tegal Kerta seorang perempuan usia 29 tahun.

Dan, Kelurahan Dauh Puri seorang perempuan usia 27 tahun.

Lebih lanjut Dewa Rai menjelaskan bahwa kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar masih terus terjadi.

Kasus positif baru di internal keluarga dan pasien positif dengan riwayat perjalanan dalam daerah mulai menunjukan peningkatan.

Kedua klaster baru inilah yang patut diwaspadai bersama, mengingat adanya mobilitas penduduk yang cukup tinggi di Kota Denpasar.

“Masyarakat diharapkan lebih waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, termasuk dalam lingkup rumah tangga dan lingkungan sekitar rumah, mengingat dua klaster yakni klaster keluarga dan perjalanan dalam daerah mulai mendominasi, hal ini mengingat arus mobilitas di Denpasar sangat tinggi, serta masyarakat yang mendapati adanya penduduk baru agar segera melapor ke Kadus, Kaling atau Perbekel Lurah,” ujarnya.

Terkait hal tersebut, Dewa Rai kembali mengingatkan agar semua pihak ikut berpartisipasi untuk mencegah penularan covid-19 tidak semakin meluas.

Selain kasus positif, keberadan Orang Tanpa Gejala (OTG) hasil tracking Tim juga mengalami peningkatan dan menjadi ancaman penularan baru untuk itu perlu tetap meningkatkan kewaspadaan.

Secara kumulatif Dewa Rai, menjelaskan kasus Covid-19 di Kota Denpasar sebanyak 682 kasus positif, dengan rinciannya adalah 245 orang sembuh, 11 orang meninggal dunia, dan 406 orang masih dalam perawatan.

Sementara keberadaan Orang Tanpa Gejala (OTG) hasil tracing GTPP secara kumulatif sebanyak 1.958 kasus, namun dinyatakan sehat setelah isolasi mandiri 597, sehingga tersisa 1.361 OTG.

Orang Dalam Pemantauan (ODP) secara akumulatif tercatat 328 kasus, namun sudah menjalani isolasi mandiri dan dinyatakan sehat sebanyak 277, sehingga masih tersisa 51 ODP.

Dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) secara akumulatif sebanyak 130 kasus, namun 48 orang sudah dinyatakan negatif setelah menjalani Swab Test, sehingga tersisa 82 yang berstatus PDP.

Penulis : Ni Kadek Rika Riyanti

Editor : Oka Suryawan

- Advertisement -

Diduga Sopir Mengantuk, Mobil Pick Up Oleng Seruduk Mobil Avanza Parkir

BANGLI, balipuspanews.com – Akibat mengantuk dan hilang konsentrasi, mobil Pick Up bernopol DK 9670 KZ, yang dikendarai Kocong, 42, Pria asal Desa Songan B,...

Tak Hiraukan Teguran, Pabrik Penyulingan Daun Cengkeh Akhirnya Ditutup Paksa

Sebuah tempat usaha penyulingan daun cengkeh yang berada di Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada ditutup paksa oleh tim Satpol PP Kabupaten Buleleng. Hal itu dilakukan sebab pemilik tempat tidak menghiaraukan teguran petugas, sehingga Pol PP lalu bertindak tegas menutup paksa usaha penyulingan daun cengkeh yang beroperasi dan dianggap menimbulkan polusi udara.
Member of