19/09/2020, 3:27 AM
Beranda Nasional Jakarta Hindari Konser Musik di Pilkada

Hindari Konser Musik di Pilkada

JAKARTA, balipuspanews.com – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengingatkan agar konser musik dalam kampanye pilkada dihindarkan. Peringatan disampaikan mengingat konser musik yang bertujuan untuk pengumpulan massa di pilkada seolah sudah menjadi tradisi kampanye pilkada.

“KPU melalui PKPU nya harus memperhatikan kondisi di daerah sebelum memberikan izin untuk melakukan kegiatan yang melibatkan banyak orang,” ujar Dasco di Jakarta, Rabu (16/9/2020).

Sesuai dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 10 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pilkada dalam Kondisi Bencana Non Alam Covid-19. Pasal 59 dan 63 dalam PKPU melarang kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan massa dalam tahapan Pilkada Serentak 2020.

Karena itu, Dasco menghimbau agar kegiatan Pilkada yang memicu terjadinya perkumpulan massa dihindari.

Lalu bagaimana dengan daerah yang masuk dalam zona hijau mengadakan konser musik, Dasco mengakui untuk daerah zona hijau PKPU memang membolehkan dilakukannya kegiatan pelibatan orang banyak termasuk konser musik, tetapi dengan tetap mengikuti protokol kesehatan yang ketat.

“Salah satu alternatifnya melihat daerah tertentu dengan mempertimbangkan sebagai kategori zona merah atau hijau selama pandemi Covid-19. Konser pun harus tetap dengan protokol kesehatan,” tegasnya.

Untuk diketahui, dua pasal dalam PKPU 10 menuai kritik dari Satuan Tugas Penanganan Covid-19, karena aturan pada dua pasal itu dikhawatirkan berpotensi menghadirkan banyak orang.

Pada Pasal 59, misalnya diatur tentang debat publik yang membolehkan 50 pendukung hadir. Masih dari PKPU yang sama, Pasal 63 mengatur tujuh jenis kegiatan yang tidak melanggar larangan kampanye dan ketentuan UU. Antara lain, tidak dilarang melakukan konser musik.

Kritik atas konser musik disampaikan setelah deklarasi pasangan calon di daerah Gorontalo viral di media sosial. Pasalnya, deklarasi yang melakukan kegiatan pengumpulan massa tersebut diramaikan dengan konser musik dan mengabaikan protokol kesehatan.

Penulis/Editor : Hardianto/Oka Suryawan

- Advertisement -

Gali Lubang Pondasi, Dua Buruh asal Sumba Tewas Tertimbun

GIANYAR, balipuspanews.com - Akhir hidup yang cukup tragis menimpa dua buruh proyek asal Sumba, NTT. Keduanya tewas tertimpa longsoran tanah saat menggali pondasi bangunan...

Dapat Info Terkait Adanya Tajen, Polsek Banjar Langsung Grebeg Lokasi

BULELENG, balipuspanews.com - Pelaksanaan kegiatan judi sabung ayam (tajen) jelas dilarang sesuai pasal 303 KUHP, berdasarkan hal itu pihak kepolisian terus mengadakan pemantauan terhadap...
Member of
Dewan Pers

Download Balipuspanews
Google Play