Kamis, Mei 21, 2026

Hujan Deras Picu Tembok Penyengker Roboh di Desa Batuan Gianyar, Kerugian Capai Rp100 Juta

- Advertisement -
- Advertisement -

GIANYAR, balipuspanews.com – Curah hujan tinggi yang melanda wilayah Kabupaten Gianyar memicu robohnya tembok penyengker rumah warga di Banjar Jungut, Desa Batuan, Kecamatan Sukawati, Selasa (19/5/2026) dini hari.

Tembok penyengker sepanjang sekitar 15 meter milik warga bernama I Ketut Sutiara dilaporkan ambruk setelah tanah di bagian bawah pondasi tergerus air hujan. Lokasi tembok diketahui berada di sisi timur rumah dan berbatasan langsung dengan aliran sungai.

Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 01.00 WITA. Korban mengaku terbangun setelah mendengar suara gemuruh keras dari arah timur rumahnya. Saat dilakukan pengecekan, tembok penyengker telah roboh dan menyebabkan bagian garasi ikut tergerus.

Akibat kejadian itu, satu unit mobil Panther warna biru yang terparkir di area garasi turut terdampak material longsoran. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun demikian, kerugian material diperkirakan mencapai Rp100 juta.

Warga sekitar sempat bergotong royong membantu menyelamatkan barang-barang milik korban yang masih dapat diamankan dari lokasi kejadian.

BACA :  Preview Eksklusif Nuanu Park Digelar, Nuanu Creative City Siapkan Ruang Publik Terintegrasi di Tabanan

Kondisi cuaca ekstrem dengan intensitas hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir disebut menjadi penyebab utama terjadinya bencana tersebut. Tanah di sekitar pondasi tembok tidak mampu menahan debit air sehingga mengalami longsor dan mengakibatkan bangunan penahan tanah roboh.

Kasi Humas Polres Gianyar, Gusti Ngurah Suardita, mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam selama musim hujan.

“Curah hujan tinggi dapat memicu longsor maupun robohnya bangunan penahan tanah, terutama di kawasan dekat sungai dan tebing. Masyarakat diharapkan rutin mengecek kondisi lingkungan sekitar rumah demi menghindari risiko yang lebih besar,” ujarnya.

Masyarakat juga diminta segera melapor kepada aparat setempat apabila menemukan retakan tanah atau kondisi bangunan yang berpotensi membahayakan keselamatan warga.

Penulis : Ketut Catur
Editor : Oka Suryawan 

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular