GIANYAR, balipuspanews.com – Semangat dan kreativitas generasi muda mewarnai perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-255 Kota Gianyar melalui ajang Lomba Barista (Latte Art) dan Mixology Flair yang digelar di Lobby Pasar Rakyat Gianyar, Minggu (12/4/2026).
Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Gianyar bekerja sama dengan DPD KNPI Kabupaten Gianyar ini menjadi wadah bagi talenta muda untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di industri minuman kreatif. Sebanyak 89 peserta ambil bagian, terdiri dari 76 peserta kategori Latte Art dan 13 peserta kategori Mixology Flair.
Ketua panitia pelaksana, Nyoman Arya Wedanta Praja Gautama, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak sekadar kompetisi, melainkan bagian dari upaya strategis dalam pengembangan kapasitas dan daya saing pemuda.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengembangan kapasitas daya saing kepemudaan. Kami ingin memberikan ruang bagi generasi muda untuk menampilkan karya nyata sekaligus meningkatkan keterampilan mereka agar siap bersaing di dunia kerja,” ujarnya.
Menurutnya, lomba ini juga memiliki tujuan jangka panjang, yakni mencetak barista dan bartender muda yang mampu mengangkat kearifan lokal Gianyar ke tingkat nasional hingga internasional.
“Harapan kami, kegiatan ini mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya kreatif, tetapi juga memiliki karakter dan mampu memperkenalkan kekhasan minuman Gianyar ke dunia luar,” tambahnya.
Sementara itu, mewakili Kepala Dispora Kabupaten Gianyar, Plt. Sekretaris Dispora, I Gusti Ngurah Sukadana, menegaskan pentingnya peran pemuda dalam pembangunan daerah.
“Generasi muda adalah prioritas karena memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah maupun nasional. Melalui ajang ini, kami memberikan ruang bagi mereka untuk berkarya dan menghadirkan inovasi nyata,” ungkapnya.
Ia juga menekankan bahwa kegiatan ini menjadi jembatan antara talenta muda dengan dunia industri, khususnya sektor food and beverage serta perhotelan.
“Peserta tidak hanya dinilai dari kemampuan teknis, tetapi juga kreativitas, konsistensi, dan cara presentasi. Ini merupakan standar yang dibutuhkan di dunia profesional,” jelasnya.
Lebih lanjut, Sukadana berharap adanya sinergi berkelanjutan antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat dalam membangun kualitas sumber daya manusia pemuda.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan skala yang lebih besar, sehingga mampu membawa nama Gianyar bersinar di tingkat nasional bahkan internasional,” imbuhnya.
Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi bagian dari perayaan budaya dengan mengusung tema “Prasada Bhakti Ulangun” yang bermakna kemuliaan pesona Gianyar.
Antusiasme peserta yang tinggi menunjukkan bahwa industri kreatif, khususnya di bidang kopi dan mixology, semakin diminati generasi muda. Hal ini menjadi sinyal positif bagi perkembangan ekonomi kreatif di Kabupaten Gianyar.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan lahir talenta-talenta muda yang tidak hanya unggul secara keterampilan, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan dalam mewujudkan Gianyar yang bermartabat dan berdaya saing.
Penulis : Ketut Catur
Editor : Oka Suryawan



