Hasil Survei Tim Undiksha Terhadap Si Poleng Ngayah Sangat Baik, Kapolres : Program Ini Akan Berlanjut

Hasil Survey IKM Terhadap Program Si Poleng Ngayah Polres Buleleng Mendapatkan Katagori Sangat Baik.

Proses pemaparan hasil survei oleh tim peneliti dari Universitas Pendidikan Ganesha kepada para pimpinan Mapolres Buleleng, Kamis (22/10/2020)
Proses pemaparan hasil survei oleh tim peneliti dari Universitas Pendidikan Ganesha kepada para pimpinan Mapolres Buleleng, Kamis (22/10/2020)

BULELENG, balipuspanews.com – Program Saya ini Polisi Buleleng Ngayah atau Si Poleng Ngayah yang sudah berjalan sejak bulan Juli 2020 oleh Mapolres Buleleng mendapatkan respon yang baik dari setiap masyarakat yang sudah terjamah dengan pelayanan tersebut. Hal tersebut dibuktikan setelah dilakukan pemaparan terkait hasil penelitian oleh tim peneliti dari Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha).

Si Poleng Ngayah dalam kegiatannya melakukan beberapa pelayanan seperti perpanjangan SIM C dan A, penerbitan SKCK ( Surat Keterangan Catatan Kepolisian ), Penerbitan Sidik Jari, Perpanjangan STNK dan Penerimaan Laporan Pengaduan Kehilangan Barang.

Program yang sudah dilakukan sejak bulan Juli 2020 menyasar langsung ke Desa-Desa disetiap Kecamatan serta melayani masyarakat. Sehingga untuk mengetahui apakah kehadiran Si Poleng Ngayah ditengah-tengah masyarakat dapat diterima atau tidak, akhirnya Polres Buleleng bekereja sama dengan Undiksha melakukan survei terhadap pelayanan tersebut.

Setelah melakukan survei awal hasilnya langsung dipaparkan pada Kamis (22/10/2020) bertempat di ruang command center Polres Buleleng. Tim survie dari Undiksha Singaraja yang dipimpim langsung Rektor Undiksha Prof. Dr. I Nyoman Jampel, M.Pd langsung memaparkan hasil survei dihadapan Kapolres Buleleng AKBP I Made Sinar Subawa, S.I.K.,M.H., yang didampingi Pejabat Utama Polres Buleleng dan Kapolsek Jajaran.

Rektor Undiksha Prof. Dr. I Nyoman Jampel, M.Pd memaparkan bahwa dalam survei tersebut timnya memakai pedoman Survei yang merujuk pada Peraturan Menpan-RB Nomor 14 tahun 2017 tentang pedoman survie kepuasan masyarakat unit penyelenggara pelayanan publik, sebagai salah satu indikator tata kelola pemerintahan yang baik ( Good Governance) adalah hasil Survie IKM (Indek Kepuasan Masyarakat ) sehingga untuk itu dilakukan Survie IKM terhadap Sipoleng Ngayah.

Cara pelaksanaan Survie dilakukan dengan melakukan Kuesioner IKM yang berisi 9 indikator pertanyaan tentang Variabel terhadap persyaratan, Prosedur, Waktu Penyelesaian, Biaya/Tarif, Spesifikasi Jenis Pelayanan, Kompetensi Pelaksana, Prilaku Pelaksana, Penanganan Pengaduan dan Sarana serta Prasarana.

Survie Lapangan yang didahului dengan persiapan, pelaksanaan, pengolahan dan analisis data dan pelaporan. Jumlah masyarakat yang dilakukan survey adalah masyarakat yang menerima ;layanan Si Poleng Ngayah dengan lokasi seluruh wilayah kabupaten Buleleng dengan jumlah responden sebanyak 531 dan tingkat akurasi sampel 85 % ( mengacu rumus Slovin).

Dari 9 indikator yang digunakan untuk menentukan hasil survei ada 3 IKM yang dinilai baik atau skor terhadap Biaya / Tarif sebesar 3.10, Penanganan Pengaduan 3.07 dan sarana serta prasarana 3,14 dan yang 6 Indikator nilai sangat baik, sehingga secara keseluruhan Skor IKM Si Poleng Ngayah sebesar 84,04 dalam Katagori Sangat Baik

“Kesan masyarakat terhadap pelayanan Si Poleng Ngayah disampaikan yang pertama Pelayanan sangat bagus baik persyaratan maupun kesopanan petugas dalam memberikan pelayanan, kedua Program yang sangat tepat dilakukan pada masa pandemi seperti ini dan ketiga sangat membantu masyarakat yang jauh dari kota sehingga tidak harus ke Polres untuk mengurus administrasi,” jelasnya.

Lebih jauh dijelaskan ada enam saran yang disampaikan oleh masyarakat terhadap Si Poleng Ngayah diantaranya, agar Informasi pelaksanaan kegiatan agar diinformasikan lebih luas kepada masyarakat, kouta dan jam pelayanan agar diperpanjang, Program Si Poleng Ngayah agar dilaksanakan secara rutin terutama di daerah yang jauh dari kota, pelayanan agar lebih dipercepat, Jika ada kebijakan penurunan tariff layanan selama masa pandemi agar disampaikan kepada masyarakat, dan agar sarana dan prasarana lebih ditingkatkan dalam memberikan pelayanan.

Akan tetapi pihaknya ikut mengapresiasi atas inovasi yang luar biasa dilakukan Kapolres Buleleng atas program Si Poleng ngayah disaat Pandemi Covid 19, bilamana Si Poleng Ngayah tidak ada di masa Pandemi ini maka akan menjadi hambatan bagi Polres Buleleng dalam memberikan pelayanan

“Salah satu penilaian dalam menuju WBK yang diikuti Polres Buleleng adalah dinilai dari pelayanan dan apa yang dilakukan Polres Buleleng menuju WBK sudah terjawab dengan hasil Survie Si Poleng Ngayah,” imbuhnya.

Disisi lain Kapolres Buleleng AKBP I Made Sinar Subawa, S.I.K.,M.H., yang mendapatkan penjelasan dari Tim Survie menyampaikan, karena hasil survie yang dilaksanakan oleh tim undiksha mendapatkan nilai sangat baik tentu program Si Poleng Ngayah ini akan dilanjutkan dan kedepannya akan memperbaiki apa yang menjadi kekurangan agar dalam pelayanan Si Poleng Ngayah menjadi lebih baik.

Program Si Poleng Ngayah ini berkaitan dengan pencanganan Zona Integritas yang salah satunya dinilai adalah tentang pelayanan terhadap masyarakat, dan secara internal sudah memenuhi syarat untuk diajukan ke Mentrian Menpan –RB, ucapnya.

“ Kami Polres Buleleng mengucapkan terimakasih atas kerjasamanya dalam pelaksanaan survie yang telah dilakukan Tim Undikhsa,” tutupnya.

Penulis : Nyoman Darma

Editor : Oka