Hari Menanam Pohon Indonesia Tandai Gerakan Gelora Tanam 10 Juta Pohon

Gerakan Gelora Tanam 10 Juta Pohon ditandai dengan penanaman secara simbolis pohon Jeruk Pomelo, tanaman unggulan di Sub Das Citarik, Kampung Cikoneng, Desa Cibiru Wetan, Cileunyi, Bandung, Jawa Barat, Minggu (28/11/2021). (Foto: Partai Gelora)
Gerakan Gelora Tanam 10 Juta Pohon ditandai dengan penanaman secara simbolis pohon Jeruk Pomelo, tanaman unggulan di Sub Das Citarik, Kampung Cikoneng, Desa Cibiru Wetan, Cileunyi, Bandung, Jawa Barat, Minggu (28/11/2021). (Foto: Partai Gelora)

JAKARTA, balipuspanews.com – Pemerintah melalui Keputusan Presiden RI Nomor 24 Tahun 2008 telah menetapkan tanggal 28 November sebagai Hari Menanam Pohon Indonesia. Berkaitan dengan itu, Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia mencanangkan Gerakan Gelora Tanam 10 Juta Pohon.

Gerakan ditandai dengan penanaman secara simbolis pohon Jeruk Pomelo, tanaman unggulan di Sub Das Citarik, Kampung Cikoneng, Desa Cibiru Wetan, Cileunyi, Bandung, Jawa Barat, Minggu (28/11/2021).

Ketua Umum Partai Gelora Anis Matta secara resmi mencanangkan gerakan tersebut dengan menanam pohon Jeruk Pomelo, tanaman unggulan Kampung Cikoneng.

“Dari kampung Cikoneng ini, kita ingin memulai gerakan perlawanan terhadap perubahan iklim dengan langkah nyata yang bisa dilakukan semua orang, yaitu menanam pohon, Gelora menanam 10 juta pohon,” kata Anis Matta dalam keterangan tertulisnya, Minggu (28/11/2021).

Menurut Anis Matta, target penanaman 10 juta pohon tersebut akan dilakukan hingga 2023, dengan kawajiban setiap kader menanam 20 pohon.

“10 juta itu adalah angka yang bisa dilakukan oleh Partai Gelora. Kalau saya bilang satu miliar anda pasti bertanya hitung-hitung angkanya kayaknya nggak nyampai,” katanya.

Baca Juga :  RAPBN 2023: Pertumbuhan Ekonomi Ditarget 5,3 Persen, Rupiah Dipatok Rp14.750 Per Dolar AS

Indonesia saat ini, kata Anis Matta, sudah memasuki darurat perubahan iklim, sehingga diperlukan respon cepat, bukan sebaliknya lamban dalam merespon.

“Kita tidak perlu menunggu 10 -20 tahun yang akan datang sampai semua situasi bisa menjadi sangat buruk dan tidak terkendali, baru kita mau meresponnya,” tandas Anis Matta.

Hal senada disampaikan Ketua Bidang Lingkungan Rully Syumanda Partai Gelora. Rully mengatakan, cara paling mudah melawan perubahan iklim adalah menanam pohon.

“Pohon menghasilkan oksigen dan menyerap karbon dioksida. Karbon dioksida ini menyebabkan temperatur atmosfer naik, dan bumi menjadi panas,” kata Rully.

Rully menegaskan, upaya Partai Gelora melawan perubahan iklim, bukan sekedar ceremonial untuk konsumsi media, melainkan program jangka panjang.

“Lalu, bagaimana cara melawan perubahan iklim ini, mari bergabung ke Partai Gelora,” katanya.

Ketua DPW Partai Gelora Jabar Haris Yuliana mengatakan, Gelora Tanam 10 Juta Pohon ini diikuti 40 NGO dan Ormas, serta kelompok komunitas Newhun Recycle yang mengolah sampai plastik.

Baca Juga :  KIB Diuntungkan dari Kelompok Moderat

“Terima kasih telah memilih Jawa Barat sebagai tempat pencanangan Gelora Tanam 10 Juta Pohon. Mudah-mudahan Kampung Cikoneng ini menjadi titik ledak perlawanan perubahan iklim. Kita bertempur dengan perubahan iklim, kita mulai dari sini,” kata Haris Yuliana.

Saat pencanangan gerakan ini Anis Matta, didampingi Wakil Ketua Umum Fahri Hamzah, Sekretaris Jenderal Mahfuz Sidik, Bendahara Umum Achmad Rilyadi, Ketua Bidang Lingkungan HidupĀ  Rully Syumanda, fungsionaris DPN Partai Gelora dan Ketua DPW Jabar Haris Yuliana.

Anis Matta dan rombongan disambut kesenian Reag Sunda, Putra Jaya Malangyang. Anis Matta menaiki gagarudaan sementara Fahri Hamzah naik sisingan, yang masing-masing digotong empat orang.

Di Kampung Cikoneng ini ditanam sebanyak 10 ribu dari berbagai jenis dan juga diikuti penanaman secara serentak di 33 DPW lainnya.

Selain di Cikoneng, penanaman juga dilakukan di Muara Gembong, Bekasi dan Waduk Jatiluhur.

Baca Juga :  Pimpin Apel Peringatan HUT ke-77 RI, Wali Kota Jaya Negara Ajak Implementasikan Kebersamaan

Anis Matta menyapa seluruh DPW dan menanyakan jumlah pohon yang ditanam masing-masing. Seluruh pohon yang ditanam dalam gerakan Gelora Tanam 10 Juta Pohon ini diberi nama Pohon Gelora oleh Anis Matta.

Selain itu, Anis Matta menyerahkan bantuan bibit kepada masyarakat Kampung Cikoneng sebanyak 1.500 bibit. Bantuan bibit diserahkan Anis Matta langsung kepada Kepala Desa Cibiru Wetan Hadian SP.

Usai pencanangan Anis Matta, Fahri Hamzah dengan pengurus DPN dan Ketua DPW Jabar Haris Yuliana meninjau Newhun Recycle.

Di gerai Newhun Recycle ini, Fahri Hamzah membeli produk jam dinding dari bahan daur ulang limbah plastik. Fahri memesan 677 jam dinding untuk diberikan kepada 27 DPD dan 650 se- Jabar.

Newhun Recycle ini, merupakan usaha yang digerakkan oleh anak-anak muda yang menjadi binaan Pemerintah Kota Bandung. Newhun Recycle juga telah berkolaborasi dengan Generasi Muda Partai Gelora untuk pengembangan usaha daur ulang dari limbah plastik ini.

Penulis : Hardianto

Editor : Oka Suryawan