Hasil Pemeriksaan, Selebgram Mango Live Mengaku Dibayar Customer Sekali Live

Pengamanan selebgram Mango Live (dok)
Pengamanan selebgram Mango Live (dok)

DENPASAR, balipuspanews.com – Tim Unit Judi Susila Satreskrim Polresta Denpasar masih mendalami keterangan RR, selebgram cantik yang ditangkap karena mempertontonkan aurat saat live di aplikasi Mango Live. Dalam kasus ini, selebgram RR akan dikenai UU Pornografi dan UU ITE

Sumber petugas menyebutkan wanita berusia 22 tahun itu masih menjalani pemeriksaan setelah diringkus di apartemen di seputaran Jalan Taman Pancing, Pemogan, Denpasar Selatan, pada Jumat (17/9/2021).

Selegram asal Bandung, Jawa Barat itu diperiksa secara maraton guna mengungkap kegiatan pornografi yang dilakukannya saat live di aplikasi Mango Live. Selain live bugil, Polisi juga masih mendalami adanya dugaan kegiatan open BO yang dilakoni RR.

Sumber mengatakan, dari hasil pemeriksaan, RR mengaku sudah lama melakoni bugil di Mango Live. Tidak hanya di Bali, ia juga pernah melakoninya di Bandung. Itu dilakukannya untuk mencari keuntungan di bisnis internet.

“RR sudah lama mengenal aplikasi Mango Live untuk mencari keuntungan. Ia terancam UU Pornografi dan UU ITE,” beber sumber.

Sementara itu Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi mengatakan penyidik satreskrim masih memeriksa keterangan RR yang ditangkap akibat live bugil di aplikasi Mango Live.

“Ya keteranganya masih didalami,” beber Iptu Sukadi.

Seperti diberitakan sebelumnya, RR ditangkap Polresta Denpasar di kediamannya di apartemen seputaran Jalan Taman Pancing, Denpasar Selatan, pada Jumat (17/9/2021). Selebgram cantik itu ditangkap karena kerap mempertontonkan aurat bugil saat live di aplikasi dewasa bernama Mango Live.

Setiap live, RR mendapatkan bayaran sebesar Rp 200 ribu yang dibayar customer. Setelah costumer mentransfer uang, tersangka selanjutnya akan menentukan waktu live video tersebut.

Memang awalnya masih mengenakan pakaian lengkap. Tapi pada akhirnya, ia menunjukkan bagian-bagian tubuhnya yang sensitif. RR melakukan aksinya ini sejak 9 bulan tinggal di Bali.

Keuntungan dari pekerjaan live tersebut tiap bulannya berkisar Rp 30 juta rupiah.  Sekali live bisa meraup hasil Rp 1,5 juta. Saat diamankan, dari tangannya petugas  menemukan barang bukti berupa handphone, buku rekening, celana panjang putih hitam dan pakaian dalam wanita.

Penulis : Kontributor Denpasar 

Editor : Oka Suryawan