Rabu, April 24, 2024
BerandaDenpasarHUT Pegadaian ke-120, Bukukan Aset Capai 22 T

HUT Pegadaian ke-120, Bukukan Aset Capai 22 T

DENPASAR, balipuspanews.com – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-120 PT. Pegadaian (Persero) mencatat tiga tahun berturut-turut mengalami peningkatan yang signifikan. Pada tahun 2021 ini, pegadaian membukukan aset naik hingga mencapai 22 triliun selama tahun 2020.

“Dalam tiga tahun terakhir, PT. Pegadaian terus menunjukkan kinerja positif, yang ditandai dengan nilai aset dan pendapatan yang terus meningkat. Berturut-turut aset perusahaan naik, yang semula di tahun 2018 Rp. 53 triliun menjadi Rp.65 triliun (2019) dan Rp.72 triliun di tahun 2020, serta membukukan pendapatan dari Rp. 13 triliun di tahun 2018 menjadi Rp.18 triliun di tahun 2019 dan 22 triliun di tahun 2020,” papar Pemimpin Wilayah VII Denpasar PT Pegadaian (Persero) Nuril Islamiah saat membacakan sambutan Dirut Pegadaian Kuswiyoto pada Peringatan HUT ke-120 PT Pegadaian (Persero), Kamis (1/4/2021).

Nuril menyampaikan rasa terima kasih setulus-tulusnya kepada seluruh nasabah yang telah dan terus-menerus menggunakan produk dan jasa layanan Pegadaian.

Tak hanya keuntungan saja yang meningkat, kepercayaan nasabah juga terus bertambah, hal ini dapat dilihat dari meningkatnya jumlah nasabah dari tahun 2018 sebanyak 11 juta menjadi 14 juta di tahun 2019 dan 17 juta nasabah di tahun 2020, dengan omset pembiayaan dari Rp.131 triliun di tahun 2018, Rp.146 triliun di tahun 2019 dan Rp.165 triliun di tahun 2020.

BACA :  Jakarta Tak Lagi Ibu Kota, Kelurahan Dapat Kucuran APBD 5%

Namun di sisi lain, para insan Pegadaian harus menyadari bahwa laba untuk tahun buku 2020 mengalami penurunan, karena banyak nasabah pegadaian, utamanya yang non gadai mengalami kesulitan dalam mengembalikan pinjaman.

Laba tahun 2020 tercatat 2 Triliun, meskipun laba turun, prestasi ini merupakan pencapaian yang sangat membanggakan bagi kita, dimana banyak perusahaan yang terdampak akibat pandemi. Dan ini semua merupakan hasil kerja seluruh insan Pegadaian yang telah bekerja ikhlas dan antusias memajukan perusahaan.

“Bapak-ibu dan rekan-rekan insan Pegadaian, keberhasilan perusahaan saat ini tentu tidak lepas dari perjuangan dan pengorbanan para pendiri dan para sesepuh yang telah mendahului kita. Karena berkat keteguhan dan kerja keras-nya, kita dapat melewati berbagai zaman yang penuh tantangan, hingga akhirnya kita dapat tetap eksis hingga saat ini,” imbuhnya.

Oleh karena itu, pihaknya mengajak saat ini harus meneladani perjuangan, pengorbanan, dan kerja keras para pendahulu serta mengajak semua harus memanfaatkan momentum saat ini sebagai torehan sejarah yang akan kita tinggalkan untuk generasi yang akan datang.

BACA :  Petani Garam Keluhkan Tunnel Penggaraman di Pesisir Pantai Karangdadi, Kusamba Rusak

Seperti diketahui bersama, bahwa Pemerintah melalui Kementerian BUMN selaku pemegang saham sedang menggulirkan program Pembentukan Ekosistem Ultramikro melalui Holding tiga perusahaan besar, yakni : BRI, Pegadaian dan PNM. Program ini merupakan upaya negara untuk mewujudkan pertumbuhan Ekonomi Nasional yang lebih cepat. Disamping itu, kondisi resesi sebagai dampak Pandemi covid-19 juga memerlukan integrasi ekosistem UMI, mengingat 50% lebih UMKM terdampak Covid-19.

Program ini sejalan dengan latar belakang pendirian PT. Pegadaian (Persero) yakni untuk menjauhkan masyarakat dari cengkraman rentenir, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan berperan aktif membantu pemerintah dalam pembangunan ekonomi.

Program Pembentukan Ekosistem Ultramikro melalui Holding BRI, Pegadaian dan PNM merupakan agenda strategis pemilik perusahaan yang telah mendapatkan dukungan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Komite Privatisasi yang dipimpin langsung oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.

Dengan demikian program ini telah melalui berbagai kajian yang panjang dan mendalam oleh para pakar, praktisi, maupun pengambil keputusan terkait strategi dan kebermanfaatan program ini bagi peningkatan ekonomi Indonesia.

BACA :  Jajaki Koalisi di Pilkada Tabanan, Tokoh PDIP dan Golkar Makan Bersama

Keputusan Pembentukan Ekosistem Ultramikro melalui tiga perusahaan ini akan saling menguntungkan. Disisi Pegadaian, holding akan menutup kekurangan kita dari sisi, antara lain : keterbatasan jangkauan layanan, kelemahan IT, inefisiensi penggunaan resources dan masih tingginya cost of fund.

Sehingga apabila program ini bisa diwujudkan, maka akan terjadi perluasan segmen pasar, penambahan saluran pemasaran dan distribusi, penguatan integrasi teknologi informasi, ketersediaan modal kerja yang lebih efisien, serta membuka peluang untuk pengembangan karir yang lebih luas bagi insan Pegadaian.

“Saya meyakini, bahwa kebijakan tersebut sangat bermanfaat bagi PT. Pegadaian, masyarakat, khususnya pelaku usaha Ultramikro dan UMKM agar dapat naik kelas. Tidak mungkin Pemerintah diibaratkan sebagai orang tua berniat menjerumuskan sang anak, dalam hal ini PT Pegadaian,” ujar Nuril.

Pada kesempatan yang berbahagia ini, Manajemen ingin memberikan apresiasi, sebagai bentuk rasa syukur kepada berbagai pihak, atas darma bakti kepada bangsa dan negara.

Dan di hari yang berbahagia ini kita berkesempatan mengundang para perwakilan atlet nasional, sejumlah pekerja seni dan perwakilan tenaga kesehatan untuk menerima bentuk apresiasi dari Perseroan atas kerja keras mereka berbakti untuk negeri.

Penulis/Editor : Budiarta/Oka Suryawan

 

 

 

 

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -
TS Poll - Loading poll ...

Most Popular