Sabtu, Mei 18, 2024
BerandaBulelengHilang Saat Ditinggal Ambil Tang, Balita Ditemukan Meninggal di Pinggir Pantai

Hilang Saat Ditinggal Ambil Tang, Balita Ditemukan Meninggal di Pinggir Pantai

BULELENG, balipuspanews.com – Malang dialami Dewa Gede S,35, asal Kelurahan Banyuasri, Singaraja. Sebab nyawa sang buah hati tercinta yang baru berusia dua tahun tidak bisa tertolong setelah ditemukan tertelungkup di pinggir Pantai Indah, Desa Baktiseraga, Kecamatan/Kabupaten Buleleng, Minggu (31/3/2024) sekitar pukul 14.45 WITA.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun awalnya sekitar pukul 09.45 WITA korban bersama orang tuanya bermain di halaman rumahnya. Sesaat kemudian orang tua korban pergi ke dalam rumah untuk ambil tang penjepit. Namun saat kembali keluar sang anak sudah tidak ada dihalaman rumah. Melihat sang anak sudah tidak ada, Dewa Gede S lantas coba mencari korban keliling dengan menyusuri gang di rumahnya bersama warga sekitar.

Selang beberapa jam kemudian atau sekitar pukul 14.45 WITA warga mendengar ada penemuan seorang anak tertelungkup di pinggir pantai. Anak tersebut lantas coba diberikan pertolongan pertama oleh saksi bernama Dayu Ibuk GT,24, sembari dilarikan ke rumah sakit. Akan tetapi nyawa sang anak tidak bisa tertolong lagi dan dinyatakan meninggal dunia.

BACA :  Persiapan Akhir KTT WWF, Menko Marves Luhut Buka Rakor Panitia Nasional di Nusa Dua

“Orang tua korban sebelumnya sudah keliling bersama warga melakukan pencarian, lalu sekitar pukul 15.00 WITA diberitahu kalau ada penemuan anak di Pantai Indah serta sudah dibawa ke rumah sakit. Disana orang tua korban langsung menjajagi ke rumah sakit,” ungkap Kasi Humas Polres Buleleng AKP Gede Darma Diatmika.

Sesampainya di rumah sakit, Dewa Gede Suyasa langsung tertunduk lesu dan tidak menyangka sang anak yang tadinya diajak bermain di halaman rumah telah pergi untuk selama-lamanya. Berdasarkan hasil rekam medis korban diperkirakan sudah meninggal lewat dari dua jam dengan kondisi keluar cairan buih dari mulut. Atas meninggalnya korban, pihak keluarga pun mengaku telah mengikhlaskan kepergian sang anak dan tidak melakukan visum.

“Jenazah korban sekarang sudah berada di rumah duka, keluarga sudah merelakan kepergian korban dan memilih tidak lakukan visum,” pungkas AKP Darma.

Penulis : Nyoman Darma 

Editor : Oka Suryawan 

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -
TS Poll - Loading poll ...

Most Popular