Audiensi PHRI dengan bupati
Audiensi PHRI dengan bupati

NEGARA, balipuspanews.com – Lesunya dinia pariwisata akibat dampak covid-19 juga dirasakan pelaku pariwisata. Seperti juga dirasakan pengusaha hotel di Jembrana.

Dengan adanya wacana new normal, kini pengusaha hotel di Jembrana mulai mempersiapkan diri untuk menerima tamu yang ingin berwisata dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Hotel-hotel di Jembrana saat memasuki new normal ini pada prinsipnya sudah siap. Kami saat ini tetap buka, meski tamu yang sangat sedikit akibat pandemi Covid-19. Kebanyakan tamu yang ada saat ini mereka sebagian domestik atau tamu yang memang sudah menginap sebelum pandemi ini,” ujar Sekretaris Persatuan Hotel dan Restoran (PHRI) Jembrana, Ni Made Ayu Ariati saat beraudensi dengan Bupati I Putu Artha, Rabu(1/7) dengan beberapa anggotanya.

Untuk menggairahkan kembali sektor pariwisata di Jembrana, kata Ariati PHRI akan melaksanakan event Jembrana Clean Up Day(JCD). Event itu akan digelar secara rutin sebulan sekali di obyek-obyek wisata pantai yang ada.

“JCD ini kita akan laksanakan setiap bulan sekali bersama stakeholder yang ada mengingat pantai yang menjadi daya tarik wisatawan di Jembrana sangat panjang dan menarik disisi lain perlu dilakukan pembersihan terutama sampah-sampah plastik namun dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan,” terangnya.

Dalam kegiatan JCD ini akan dilakukan gerakan kebersihan pantai, serta memberikan motivasi dan edukasi kepada masyarakat.

“Ini sangat prioritas bagi PHRI karena wisatawan itu ingin yang bersih. Maka dari itu kita terus lakukan edukasi dan motivasi kepada masyarakat. Untuk kawasan wisata dan hotel-hotel yang kita siapkan saat ini telah tersedia,”ungkapnya.

Sementara itu Kadis Pariwisata Pemkab Jembrana, I Nengah Alit mengatakan, event yang diagendakan oleh PHRI akan didukung. Even ini merupakan gerakan kebersihan pantai di sepanjang kawasan pariwisata di Jembrana.

“Bupati pada prinsipnya mendukung penuh dengan melibatkan stakeholder yang ada. Namun demikian, pihak penyelenggara agar tetap menjalankan protokol kesehatan,” ujarnya.

Alit juga menyampaikan dengan dibukanya sektor pariwisata di masa new normal ini pelaku pariwisata dan PHRI sudah siap dan mereka juga akan selalu menerapkan protokol kesehatan.

Penulis/Editor : Anom/Artayasa

Facebook Comments