Hindari Pohon Tumbang, Pria asal Peninjoan Bangli Ini Malah Terpleset ke Got Hingga Meregang Nyawa

Korban Komang Hendra asal Penarukan, Tembuku Bangli tergeletak di got setelah terpleset saat menghindari pohon yang roboh
Korban Komang Hendra asal Penarukan, Tembuku Bangli tergeletak di got setelah terpleset saat menghindari pohon yang roboh

BANGLI, balipuspanews.com – Niat menghindar dari pohon kelapa yang ikut roboh ketika rekannya memotong pohon durian, I Komang Hendra (28), asal Banjar Penarukan, Desa Peninjoan, Tembuku, Bangli meregang nyawa ketika terpeleset dan jatuh ke dalam got dari ketinggian kurang lebih 8 meter.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, diketahui peristiwa naas tersebut terjadi di Jalan Raya Tingkad Batu, Desa Jehem, Tembuku, Bangli, pada Jumat (7/8/2020).

Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi, SH, menerangkan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.30 wita. Ketika itu, Korban bersama I Komang Widiana (35), dan I Made Nawan (42), hendak memotong pohon durian yang berada di tegalan milik I Nengah Murdana.

“Korban bersama Widiana bertugas menarik pohon yang akan dipotong, sedangkan Nawan bertugas memotong pohon,” ujarnya.

Sambung Sulhadi, namun saat pohon sudah terpotong, pohon roboh dan menimpa pohon kelapa. Kemudian pohon kelapa tersebut ikut roboh dan mengarah ke korban, korban yang kaget berusaha untuk menghindar, namun ketika hendak menghindar korban terpeleset dan jatuh ke dalam got dari ketinggian kurang lebih 8 meter.

“Korban mengalami luka berat pada bagian kepala, dan setelah dirujuk ke Rumah Sakit, korban dinyatakan sudah meninggal dunia,” jelasnya.

Perwira pertama ini juga menginformasikan, untuk saat ini, jazad korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga.

Sementara itu, Polisi yang mendapati laporan atas peristiwa tersebut langsung mendatangi TKP dan melakukan olah TKP. Selain itu, pihak kepolisian juga mencatat keterangan saksi-saksi disekitaran TKP.

PENULIS : Komang Rizki

EDITOR : Oka Suryawan