Rapid tes di Gilimanuk
Rapid tes di Gilimanuk

GILIMANUK,balipuspanews.com- Pmemeriksaan di Gilimanuk yang mulai dilaksanakan pada Kamis (28/5) berhasil menemukan warga yang masuk Bali, terindikasi positif covid-19. Ada belasan orang yang datang dari Jawa hasil rapud tes nya reaktif.

Informs yang dihimpun, di hari pertama mulainya pemeriksan di Gilimanuk, petugas gabungan memeriksa ratusan orang yang masuk Bali dari zona merah. Mereka kemudian diwajibkan menjalani rapid tes di tempat pemeriksaan di gedung ASDP dan d juga yang diperiksa tempat pemeriksaan di teluk Gilimanuk. Dari hasil rapid tes yang dilakukan petugas kesehatan 1ditemukan 18 orang hasil rapid tesnya reaktif. Mereka ada yang berasal dari beberapa dareha di Bali seperti Tabanan, Denpasar, Badung, Buleleng termasuk Sembrana serta daru luar Bali seperti Semarang, Bandung dan Banyuwangi. Dengan adanya temuan orang masuk Bali hasil rapid test nya reaktif itu, petugas kemudian berkoordinasi dengan gugus tugas. Kemudian mereka dipulangkan ke daerah asal masing-masing.

Jubir Gugus Tugas Percepatan penanganan Covid-19 Jembrana dr IGA Putu Arisantha, ketika dikonfirmasi mengatakan, dari data yang diterimanya di hari pertama mulainya pemeriksan arus balik ada 491 orang yang di rapid tes. Dari jumlah itu ditemukan 18 orang yang masuk Bali hasilnya reaktif.

“Yang terbanyak dari Banyuwangi, ada juga dari denpasar, Buleleng, badung dan warga kjta dari Pengambengan,” ujarnya..

Sesuai kebijakan penanganan covid-19 Gugus Tugas Provinsi Bali, warga non KTP Bali yang reaktif langsung dipulangkan kedaerah asal. Sementara dari 18 orang selaibn 7 orang dari Banyuwangi, Surabya 2 orang, Semarang dan Bandung masing-masibg 1 orang, sisanya merupakan warga KTP Bali . Dari Kabupaten Tabanan 2 orang , Pengambengan – Jembrana 1 orang , Buleleng 3 orang serta Denpasar 1 orang . “ Untuk warga Jembrana langsung dirawat di RSU Negara dengan status PDP. Sedangkan warga Kabupaten lainnya , sudah dirujuk ke Wisma Bima Kuta – Badung dengan menggunakan ambulance milik Pemkab Jembrana , “ paparnya . Sehingga total jumlah warga masuk Bali yang dinyatakan reaktif sejak diberlakukannya test rapid di pos pemeriksaan Gilimanuk sebanyak 39 orang.

Sementara , jumlah PDP Jembrana kembali bertambah menjadi 28 orang .25 orang diantaranya telah dinyatakan sembuh dan dipulangkan . Selain warga Pengambengan yang reaktif dari rapid test di Gilimanuk tadi , ada dua PDP lainnya yang juga masih menjalani perawatan di RSU Negara. Masing-masing warga Desa Pengambengan dan penduduk Gilimanuk ber KTP Buleleng yang bekerja disalah satu BUMN. Sedangkan kasus positif covid-19 di Jembrana masih tetap berjumlah 15 orang . 11 orang diantaranya telah dinyatakan sembuh.

Sementara Kepala Pelaksana BPBD Jembrana Jembrana I Ketut Eko Susila Artha Permana mengatakan sesuai SE Gubernur Bali Nomor 10925 tahun 2020 tentang pengendalian perjalanan orang pada pintu masuk wilayah bali dan percepatan penanganna covid-19 , mensyaratkan wajib mengantongi rapid test negatif bagi warga yang hendak menyeberang ke Bali melalui pelabuhan. Aturan ini diberlakukan menyusul rencana penerapan tatanan normal baru serta menekan laju penyebaran covid-19 di Provinsi Bali.

SE itu juga sudah diperkuat dengan surat edaran kementerian perhubungan dan sudah dilakukan sosialisasi sebelumnya. Diantaranya melalui pemasangan spanduk , pamflet disejumlah titik dari pelabuhan hingga wilayah Kabupaten Banyuwangi seperti kantor samsat, terminal hingga kelurahan.

“ Jadi SE itu tegas mengatur warga yang hendak menyebarang ke Bali mengantiongi surat negatif covid – 19 minimal melalui pemeriksaan rapid test. Bahkan kordinasi secara intens sudah dilakukan gugus tugas kepada ASDP Ketapang – Banyuwangi , kepada penumpang wajib memiliki suket negatif hasil uji rapid test saat melakukan pembelian tiket penyeberangan . Perkecualian hanya diberikan kepada penumpang angkutan logistik& sembako, tenaga medis, perjalanan pasien dan PNS , maupun TNI/Polri yang dilengkapi dengan surat tugas, “ ungkapnya

Penulis/editor anom