Jumat, Juni 21, 2024
BerandaJembranaHujan Disertai Angin Kencang, Pohon Bertumbangan

Hujan Disertai Angin Kencang, Pohon Bertumbangan

JEMBRANA, balipuspanews.com– Hujan deras yang disertai angin kencang pada Rabu (7/2/2024) mengakibatkan beberapa pohon perindang jalan tumbang. Dampaknya, arus lalu lintas menjadi tersendat karena badan jalan tertutup batang pohon.

Sekitar pukul 20.30 WITA, saat hujan derqs dan angin kencang, dahan pohon perindang jalan jenis Mahoni di jalan Jalak Patih Jelantik, Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana, patah.

Dahan pohon yang cukup besar dan panjang sekitar 4 meter itu, jatuh ke jalan dan menutup akses jalan Desa Batuagung.

“Dahan itu patah dan menutup akses jalan ke Desa Batuagung, penanganan langsung dilakukan anggota dan setenfah jam kemudian dahan pohon itu sudah selesai dievakuasi,” ujar Pkt Kalaksa BPBD Jembrana, I Putu Agus Artana Putra.

Baru selesai menangani dahan pohon mahoni yang patah itu sekitar pukul, 21.00 WITA, BPBD kembali mendaoat laporan ada pohon tumbang di dwaa Perancak, Kecamatan Jembrana. Pohon waru dengan diameter 25 cm dan tinggi 10 meter yang tumbuh di barat Pura Dalem Desa Perancak itu, batangnya juga melintang dijalan.

BACA :  Masuk “Radar” Golkar, Lanang : Kami Tidak Kemana-mana, Tapi Ada Dimana-mana

Anggota BPBD kemudian turun ke lokasi untuk melakukan penanganan. Hampir satu jam, akhirnya batang pohon waru itu berhasil dievakuasi.

“Dalam melakukan penanganan anggota dibantu Bhabinkamtibmas, Kelian dan warga setempat, ” ungkapnya.

Diwaktu yang sama juga terjadi pohon perindang di jalan nasional jurusan Denpasar- Gilimanuk, tumbang. Pohon mahoni yang berada disebelah barat kantor Basarnas Jembrana, desa Banyubiru kecamatan Negara itu tumbang dan meutup badan jalan.

Akibat terhalang batang pohon dengan diameter 50 cm dan tinggi 12 meter itu, arus lalu lintas macet total.

“Jalur Denpasar Gilimanuk macet dari dua arah,” jelasnya.

Butuh waktu satu jam untuk mengevakuasi batang pohon mahoni itu. Setelah berhasil dievakuasi kemaceten panjang kendaraaan di jalan nasional itu perlahan bisa terurai.

Kemudian pukul 22.00 WITA, giliran dahan pohon angsana d jalan Rajawali, Kelurahan Pendem, Kecamatan Jembrana, patah. Dahan pohon dengan diemeter 20 cm dan panjang 10 meter di depan SMP Widya Dharma Swastika itu menimpa atap bangunan sekolah.

“Tidak ada korban akibat tumbangnya beberaoa pohon itu. Kami harapkan masyarakat agar waspada saat cuaca ekstrem ini,” pungkasnya.

BACA :  Subamia Disebut Kandidat Kuat Calon Wakil Bupati, Ini Kata PDIP Klungkung

Penulis: Anom
Editor: Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular