Sabtu, Februari 24, 2024
BerandaJembranaHujan Disertai Angin Kencang, Penyeberangan Sempat Ditutup

Hujan Disertai Angin Kencang, Penyeberangan Sempat Ditutup

JEMBRANA, balipuspanews.com– Kamis (2/3/2023) sore penyeberangan di selat Bali ditutup sementara. Penutupan dilakukan karena hujan deras disertai angin kencang menimbulkan kabut tebal yang membuat jarak pandang terbatas.
Hujan deras itu mulai turun sekitar pukuk 17.00 wita.

Derasnya hujan disertai angin kencang dengan kecepatan 35 -38 km perjam membuat kabut tebal terjadi di jalur pelayaran kapal yang melayani penyebrangan di selat Bali.

Kabut tebal itu membuat jarak pandang nahkoda atau juru mudi kapal sangat terbatas. Mereka tidak bisa dengan jelas melihat posisi kapal lainya atau arah pelayaran yang aman ditambah lagi dengan ketinggian gelombanh 0,5 m sampai 1,5 m.

Sehingga kondisi cuaca ekstrem itu sangat beresiko bagi keselamatan pelayaran kapal. Setelah mendapat informasi kalau cuaca beresiko bagi pelayaran Balai Penyelenggara Transportasi Darat (BPTD) wilayah Xll Bali dan NTB lalu menutup sementara penyeberangan lintas Jawa Bali mulai Pukul 17.20 Wita.

Setelah penyeberangan ditutup aktivitas bongkar muat dan pelayaran kapal berhenti. Kapal yang masih sandar tetap di dermaga dan yang sedang berlayar mencari tempat aman untuk mengapung.

BACA :  Gas LPG 3 Kg Alami Kelangkaan, Wali Kota Jaya Negara Temui Dirjen Migas

Penumpang dan kendaraan harus menunggu di pelabuhan. Cukup lama cuaca buruk itu terjadi sehingga mengakibatkan penumpukan kendaraan di pelabuhan.

Setelah satu jam penyeberangan lumpuh, akhirnya hujan mulai mereda dan kabut mulai menipis. Pukul 18.25 Wita penyeberangan dibuka kembali dan semua kapal kembali beroperasi.

“Penyeberangan sempat tutup sementara sehubungan cuaca buruk dan jarak pandang terbatas. Setelah satu jam cuaca membaik dan penyeberangan dibuka krmbali,” ujar Koorsatpel BPPTD pelabuhan Gilimanuk, I Nyoman Agus Sugiarta saat dikonfirmasi.

Penulis: Anom
Editor: Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

spot_img

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular