Pelayanan kesehatan sapi bali

NEGARA,balipuspanews.com- Untuk meningkatkan populasi sapi Bali, selain dengan meningkatkan produktivitasnya kesehatannya juga harus dijaga.

Caranya dengan melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.Seperti yang dilakukan Bidang Kesehatan Hewan (Keswan), Dinas Pertanian dan Pangan, Pemkab Jembrana, Selasa (21/1) di desa Tukadaya, kecamatan Melaya.

Tim dari bidang Keswan itu melaksanakan pelayanan kesehatan hewan terutama untuk sapi Bali guna meningkatkan produktifitas dan mencegah penyebaran penyakit.

Pelayanan kesehatan hewan yang dipusatkan di banjar Kembang Sari itu memang sudah ditunggu masyarakat. Mereka sejak tadi sudah berdatangan membawa sapi Bali miliknya untuk mendapat pelayanan kesehatan gratis.

Pelayanan kesehatan hewan itu diantaranya pemriksaan kesehatan reproduksi seperti pemeriksaan kebuntingan dan gangguan reproduksi, serta pelayanan kesehatan umum yakni pemberian obat anti cacing kepada anak sapi Bali, vaksinasi dan penyemprotan lalat pada tubuh sapi serta pengobatan sapi yang sakit.

Menurut Kabid Keswan Dinas Pertanian dan Pangan Pemkab Jembrana Wayan Widarsa, kegiatan ini dilakukan guna meningkatkan produktifits atau meningkatkan populasi sapi Bali agar tidak punah serta mencegah adanya penyakit menular yang kerap menyerang sapi Bali.

“Pelayanan kesehatan ini tujuannya untuk meningkatkan kesehatan hewan dan mencehan terjadinya kasus penyakit serta mengurangi gangguan reproduksi,”ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung ada 117 ekor sapi Bali yang mendapat pemeriksaan. Selain itu ada 168 ekor sapi yang sedang bunting yang diberikan vitamin dan kalsium.

31 ekor anak sapid an calon indukan diberikan vaksin untuk mengurangi atau mencegah penyakit menular, serta pemberian obat pembasmi cacing pada anakan sapi Bali sebanyak 48 ekor.

“Pemeriksaan kesehatan hewan ini akan terus berlanjut di kecamatan lain, sehingga ke depan diharapkan kwalitas dan kwantitas sapi Bali khususnya di Jembrana bisa meningkat,” terangnya. (nm/bpn/tim)