Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

Singaraja, balipuspanews.com — Karateka cilik asal Buleleng Komang Sastrawan alias Lolak kembali mewakili Indonesia untuk mengikuti kejuaraan Karate tingkat Internasional yang akan di selenggarakan di Belgia November 2018 mendatang.

Keberhasilan Lolak mewakili Indonesia lantaran Lolak berhasil menjadi juara dalam ajang O2SN (Olimpiade Olahraga Siswa Nasional) tingkat Nasional yang diselenggarakan di Yogyakarta beberapa waktu lalu.

Karateka cilik asal Desa Tajun, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng yang kini duduk di kelas II SMPN 3 Kubutambahan ini merupakan anak didik dari Perguruan Lemkari Ranting Tajun Karate Club. Nantinya, Lolak terlebih dahulu akan mengikuti pemusatan latihan (TC) di Jakarta untuk persiapan kejuaraan tersebut. Sebelum keberangkatan, Lolak menghadap Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana,ST untuk meminta restu didampingi Ayah dan Ketua Umum Pengkab Forki Buleleng, Putra Sedana. Kedatangannya pun disambut hangat oleh Bupati Suradnyana.

Melihat prestasi tersebut, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana,ST mengaku sangat bangga atas prestasi yang didulang oleh Lolak. Bupati Suradnyana mengatakan, Pemkab Buleleng selalu mendukung penuh setiap atlet yang mimiliki prestasi seperti Lolak. Bupati yang akrab disapa PAS ini berpesan agar lolak tetap menjaga kondisinya agar bisa mengikuti kejuaraan tersebut dengan lancar.

“Saya berharap adik saya ini agar bisa mendapatkan sesuatu yang berharga bagi Nusa dan Bangsa. Jika ia berhasil, ini merupakan prestasi yang sangat luar biasa bagi Indonesia khusunya bagi Buleleng. Saya berdoa agar Sastrawan bisa menang, sehat dan pulang membawa harapan yang dicita-citakan,” harap Bupati Suradnyana.

Ketua Umum Pengkab Forki Buleleng, Putra Sedana mengajak seluruh masyarakat Buleleng khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya untuk memberikan doa kepada Komang Sastrawan agar dirinya mampu membawa nama harum Indonesia di kancah internasional.

“Perjuangan Lolak hingga bisa mencapai titik ini merupakan kerja keras dirinya berlatih. Jadi kita tentu berharap agar Lolak bisa mengibarkan bendera merah putih di Belgia tempat kejuaraan berlangasung. Mari kita doakan Lolak bisa berhasil dalam kerjuaraan tersebut,” harapnya.

Sementara itu, Komang Sastrawan alias Lolak mengaku sangat senang bisa mewakili Indonesia di kancah internasional. Lolak mengaku sudah mempersiapkan segalanya dengan matang. Ia pun menjelaskan jika dirinya terus berlatih untuk menghadapi kejuaraan tersebut. Lolak menuturkan, setiap harinya dia melakukan latihan secara rutin.

“Sehari saya melakukan latihan dua kali yaitu pagi hari sebelum sekolah dan sore hari setelah pulang sekolah,” katanya.

Imbuh Lolak, kalau jadwal latihannya sama sekali tidak mengganggu proses belajarnya di sekolah. Ia menambahkan, keberhasila dirinya tidak lepas dari dukungan dan doa dari orang tua, kakek dan neneknya. Lolak yang memiliki cita-cita menjadi Polisi ini mengatakan semua prestasi yang diraih didedikasikan untuk kakek dan neneknya. Saat ini lolak pun memilik ambisi yang sangat besar untuk menjadi juara di ajang tersebut.

“Saya ingin membanggakan kakek dan nenek saya yang sedang sakit. Mereka ingin saya menjadi brimob dan saya akan berusaha memenuhi mimpi mereka,” tuturnya.

Seperti diketahui Lolak telah memiliki segudang prestasi yang sudah diraih. Ketika masih duduk di bangku SDN 2 Tamblang ia dipercaya mewakili Bali pada ajang O2SN di Jakarta. Bukan hanya itu, ketika dirinya masuk pendidikan SMP ternyata ia mampu menjadi terbaik di cabang karate tingkat SMP.

Komang Lolak juga pernah menyabet dua medali emas dalam kejuaraan dunia di Luxembourg saat masih duduk di bangku Kelas VI SDN 2 Desa Tamblang, Kecamatan Kubutambahan melalui nomor kata perorangan dan kumite perorangan kelas – 28 kg putra.

Kala itu Lolak tercatat sebagai satu-satunya altet karate asal Bali yang dikirim mewakili Indonesia ke Open Elhatri Karate Tournament. Komang Lolak dikirim bersama 4 karateka dari Jawa Barat dan DKI Jakarta.

Advertisement

Tinggalkan Komentar...