Jumat, Februari 23, 2024
BerandaNasionalJakartaHari Kesehatan Internasional, Apresiasi Tinggi untuk Dokter dan Petugas Kesehatan

Hari Kesehatan Internasional, Apresiasi Tinggi untuk Dokter dan Petugas Kesehatan

JAKARTA, balipuspanews.com- Pada tahun ini,  Hari Kesehatan Internasional yang diperingati tiap 7 April bertepatan dengan suasana seluruh penduduk dunia termasuk Indonesia sedang berjuang melawan wabah Virus Corona atau Covid-19.

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat  secara khusus mengucapkan selamat Hari Kesehatan Internasional bagi para pemangku kepentingan di sektor kesehatan, para pengelola rumah sakit, dokter dan tenaga kesehatan.

“Dalam suasana wabah Covid-19 di Tanah Air, duka cita yang mendalam, ucapan terima kasih serta penghargaan setinggi-tingginya kepada para dokter dan tenaga kesehatan yang telah mengorbankan waktu, tenaga dan nyawa. Semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu melindungi kita semua dalam menghadapi wabah Covid-19,” ucap Lestari Moerdijat di Jakarta, Selasa (7/4/2020).

Ririe, panggilan akrab Lestari Moerdijat meminta pemerintah secara konsisten dan terukur menjamin ketersediaan fasilitas dan peralatan keamanan bagi para dokter dan tenaga kesehatan, demi menjaga kesinambungan keselamatan dokter dan tenaga kesehatan dalam penanganan wabah Covid-19.

Sebagai catatan sampai dengan Selasa (7/4/2020) tercatat 19 dokter dan 6 tenaga medis meninggal dalam berjuang melawan Covid-19.

BACA :  Mahfud Md Nilai Baik Hadi Tjahjanto

“Pemerintah harus fokus pada penanganan penyebaran virus corona di tingkat pusat dan daerah, mengingat ancaman pandemi Covid-19 secara global menunjukkan fase penyebaran yang signifikan. Kehilangan fokus dalam menghambat penyebaran Covid-19, dikhawatirkan menyebabkan ancaman yang sangat serius bagi kondisi kesehatan nasional,” ujarnya.

Pemerintah juga diminta membangun sistem informasi kesehatan yang mumpuni, agar mampu menghasilkan data yang akurat dan bisa digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan di Tanah Air.

Selain itu,  pemerintah juga dapat bekerjasama dengan asosiasi dokter dan tenaga medis untuk segera memetakan kebutuhan dokter dan tenaga medis di setiap daerah di Tanah Air, sehingga mampu menekan kesenjangan ketersediaan jumlah dokter dan tenaga medis di pusat dan daerah dalam penanganan wabah penyakit.

“Pemerintah harus sesegera mungkjin  mengoordinasikan penggunaan semua laboratorium yang ada di negeri ini untuk mempercepat proses penanggulangan wabah Covid-19,” ucap Ririe.(har/BPN/tim)

RELATED ARTICLES

ADS

spot_img

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular