sewa motor matic murah dibali

PENEBEL, balipuspanews. com -Berawal dari rasa kepedulian terhadap masalah sampah di Bali maka balipuspanews sebagai media online memiliki kewajiban untuk memerangi masalah sampah, utamanya sampah plastik yang sampai saat ini masih menjadi momok di Pulau yang sudah terkenal dimanca dunia.

Setelah sebelumnya melakukan acara “Mekedas–Kedas Dari Lingkunganku Memulai” dengan membersihkan mata air dari kepungan sampah di Desa Pesaban, Rendang, Karangasem, Bali.

Kini pada momentum ulang tahun ke-3 balipuspanews kembali menyelenggarakan acara mekedas-kedas dan penghijauan puluhan tanaman yang disakralkan sebagai salah satu langkah pelestarian lingkungan sekala dan niskala di mata air kawasan Pura Batukaru, Desa Wongaya Gede, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan.

Mata air adalah sumber kehidupan yang mesti dijaga, untuk itu mata air merupakan salah satu pusat pemerhatian dari media online balipuspanews. Sebagai langkah kepedulian terhadap sumber kehidupan itu media online balipuspanews setiap tahunnya menyelenggarakan kegiatan mekedas-kedas dilingkungan mata air. Agenda ini mesti terus didengungkan kepada para generasi milenial, sebab keberadaan mata air mesti terus dijaga dari sampah sehingga lingkungan mata air tetap lestari.

Maka dari itu acara ini mengambil tema “Mekedas-kedas, dari Mata Hati untuk Mata Air” yang artinya kebersihan mata air dan lingkungan dimulai dari hati nurani atau mata hati. Tema ini sekaligus menjadi inspirasi untuk merubah tagline balipuspanews yang semula BERITA AKTUAL BALI, kali ini menjadi DARI MATA HATI MENGINSPIRASI.

Maksud dan tujuan dari tagline ini adalah agar media online balipuspanews dengan mata hatinya atau nuraninya mampu menyajikan berita-berita yang menginspirasi pembacanya laksana mata air yang senantiasa mengalir dengan kejernihannya memberikan kehidupan umat manusia.

Diharap acara ini terus dilanjutkan di desa-desa yang lain sehingga terwujud kepedulian mata air dan sampah dari tingkat desa. Acara yang kami buat ini diharapkan mampu meningkatkan rasa peduli terhadap mata air dan sampah plastik agar terciptanya lingkungan, sehat dan bersih serta mampu memberikan inspirasi baru dalam menggali nilai sumber kehidupan.

Dalam acara yang diisi dengan penanaman sejumlah pohon sakral yakni Cempaka putih
Cempaka kuning, Kelapa bulan, Kelapa gading, Delima putih, Kepundung
Nagasari, Rijasa, Sandat bali, Sentul, Cempaka gondok, Jeleket, Gaharu,Klecung
Rudaksa/genitri, Timbul.

Dalam penanaman pohon keramat ini dilakukan oleh para pendukung sekaligus pensupport acara ini yakni oleh Gubernur Bali yang diwakili oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup, I Made Teja, Wakil Bupati Tabanan, I Komang Gde Sanjaya, Anggota DPRD Tabanan, Bendesa Wongaya Gede Perwakilan Bank Indonesia, Genbi Provinsi Bali, Kepala Museum Basoeki Abdullah, PT Indonesia Power PT PLN Persero, Trash Hero, Pramuka Peduli Daerah Bali, GM Sales Regional Bali Nusra (Telkomsel), PT Tirta Investama Mambal (Aqua), Pelindo III Benoa, Koramil Penebel, Polsek Penebel Pimpinan Gunung Harta.

SELENGKAPNYA KLIK

“Mekedas Kedas” 3 tahun Balipuspanews, Cok Ace : Niat ini Mulia